alexametrics
32.4 C
Manado
Kamis, 19 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Hujan Deras 2 Jam Tenggelamkan Manado

Ini Lokasi-Lokasi Terdampak Bencana di Manado

MANADOPOST.ID— Hujan deras yang berlangsung mulai pukul 15.00 WITA (22/1) di Kota Manado mengakibatkan ibu kota Provinsi Sulut terendam banjir lagi setelah kejadian pertama di awal tahun yakni pada 16 Januari lalu.

Bukan hanya banjir, namun kali ini diikuti oleh longsor yang sangat parah pada beberapa titik. Menurut Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi Satu Bastari, intensitas curah hujan tinggi menjadi penyebab utama banjir dan longsor Manado. “Intensitas hujan yang tinggi dalam waktu relatif pendek menyebabkan banjir lokal, tapi bersamaan tersebar di hampir seantero Kota Manado,” kata Bastari.

Terpantau pihaknya, beberapa kecamatan di Manado yang kembali terendam banjir yakni Sario, Malalayang, Paal Dua, Tikala, Wanea, Tuminting, Singkil, dan Wenang.

Sementara berdasarkan Data BWS Sulawesi I banjir yang terjadi di Kota Manadodiakibatkan meluapnya debit air di beberapa sungai, diantaranya Sungai Sario, Sungai Tikala dan Sungai Malalayang. “Diakibatkan curah hujan tinggi sehingga menyebabkan meluapnya debit air di beberapa sungai,” tambah Bastari.

Sementara itu terdapat dua titik longsor yang terjadi akibat hujan deras yaitu Kelurahan Tingkulu, Kecamatan Wanea dan Jalan Raya Manado-Tomohon (Ruas Jalan Winangun-Pineleng).

Dari keterangan Bastari, keberadaan tanah sudah jenuh dengan curah hujan yang berakibat pada banjir. “Akibat tanah sudah jenuh air karena hampir tiap hari terjadi hujan. Kemudian curah hujan tinggi hari ini walau cuma 2 jam-an menjadi aliran permukaan semua mengakibatkan banjir,” tutup Bastari.(Desmianti Babo)

Wilayah-wilayah terdampak curah hujan tinggi (Sumber: Balai Wilayah Sungai Sulawesi I):

1. Kelurahan Karombasan Utara Lingk VII Kec. Wanea. Terjadi luapan air sungai sehingga masuk ke rumah warga;

2. Pasar Karombasan telah terjadi banjir ketinggian air kurang lebih 50 cm;

3. Seputaran pesisir sungai Kelurahan Bahu Kecamatan Malalayang, air meluap kurang lebih 25 cm;

4. Perumahan Puri Indah Malalayang Kecamatan Malalayang telah terjadi banjir;

5. Kelurahan Malalayang Satu Timur lingkungan VII, terjadi luapan air hujan sehingga banyak warga yang terjebak banjir;

6. Kelurahan Winangun Satu Lingk. II telah terjadi banjir;

7. Jalan Raya Manado-Tomohon, tepatnya dekat jembatan Pineleng telah terjadi longsor sehingga akses jalan keluar masuk Kota Manado tertutup atau tidak bisa dilewati;

8. Jalan Ring Road tepatnya depan Perumahan Kharisma telah terjadi banjir;

9. Jalan Ring Road Satu, dekat terowongan telah terjadi banjir menyebabkan kendaraan tidak bisa bergerak atau terjadi kemacetan;

10. Aspol Sario Kecamatan Sario telah terjadi banjir kurang lebih setinggi 30 cm;

11. Jalan Raya Manado/Tomohon Kelurahan Winangun, terjadi Pohon Tumbang sehingga akses jalan tertutup atau tidak bisa dilewati kendaraan;

12. Kel. Malendeng Kec. Paal 2, terjadi banjir ketinggian air kurang-lebih 1 meter berakibat beberapa warga terjebak banjir;

13. Perumahan Welong Abadi Kelurahan Perkamil, terjadi banjir dengan ketinggian air kurang lebih 1,5 meter berakibat beberapa warga terjebak banjir;

14. Kelurahan Karombasan Selatan lingk. II, terjadi banjir kurang lebih 1 meter berakibat beberapa warga terjebak banjir;

15. Pasar Bahu telah terjadi banjir dengan ketinggian air kurang lebih 50 cm sehingga terjadi kemacetan kendaraan;

16. Kelurahan Taas Lingk. IV Kecamatan Tikala terjadi banjir ketinggian air kurang lebih 2 meter berakibat beberapa warga terjebak banjir;

17. Kelurahan Tingkulu lingkungan 8 Kecamatan Wanea telah terjadi banjir berakibat beberapa warga terjebak banjir;

18. Jalan Ring Road satu, Depan Monumen Patung Tuhan Yesus Memberkati, terjadi longsor kecil dan menutupi sebagian jalan.

MANADOPOST.ID— Hujan deras yang berlangsung mulai pukul 15.00 WITA (22/1) di Kota Manado mengakibatkan ibu kota Provinsi Sulut terendam banjir lagi setelah kejadian pertama di awal tahun yakni pada 16 Januari lalu.

Bukan hanya banjir, namun kali ini diikuti oleh longsor yang sangat parah pada beberapa titik. Menurut Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi Satu Bastari, intensitas curah hujan tinggi menjadi penyebab utama banjir dan longsor Manado. “Intensitas hujan yang tinggi dalam waktu relatif pendek menyebabkan banjir lokal, tapi bersamaan tersebar di hampir seantero Kota Manado,” kata Bastari.

Terpantau pihaknya, beberapa kecamatan di Manado yang kembali terendam banjir yakni Sario, Malalayang, Paal Dua, Tikala, Wanea, Tuminting, Singkil, dan Wenang.

Sementara berdasarkan Data BWS Sulawesi I banjir yang terjadi di Kota Manadodiakibatkan meluapnya debit air di beberapa sungai, diantaranya Sungai Sario, Sungai Tikala dan Sungai Malalayang. “Diakibatkan curah hujan tinggi sehingga menyebabkan meluapnya debit air di beberapa sungai,” tambah Bastari.

Sementara itu terdapat dua titik longsor yang terjadi akibat hujan deras yaitu Kelurahan Tingkulu, Kecamatan Wanea dan Jalan Raya Manado-Tomohon (Ruas Jalan Winangun-Pineleng).

Dari keterangan Bastari, keberadaan tanah sudah jenuh dengan curah hujan yang berakibat pada banjir. “Akibat tanah sudah jenuh air karena hampir tiap hari terjadi hujan. Kemudian curah hujan tinggi hari ini walau cuma 2 jam-an menjadi aliran permukaan semua mengakibatkan banjir,” tutup Bastari.(Desmianti Babo)

Wilayah-wilayah terdampak curah hujan tinggi (Sumber: Balai Wilayah Sungai Sulawesi I):

1. Kelurahan Karombasan Utara Lingk VII Kec. Wanea. Terjadi luapan air sungai sehingga masuk ke rumah warga;

2. Pasar Karombasan telah terjadi banjir ketinggian air kurang lebih 50 cm;

3. Seputaran pesisir sungai Kelurahan Bahu Kecamatan Malalayang, air meluap kurang lebih 25 cm;

4. Perumahan Puri Indah Malalayang Kecamatan Malalayang telah terjadi banjir;

5. Kelurahan Malalayang Satu Timur lingkungan VII, terjadi luapan air hujan sehingga banyak warga yang terjebak banjir;

6. Kelurahan Winangun Satu Lingk. II telah terjadi banjir;

7. Jalan Raya Manado-Tomohon, tepatnya dekat jembatan Pineleng telah terjadi longsor sehingga akses jalan keluar masuk Kota Manado tertutup atau tidak bisa dilewati;

8. Jalan Ring Road tepatnya depan Perumahan Kharisma telah terjadi banjir;

9. Jalan Ring Road Satu, dekat terowongan telah terjadi banjir menyebabkan kendaraan tidak bisa bergerak atau terjadi kemacetan;

10. Aspol Sario Kecamatan Sario telah terjadi banjir kurang lebih setinggi 30 cm;

11. Jalan Raya Manado/Tomohon Kelurahan Winangun, terjadi Pohon Tumbang sehingga akses jalan tertutup atau tidak bisa dilewati kendaraan;

12. Kel. Malendeng Kec. Paal 2, terjadi banjir ketinggian air kurang-lebih 1 meter berakibat beberapa warga terjebak banjir;

13. Perumahan Welong Abadi Kelurahan Perkamil, terjadi banjir dengan ketinggian air kurang lebih 1,5 meter berakibat beberapa warga terjebak banjir;

14. Kelurahan Karombasan Selatan lingk. II, terjadi banjir kurang lebih 1 meter berakibat beberapa warga terjebak banjir;

15. Pasar Bahu telah terjadi banjir dengan ketinggian air kurang lebih 50 cm sehingga terjadi kemacetan kendaraan;

16. Kelurahan Taas Lingk. IV Kecamatan Tikala terjadi banjir ketinggian air kurang lebih 2 meter berakibat beberapa warga terjebak banjir;

17. Kelurahan Tingkulu lingkungan 8 Kecamatan Wanea telah terjadi banjir berakibat beberapa warga terjebak banjir;

18. Jalan Ring Road satu, Depan Monumen Patung Tuhan Yesus Memberkati, terjadi longsor kecil dan menutupi sebagian jalan.

Most Read

Artikel Terbaru

/