29.4 C
Manado
Kamis, 7 Juli 2022

Penyebab Reshuffle Kabinet Tertunda, Pengamat : Masih Ada Tarik Menarik Kepentingan

MANADOPOST.ID – Meski isu reshuffle kabinet jilid II terus berhembus, namun hingga saat ini tak kunjung dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ini membuat sejumlah pengamat turut menganalisa, penyebab tertundanya reshuffle tersebut.

Menurut Pengamat Politik Ujang Komarudin tertundanya reshuffle kabinet jilid II disebabkan adanya tarik ulur kepentingan politik.

Ujang Komarudin (Jawa Pos)

Hal tersebut disampaikan Ujang merespon isu reshuffle yang hingga sekarang, tak kunjung dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Masih ada power interplay (tarik menarik kepentingan politik di sekitar Jokowi,” ujarnya kepada Pojoksatu.id (Jawa Pos Grup) di Jakarta, Sabtu (24/4/2021).

Apalagi, ungkap Dosen Universitas Al-Azhar itu ada isu Partai Amanat Nasional (PAN) akan masuk pemerintahan Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi (Jawa Pos) 

Hal tersebut, kemungkinan besar, masih perdebatan di semua koalisi Pemerintahan Presiden Jokowi.

“Apalagi ada isu PAN akan masuk koalisi Jokowi. Artinya akan ada kader PAN akan masuk kabinet,” jelas Ujang.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu ada resistensi dari parta-partai koalisi pendukung Jokowi menyikapi isu PAN masuk pemerintahan dalam momen reshuffle.

Sebelumnya, Tenaga Ahli Utama Kedeputian Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin, menyebut Presiden Joko Widodo akan melakukan reshuffle kabinet dalam waktu dekat.

Tenaga Ahli Utama Kedeputian Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin (Jawa Pos)

Menurut Ngabalin, reshuffle kabinet tersebut besar kemungkinan akan dilakukan pada pekan ini.

“Pekan ini (reshuflle), sangat bisa pekan ini,” kata Ngabalin pada Selasa (13/4/2021).

Ngabalin mengungkapkan, ada tiga faktor yang menguatkan Presiden Jokowi akan melakukan perombakan Kabinet Indonesia Maju Jilid ke 2 dalam waktu dekat.

Salah satunya, adanya penyatuan Kementerian Riset dan Tekonologi (Kemenristek) dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). (muf/pojoksatu)

MANADOPOST.ID – Meski isu reshuffle kabinet jilid II terus berhembus, namun hingga saat ini tak kunjung dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ini membuat sejumlah pengamat turut menganalisa, penyebab tertundanya reshuffle tersebut.

Menurut Pengamat Politik Ujang Komarudin tertundanya reshuffle kabinet jilid II disebabkan adanya tarik ulur kepentingan politik.

Ujang Komarudin (Jawa Pos)

Hal tersebut disampaikan Ujang merespon isu reshuffle yang hingga sekarang, tak kunjung dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Masih ada power interplay (tarik menarik kepentingan politik di sekitar Jokowi,” ujarnya kepada Pojoksatu.id (Jawa Pos Grup) di Jakarta, Sabtu (24/4/2021).

Apalagi, ungkap Dosen Universitas Al-Azhar itu ada isu Partai Amanat Nasional (PAN) akan masuk pemerintahan Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi (Jawa Pos) 

Hal tersebut, kemungkinan besar, masih perdebatan di semua koalisi Pemerintahan Presiden Jokowi.

“Apalagi ada isu PAN akan masuk koalisi Jokowi. Artinya akan ada kader PAN akan masuk kabinet,” jelas Ujang.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu ada resistensi dari parta-partai koalisi pendukung Jokowi menyikapi isu PAN masuk pemerintahan dalam momen reshuffle.

Sebelumnya, Tenaga Ahli Utama Kedeputian Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin, menyebut Presiden Joko Widodo akan melakukan reshuffle kabinet dalam waktu dekat.

Tenaga Ahli Utama Kedeputian Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin (Jawa Pos)

Menurut Ngabalin, reshuffle kabinet tersebut besar kemungkinan akan dilakukan pada pekan ini.

“Pekan ini (reshuflle), sangat bisa pekan ini,” kata Ngabalin pada Selasa (13/4/2021).

Ngabalin mengungkapkan, ada tiga faktor yang menguatkan Presiden Jokowi akan melakukan perombakan Kabinet Indonesia Maju Jilid ke 2 dalam waktu dekat.

Salah satunya, adanya penyatuan Kementerian Riset dan Tekonologi (Kemenristek) dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). (muf/pojoksatu)

Most Read

Artikel Terbaru

/