28C
Manado
Jumat, 23 April 2021

Polisi Usut Video Syur Oknum ASN Berdurasi 40 Detik

MANADOPOST.ID– Polres Kepulauan Talaud dalami vidio asusila yang dilakukan dua ASN di Kabupaten Kepulauan Talaud yang berdurasi 40 detik, Senin (22/3) kemarin.

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Talaud Iptu Ricky Hermawan didampingi Katim Mata Merah Bripka Ferryanto Ismail menerangkan, untuk pemanggilan atau pemeriksaan terduga dua orang pemaran dalam vidio asusila ini dilakukan hari sabtu pekan lalu, kedua terduga sudah dilakukan pemeriksaan namun untuk status kedua oknum saat ini, masih sebatas sebagai saksi. “Untuk identitas sendiri untuk perempuan berinisial LP (32) pekerjaan ASN sedangkan untuk pemeran pria inisial HB (43),” terang Kasat Reskrim.

Kasat menerangkan, untuk peyebaran vidio ini berasal dari media sosial Whatsapp dari henpon ke Henpon yang berimplikasi ke pasal undang-undang pornografi, apabila siapa yang memproduksi ada ancaman hukuman, siapa yang meyebar luaskan ada ancaman hukuman, siapa yang meyimpan ada ancaman hukuman.

“Maka dari itu saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud jangan sembarangan, kalau seandainya sudah menerima vidio, berarti itu sudah meyimpan vidio tersebut, karena kami akan melakukan penelusuran hingga siapa pertama kali melakukan peyebaran vidio tersebut. Dan yang jelas dalam pemeriksaan kepada terduga yang meyebarkan vidio ini bukan yang bersangkutan, itu dalam penyelidikan kami, yang jelas sampai yang meyimpan vidio syur ini pun akan kena. Jangan sampai kami harus proses sampai ratusan orang,” ungkapnya.

Jadi berhenti stop sebarkan vidio tersebut, ini bukan terkesan menutupi tapi ini adalah bunyi undang-undang, karena pihak kepolisian sudah menelusuri dari akarnya. Lebih lanjut Kasat menambahkan, untuk rencananya pasal yang akan di sangkakan kedua terduga yang berperan dalam vidio, pasal 34 dan pasal 35 Undang-undang Pornografi.

“Untuk pemeran laki-laki akan di sangkakan pasal 29 jo pasal 4 ayat (1) dan atau pasal 35 jo pasal 9 UU no 44 tahun 2008 tentang pornografi, sedangkan untuk pemeran perempuan pasal 29 jo pasal 4 ayat (1) dan atau pasal 35 jo pasal 9 uu no 44 tahun 2008. Untuk barang bukti yang di tahan atau di sita ada 2 buah hanpone. Sedangkan untuk rekaman vidio asusila tersebut kejadianya pada bulan juni 2020 direkam menggunakan HP jenis samsung A30 S di salah satu penginapan di Melonguane, “pungkasnya.

Sementara itu Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Alam Kusuma SH SIK MH menghimbau kepada semua masyarakat talaud agar lebih bijak dalam bermedia sosial. “Tidak usah mengupload dinamika yang tidak perlu atau mengandung ujaran kebecian atau hoax maupun berbau pornografi, kemudian juga bagi masyarakat tidak usah menviralkan kasus vidio mesum ini ke media sosial,” singkatnya. (cw-02/ewa)

Artikel Terbaru