25.2 C
Manado
Jumat, 12 Agustus 2022

Ini Jawaban Mabes Polri terkait Digugat Mantan Kapolsek Kebayoran Baru Gara-gara Dipecat

MANADOPOST.ID – Mabes Polri menyikapi santai gugatan yang dilayangkan eks Kapolsek Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, AKBP Benny Alamsyah terhadap Kapolri serta Kapolda Metro Jaya.

Gugatan itu dilayangkan yang bersangkutan setelah dilakukan pemecatan terhadap dirinya atas dugaan penyalahgunaan narkotika.

“Kita lihat aja nanti (dikabulkan atau tidak) putasan dari gugatan itu, lihat aja nanti,” kata Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawab, Kamis (24/12/2021).

Kombes Ramadhan menilai gugatan terhadap Kapolri itu sudah ditangani Polda Metro Jaya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Selain itu, kata dia, yang bersangkutan juga sudah divonis satu tahun penjara karena secara hukum terbukti melakukan tindak pidana.

Atas hal itulah, pihaknya tak ambil pusing perihal gugatan tersebut.

“Yang jelas yang bersangkuta telah divonis satu tahun 6 bulan penjara. Yang bersangkutan juga sudah di PTDH,” ujarnya.

Sebelumnya, mantan Kapolsek Kebayoran Baru, AKBP Benny Alamsyah, menggugat Kapolri serta Kapolda Metro Jaya. Gugatan dia layangkan setelah dilakukan pemecatan terhadap dirinya atas dugaan penyalahgunaan narkotika.

Dikutip dari situs resmi PTUN Jakarta, Selasa (21/12), berkas gugatan sudah dilayangkan ke Pengadilan Tinggi Usaha Negara (PTUN) Jakarta, pada 21 Desember 2021 dan sudah teregistrasi dengan nomor perkara 286/G/2021/PTUN.JKT.

Dalam berkas gugatan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit sebagai tergugat I dan Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran, menjadi pihak tergugat II.

AKBP Benny Alamsyah sendiri telah dicopot dari jabatannya dari Kapolsek Kebayoran Baru, karena ketahuan menyimpan sabu-sabu di ruang kerjanya bulan Agustus 2019 lalu. Setelah diperiksa, Benny akhirnya ditahan dan dipecat. (fir/pojoksatu)

MANADOPOST.ID – Mabes Polri menyikapi santai gugatan yang dilayangkan eks Kapolsek Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, AKBP Benny Alamsyah terhadap Kapolri serta Kapolda Metro Jaya.

Gugatan itu dilayangkan yang bersangkutan setelah dilakukan pemecatan terhadap dirinya atas dugaan penyalahgunaan narkotika.

“Kita lihat aja nanti (dikabulkan atau tidak) putasan dari gugatan itu, lihat aja nanti,” kata Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawab, Kamis (24/12/2021).

Kombes Ramadhan menilai gugatan terhadap Kapolri itu sudah ditangani Polda Metro Jaya.

Selain itu, kata dia, yang bersangkutan juga sudah divonis satu tahun penjara karena secara hukum terbukti melakukan tindak pidana.

Atas hal itulah, pihaknya tak ambil pusing perihal gugatan tersebut.

“Yang jelas yang bersangkuta telah divonis satu tahun 6 bulan penjara. Yang bersangkutan juga sudah di PTDH,” ujarnya.

Sebelumnya, mantan Kapolsek Kebayoran Baru, AKBP Benny Alamsyah, menggugat Kapolri serta Kapolda Metro Jaya. Gugatan dia layangkan setelah dilakukan pemecatan terhadap dirinya atas dugaan penyalahgunaan narkotika.

Dikutip dari situs resmi PTUN Jakarta, Selasa (21/12), berkas gugatan sudah dilayangkan ke Pengadilan Tinggi Usaha Negara (PTUN) Jakarta, pada 21 Desember 2021 dan sudah teregistrasi dengan nomor perkara 286/G/2021/PTUN.JKT.

Dalam berkas gugatan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit sebagai tergugat I dan Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran, menjadi pihak tergugat II.

AKBP Benny Alamsyah sendiri telah dicopot dari jabatannya dari Kapolsek Kebayoran Baru, karena ketahuan menyimpan sabu-sabu di ruang kerjanya bulan Agustus 2019 lalu. Setelah diperiksa, Benny akhirnya ditahan dan dipecat. (fir/pojoksatu)

Most Read

Artikel Terbaru

/