31 C
Manado
Rabu, 28 Oktober 2020

Ambulans Pengantar Jenazah Covid Dicegat, Sopir Dipukuli, Kapolresta: Laporan Sudah Masuk

MANADOPOST.ID—Kasus penganiayaan sopir ambulans RSUP Kandou yang mengantar jenazah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Desa Talawaan Bajo, Minahasa Utara, dilaporkan ke Polresta Manado, Senin (21/9).

Sopir ambulans Yohanes Ponamon, yang menjadi korban menceritakan, saat dari Manado menuju ke tempat pemakaman di Desa Talawaan Bajo, mereka dikawal Tim Shabara sehingga berjalan lancar tanpa gangguan. Namun saat mendekati area pemakaman tiba-tiba dicegat sebuah mobil dan puluhan warga. Banyaknya massa yang sudah terprovokasi membuat situasi tak terkendali.

“Waktu itu posisi mobil ambulans terpisah dengan Patwal maupun tim pengawalan. Saya dipaksa warga untuk membuka pintu kendaraan jenazah dan keluar dari mobil. Kaca mobil ambulans dipecahkan. Saya juga dipukuli oleh warga yang tidak dikenal,” ceritanya.

Tapi beruntung katanya pihak keluarga menenangkan massa dan mengarakan peti jenazah dibawa langsung ke kuburan. “Setelah pulang dari pemakaman, mobil ambulans dihujani batu oleh warga,” tandasnya.

Direktur Utama RSUP Kandou Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD  melalui, Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUP Kandou dr Handry Takasenseran mengatakan, pihaknya sudah melaporkan kasus penganiayaan sopir dan perusakan mobil ambulans.  Dia juga menyesalkan tindakan main hakim sendiri.

“Kami sangat menyesalkan tindakan warga Desa Talawan Bajo yang main hakim sendiri dengan memukul petugas kami, bahkan merusak ambulans. Saat ini, RSUP Kandou Manado sudah melaporkan kasus penganiayaan dan perusakan ke pihak berwajib,” katanya.

Menurut dia, pasien yang meninggal Covid-19 di RSUP Kandou masuk dengan penyakit penyerta tanggal 11 September di RSUP Kandou. Setelah dilakukan Swab hasil keluar tanggal 15 September positif Covid-19. “Meninggal dengan status Covid-19. Kemudian mayatnya dibungkus dan dilakukan protap Covid-19 dan pihak keluarga sudah menerima,” ungkapnya.

Terkait kasus ini, Kapolresta Manado Kombes Pol Elvianus Laoli membenarkan, sudah ada laporan yang masuk. “Informasinya sudah (laporan masuk). Tapi saya belum crosscek,” tegasnya. Dia enggan berbicara banyak.

Pasalnya menurut Kombes Laoli, dirinya belum mendapat informasi pasti tentang kejadian tersebut. “Saya belum monitor secara jelas, karena saya konsentrasi di sini (demo Mahasiswa Papua). Jadi saya belum berani memberikan keterangan apapun. Karena saya harus pelajari dulu, karena takutnya salah informasi yang saya dapat,” tandasnya, saat ditemui sedang mengamankan demonstrasi mahasiswa.(ctr-02/ite/gnr)

-

Artikel Terbaru

HR Hadiri Konsolidasi Internal Partai Nasdem Bitung

Calon Wakil Gubernur Sulut Dr Hendry CM Runtuwene STh MSi, Selasa (27/10) menghadiri Konsolidasi Internal Partai Nasdem Kota Bitung bertempat di Kelurahan Sagrat, Kecamatan Matuari.

Warga Minut Kepulauan Antusias Sambut VAP

Calon gubernur dan wakil gubernur Sulut, Dr (HC) Vonnie A Panambunan STh (VAP) dan Dr Hendry Runtuwene STh (HR), terus mendapat dukungan.

Samsung Home Appliances Hadirkan Solusi Hidup Sehat

MANADOPOST.ID—Samsung Electronics Indonesia hari ini resmi meluncurkan rangkaian Home Appliances terbaru untuk mendukung konsumen Indonesia yang kini melakukan sebagian besar kegiatan di rumah. Samsung Refrigerator Multidoor RF60 ciptakan kemudahan penyimpanan banyak bahan makanan dengan pengaturan suhu spesifik sesuai tipe makanan untuk menjaga kesegarannya.

Operasi Zebra di Minahasa Jaring Puluhan Pelanggar

MANADOPOST.ID--Senin (26/10) kemarin adalah hari pertama digelarnya Operasi Zebra Samrat 2020. Khusus untuk wilayah Polres Minahasa, puluhan personil terlibat dalam operasi tersebut.

80-an Pasangan Bulutangkis Ramaikan GOR Betania Teling

Pecinta bulutangkis Sulawesi Utara memang dahaga. Terbukti, 80-an pasangan ikut serta dalam iven bertitel Manado Post Open 2020.