alexametrics
29.4 C
Manado
Kamis, 21 Oktober 2021
spot_img

Polda/TNI, Pemprov Kerahkan Pasukan

SIAGA! Data IRBI, Sulut Masuk Kategori Resiko Tinggi Bencana

MANADOPOST.ID–Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menjadi daerah yang sangat rentan terhadap bencana alam. Karena itu, semua persiapan penanggulangan bencana alam dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut serta elemen terkait di Tanah Bumi Nyiur Melambai. Mulai dari Polda/TNI dan dan pemprov.

Dari pantauan Manado Post, Rabu (21/4) Pemprov Sulut menggelar apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana daerah yang dilakukan di Lapangan KONI, Sario Manado. Saat diwawancarai koran ini, Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD) mengatakan, kesiapsiagaan dan mitigasi bencana merupakan langkah preventif dari seluruh elemen dan stakeholder dalam mengantisipasi bencana di Sulut.

Pasalnya, saat ini paradigma penanggulangan bencana telah berubah dari responsif menjadi preventif yang telah diatur dalam Undang-Undang. “Karena itulah, apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas pemerintah dan semua elemen masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana, guna meminimalisir dampak resiko yang ditimbulkan akibat bencana alam,” katanya.

Gubernur OD mengatakan bahwa, karakteristik Sulut merupakan daerah yang rentan terhadap bencana alam. “Sebagaimana data Indeks Resiko Bencana Indonesia (IRBI), Sulut masuk dalam kategori beresiko tinggi karena banyak potensi bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, gempa bumi, angin puting beliung dan gelombang pasang,” imbuhnya.

Bahkan menurut Gubernur OD, berdasarkan prediksi BMKG, bahwa dampak tidak langsung siklon tropis surigae dapat meyebabkan angin kencang dan hujan dengan intensitas sedang sampai lebat disertai petir yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, longsor, angin kencang dan puting beliung di wilayah Sulut.

“Saya mengharapkan, seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, akademisi dan media massa akan terus bersama-sama Pemerintah Daerah dalam penanggulangan bencana di Provinsi Sulut,” ungkapnya.

Disamping itu, dengan perolehan penghargaan atas kinerja dan sinergitas Sulut dalam penanggulangan bencana, yang diberikan pemerintah pusat pada Rakornas penanggulangan bencana bulan Maret 2021 di Jakarta yang dihadiri Presiden RI Joko Widodo, diharapkan Sulut akan semakin baik, semakin sigap, semakin siapsiaga dalam penanggulangan bencana.

“Mari tetap jalin koordinasi dan komunikasi efektif, sehingga respon cepat dan keterpaduan dalam penanganan bencana akan tercipta, dan dengan demikian kita dapat meminimalisir dampak yang diakibatkan,” lanjutnya.

Dalam pantauan koran ini, Gubernur OD meninjau kesiapan dari para personel, alat dan kendaraan yang ada dilapangan. Dengan adanya apel ini juga menandakan bahwa Pemprov Sulut dan unsur terkait sudah siap dalam penanggulangan bencana.

“Kita semua tetap stand by dan siaga dalam menghadapi bahaya bencana alam. Jadi Pemprov maupun stakeholder di Sulut, siaga dalam penanggulangan bencana alam,” tutupnya. Hadir dalam apel, Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana, dan pimpinan TNI/Polri lainnya.(Dewa/Grand)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru