24.4 C
Manado
Minggu, 26 Juni 2022

Banner Mobile (Anymind)

Diukur Keberhasilan IPM, Olly Lebih Hebat dari Ganjar

- Advertisement -

MANADOPOST.ID— Keberhasilan setiap Kepala Daerah, diukur dari kesuksesannya menangani kebutuhan dasar rakyat yang dia pimpin. Yakni kebutuhan akan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat (pendapatan per kapita). Tiga dimensi dasar itu membentuk satu ukuran keberhasilan pemerintah yang disebut Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Jika melihat IPM tahun lalu yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) November 2021,  Provinsi Sulawesi Utara menempati ranking 6 dari 34 provinsi.

Berarti Gubernur Olly Dondokanbey 7 tahun memimpin Sulut, sukses memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Sulawesi Utara. Bahkan Olly berhasil naikkan satu peringkat dari sebelumnya.

Sementara Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin Ganjar Pranowo, bertahan di peringkat 13. Melihat keberhasilan kepala daerah memimpin daerahnya, Gubenur Sulut Olly Dondokambey lebih hebat dibanding Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

- Advertisement -

“Kami ikuti di media, Ganjar Pranowo akan maju dalam Pilpres. Bagaimana dia mau pimpin Indonesia yang begitu besar dengan 260 juta penduduk. Dia sendiri tidak bisa meningkatkan IPM masyarakat Jawa Tengah yang hanya belasan juta. Pemimpin itu, harus setia dulu dengan perkara perkara kecil, baru rakyat akan percayakan untuk perkara perkara yang besar. Kesehatan pendidikan dan pendapatan masyarakat adalah kebutuhan dasar masyarakat. Itu saja tidak bisa diurus, bagaimana mau dikasih tanggungjawab yang lebih besar sebagai presiden. Kalau lihat data BPS, Gubernur Sulut Olly Dondokambey lebih hebat dibanding Ganjar dalam meningkatkan IPM atau human development indeks penduduknya,” ujar Dr Welly Waworundeng, Ketua Jurusan Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Politik FISIP Unsrat Manado.

Apa Itu Indeks Pembangunan Manusia? Menurut Mner Welly, IPM menjelaskan bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya.
IPM diperkenalkan oleh United Nations Development Programme (UNDP) pada tahun 1990 dan dipublikasikan secara berkala dalam laporan tahunan Human Development Report (HDR).

“IPM dibentuk oleh 3 (tiga) dimensi dasar: Umur panjang dan hidup sehat, Pengetahuan, dan Standar hidup layak, ” jelas dosen Pemerintahan Unsrat ini.

Lantas apa saja manfaat IPM? IPM merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia (masyarakat/penduduk).
IPM dapat menentukan peringkat atau level pembangunan suatu wilayah/negara.

“Jadi Ganjar itu tidak level jika dibandingkan Ketua DPR-RI Puan Maharani. Karena banyak kebijakan nasional yang telah diperjuangkan Ketua DPR-RI dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. Salah satu yang kami bangga, perjuangan Ibu Puan dalam memajukan desa untuk kemajuan bangsa Indonesia, ” jelas Dr Welly. (tommy)

MANADOPOST.ID— Keberhasilan setiap Kepala Daerah, diukur dari kesuksesannya menangani kebutuhan dasar rakyat yang dia pimpin. Yakni kebutuhan akan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat (pendapatan per kapita). Tiga dimensi dasar itu membentuk satu ukuran keberhasilan pemerintah yang disebut Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Jika melihat IPM tahun lalu yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) November 2021,  Provinsi Sulawesi Utara menempati ranking 6 dari 34 provinsi.

Berarti Gubernur Olly Dondokanbey 7 tahun memimpin Sulut, sukses memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Sulawesi Utara. Bahkan Olly berhasil naikkan satu peringkat dari sebelumnya.

Sementara Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin Ganjar Pranowo, bertahan di peringkat 13. Melihat keberhasilan kepala daerah memimpin daerahnya, Gubenur Sulut Olly Dondokambey lebih hebat dibanding Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Kami ikuti di media, Ganjar Pranowo akan maju dalam Pilpres. Bagaimana dia mau pimpin Indonesia yang begitu besar dengan 260 juta penduduk. Dia sendiri tidak bisa meningkatkan IPM masyarakat Jawa Tengah yang hanya belasan juta. Pemimpin itu, harus setia dulu dengan perkara perkara kecil, baru rakyat akan percayakan untuk perkara perkara yang besar. Kesehatan pendidikan dan pendapatan masyarakat adalah kebutuhan dasar masyarakat. Itu saja tidak bisa diurus, bagaimana mau dikasih tanggungjawab yang lebih besar sebagai presiden. Kalau lihat data BPS, Gubernur Sulut Olly Dondokambey lebih hebat dibanding Ganjar dalam meningkatkan IPM atau human development indeks penduduknya,” ujar Dr Welly Waworundeng, Ketua Jurusan Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Politik FISIP Unsrat Manado.

Apa Itu Indeks Pembangunan Manusia? Menurut Mner Welly, IPM menjelaskan bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya.
IPM diperkenalkan oleh United Nations Development Programme (UNDP) pada tahun 1990 dan dipublikasikan secara berkala dalam laporan tahunan Human Development Report (HDR).

“IPM dibentuk oleh 3 (tiga) dimensi dasar: Umur panjang dan hidup sehat, Pengetahuan, dan Standar hidup layak, ” jelas dosen Pemerintahan Unsrat ini.

Lantas apa saja manfaat IPM? IPM merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia (masyarakat/penduduk).
IPM dapat menentukan peringkat atau level pembangunan suatu wilayah/negara.

“Jadi Ganjar itu tidak level jika dibandingkan Ketua DPR-RI Puan Maharani. Karena banyak kebijakan nasional yang telah diperjuangkan Ketua DPR-RI dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. Salah satu yang kami bangga, perjuangan Ibu Puan dalam memajukan desa untuk kemajuan bangsa Indonesia, ” jelas Dr Welly. (tommy)

Most Read

Artikel Terbaru

/