25C
Manado
Selasa, 2 Maret 2021

BMKG: Cuaca yang Terlihat Kondusif Bisa Berubah Ekstrem

MANADOPOST.ID—Cuaca ekstrim di Sulawesi Utara (Sulut), selang beberapa waktu ke depan, diprediksi berangsur membaik. Aktivitas masyarakat pun bisa kembali pulih.

Kepala Seksi Observasi dan Penelitian Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Sulut Ricky Aror mengungkapkan, penyebab cuaca ekstrim di Manado dan sekitarnya disebabkan La Nina yang masih terasa. Karena suhu permukaan laut di Barat Pasifik menunjukan anomali positif yang kuat.

Suhu permukaan laut (SPL) di tenggara Jepang, Filipina dan utara Sulawesi, hangat dengan penguapan tinggi. Massa udara yang membawa banyak uap air bergerak dari timur laut dengan kecepatan angin yang lumayan kencang, melambat ketika masuk ke utara Sulawesi.

Sehingga terjadi penumpukan massa udara yang cenderung hanya di pesisir semenanjung Sulut yang menyerupai sendok (cekungan) memicu juga pertumbuhan awan-awan orografi.

“Awan yang terbentuk seperti tersangkut di pulau Sulawesi, langsung jatuh sebagai hujan di sisi utara dan barat Sulawesi. Sementara di sisi timur, tenggara dan selatan Sulawesi, cenderung cerah karena hujan sudah jatuh (akibat tersangkut, red) di daratan Sulawesi,” jelasnya menggunakan konsep orografi.

Lanjut dia, berdasarkan data-data yang ada, beberapa hari ke depan diperkirakan cuaca akan berangsur-angsur kondusif. Namun, tetap harus selalu waspada.

“Mengingat kita masih berada pada musim hujan sehingga cuaca yang terlihat kondusif pun bisa berubah menjadi ekstrem,” terangnya.

Olehnya, masyarakat diimbau tetap terus waspada terhadap bencana-bencana hidrometeorologi yang bisa terjadi seperti banjir dan tanah longsor.

“Jangan terpengaruh hoaks. Carilah informasi ke lembaga kredibel. Agar masyarakat tidak salah mengambil tindakan,” tukas dia. (jen)

Artikel Terbaru