alexametrics
27.4 C
Manado
Minggu, 22 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

TERBONGKAR! Pimpinan DPR Sebut Nopol Polri Arteria Fasilitas dari Ditlantas, 5 Mobil 1 Pelat Nomor

MANADOPOST.ID – Wakil Ketua DPR RI, Letjen TNI (Purn) Lodewijk Paulus, menyebut pelat nomor Polri yang digunakan Arteria Dahlan merupakan fasilitas yang diberikan direktorat lalu lintas (ditlantas) di kepolisian.

Dilansir dari CNN Indonesia, menurutnya, pelat nomor Polri itu kemungkinan didapatkan Arteria karena duduk di Komisi III DPR yang merupakan mitra kerja Polri.

“Secara teknis saya tidak tahu, karena biasanya itu hubungan pribadi ya, apalagi mereka Komisi III [DPR] mitra mereka kan kepolisian, mungkin dari situ mereka ada komunikasi dengan ditlantas untuk mendapatkan fasilitas itu,” kata Lodewijk kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Jumat (21/1).

Lodewijk menegaskan apa yang dilakukan politikus PDIP itu menyangkut urusan pribadi di luar instansi DPR. Lodewijk mengatakan penggunaan pelat nomor Polri seperti itu bersifat pribadi antara Arteria dengan aparat yang terkait dengan pengadaan pelat nomor Polri tersebut.

“Mungkin itu fasilitasnya, saya belum tahu persis fasilitas. Tapi saya pikir itu hubungan pribadi yang bersangkutan dengan aparat yang terkait dengan itu,” kata mantan Danjen Kopassus tersebut.

Lebih lanjut, Lodewijk menegaskan, anggota DPR tidak memiliki keistimewaan karena berada di komisi tertentu. Menurutnya, DPR memiliki tata tertib yang mengatur hak-hak anggotanya.

“Saya katakan itu bukan seharusnya, kita punya hak yang sama dong, bukan karena Komisi III katakan sayalah, saya sebagai [Wakil Ketua DPR bidang] polhukam ya kan saya mengkoordinir Komisi I, Komisi II, Komisi III, Baleg dan BKSAP, apakah itu ada itu pribadi, saya pikir tidak ada ya,” katanya.

“DPR ini punya tata tertib yang mengatur itu manakala mungkin ada hal-hal seperti itu lebih pada konteks pribadi,” sambung dia yang juga dikenal sebagai Sekretaris Jenderal Golkar.

MANADOPOST.ID – Wakil Ketua DPR RI, Letjen TNI (Purn) Lodewijk Paulus, menyebut pelat nomor Polri yang digunakan Arteria Dahlan merupakan fasilitas yang diberikan direktorat lalu lintas (ditlantas) di kepolisian.

Dilansir dari CNN Indonesia, menurutnya, pelat nomor Polri itu kemungkinan didapatkan Arteria karena duduk di Komisi III DPR yang merupakan mitra kerja Polri.

“Secara teknis saya tidak tahu, karena biasanya itu hubungan pribadi ya, apalagi mereka Komisi III [DPR] mitra mereka kan kepolisian, mungkin dari situ mereka ada komunikasi dengan ditlantas untuk mendapatkan fasilitas itu,” kata Lodewijk kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Jumat (21/1).

Lodewijk menegaskan apa yang dilakukan politikus PDIP itu menyangkut urusan pribadi di luar instansi DPR. Lodewijk mengatakan penggunaan pelat nomor Polri seperti itu bersifat pribadi antara Arteria dengan aparat yang terkait dengan pengadaan pelat nomor Polri tersebut.

“Mungkin itu fasilitasnya, saya belum tahu persis fasilitas. Tapi saya pikir itu hubungan pribadi yang bersangkutan dengan aparat yang terkait dengan itu,” kata mantan Danjen Kopassus tersebut.

Lebih lanjut, Lodewijk menegaskan, anggota DPR tidak memiliki keistimewaan karena berada di komisi tertentu. Menurutnya, DPR memiliki tata tertib yang mengatur hak-hak anggotanya.

“Saya katakan itu bukan seharusnya, kita punya hak yang sama dong, bukan karena Komisi III katakan sayalah, saya sebagai [Wakil Ketua DPR bidang] polhukam ya kan saya mengkoordinir Komisi I, Komisi II, Komisi III, Baleg dan BKSAP, apakah itu ada itu pribadi, saya pikir tidak ada ya,” katanya.

“DPR ini punya tata tertib yang mengatur itu manakala mungkin ada hal-hal seperti itu lebih pada konteks pribadi,” sambung dia yang juga dikenal sebagai Sekretaris Jenderal Golkar.

Most Read

Artikel Terbaru

/