30C
Manado
Kamis, 25 Februari 2021

Nyiur Melambai Siap `Banjir` Megaproyek, Ini Usulan Pemprov

MANADOPOST.ID-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut), kembali mengusulkan megaproyek ke pemerintah pusat. Usulan tersebut adalah program kegiatan susulan dari pemprov di bawah pimpinan Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw.

Sebelumnya Pemprov Sulut telah mengusulkan Jalan Tol Tiga Daerah serta Kawasan Industri Mongondow (Kimong) untuk dibantu Pemerintah Pusat. Saat diwawancarai koran ini, Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw menjelaskan, tiga proyek prioritas Sulut dalam mendukung pelaksanaan major project dan prioritas nasional kepada Menteri PPN.

Pertama menurut Kandouw, terkait dengan industri pertanian dan perikanan yang menurutnya sangat penting dalam mendongkrak ekonomi daerah di tengah pandemi. Termasuk didalamnya pembangunan pelabuhan perikanan dan fish market bertaraf internasional di Likupang, Kabupaten Minahasa Utara.

“Di tengah-tengah Covid-19 yang paling resilience itu adalah pertanian dan perikanan.
Kedua berkaitan dengan normalisasi sungai yang bermuara di Kota Manado, dimana ini menjadi penyebab utama banjir besar pada saat intensitas hujan tinggi. Normalisasi sungai yang bermuara di Manado, di mana ini menjadi momok di media-media nasional sebelum banjir di Jakarta dan daerah-daerah yang lain. Kami bermohon kepada bapak menteri untuk membantu kita menormalisasi sungai-sungai yang ada di kota Manado,” sebutnya.

Dan ketiga disampaikan Kandouw, tentang pembangunan jalan Tomohon-Manado dimana menurutnya, lalulintas darat yang paling tinggi adalan jalan Tomohon-Manado yang juga menghubungkan antara pusat kegiatan nasional Manado dan beberapa pusat kegiatan wilayah yang mencakup Tomohon, Minahasa, Minahasa Tenggara, Minahasa Selatan dan juga Bolaang Mongondow Utara yang mengakses jalan ini.

“Selain tiga prioritas utama tersebut, saya juga telah memaparkan enam prioritas lain yang akan dilaksanakan di Sulut yakni pembangunan dan penataan pasar di Manado, pembangunan fasilitas pengolahan limbah B3 medis Manado, pembangunan jalan lingkar Pulau Karakelang, tanggul pengamanan pantai di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Bolmut, pembangunan tanggul pengamanan sungai andagile di Bolmut serta pembangunan PLTS di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sangihe dan Talaud,” sebut Kandouw, usai mengikuti kegiatan rapat koordinasi menteri PPN/ kepala Bappenas dengan para para gubernur seluruh Indonesia secara virtual.

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa menjelaskan, tentang 7 agenda pembangunan RPJMN 2020-2024 sebagai penerjemahan visi misi dan arahan presiden.

Suharso juga menjelaskan tahun 2022 merupakan, tahun kunci meletakan kembali landasan untuk keluar dari MIT, tahun 2022 diharapkan menjadi tahun pertama yang mulai lepas dari tekanan Covid-19 merupakan tahun kunci pemantapan pemulihan ekonomi.

“Tantangan Indonesia tidak saja pemulihan ekonomi nasional, namun juga trasformasi ekonomi dalam jangka menengah dan panjang yang harus dilakukan dari sekarang,” jelasnya.

Menurut Suharso, fokus RKP tahun 2022 pemulihan ekonomi industri, pariwisata, infrastruktur, ketahanan pangan, UMKM. Reformasi struktural trasformasi Digital, reformasi kesehatan, reformasi perlindungn sosial, pembangunan rendah karbon, reformasi pendidikan dan ketrampilan.

“Saya juga telah menyampaikan hasil evaluasi usulan proyek Rakorgub 2020 Provinsi Sulut pembangunan jalan Tol Manado-Amurang (Minahasa Utara, Minahasa, Tomohon, Minahasa Selatan, Red), pembangunan Jembatan Bitung-lembe Kota Bitung,” tandasnya.(ewa/gnr)

Artikel Terbaru