24.4 C
Manado
Senin, 15 Agustus 2022

Mengejutkan, Sikat Semua Unggulan, Tunggal Putri Indonesia Umur 18 Tahun Jadi Juara Spain Masters 2021

MANADOPOST.ID–Putri Kusuma Wardani mengukir catatan hebat dalam perjalanan kariernya.Meski masih berusia 18 tahun, dia sukses menjadi juara Spain Masters 2021.

Dalam final di Palacio de Deportes Carolina Marin, Huelva, Putri KW mengalahkan pemain Denmark Line Christophersen dalam dua game telak dengan skor 21-15 dan 21-10.

Gelar ini sangat hebat karena Spain Masters 2021 merupakan turnamen kedua Putri KW di BWF Tour dan BWF World Tour. Putri KW sendiri baru beranjak dari sektor junior. Artinya, gelar ini adalah trofi pertama Putri KW di sektor senior.

Walau baru berumur 18 tahun, masih berada di ranking 200 dunia, dan bertarung di final pertama melawan unggulan ketiga, tetapi Putri KW bermain dengan sangat tenang dan fokus. Dia total mendominasi permainan. Pukulan-pukulan Putri KW juga lebih variatif ketimbang Christophersen.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Pada game pertama, Putri KW selalu saja unggul. Mulai dari 5-1, 12-6, 18-11, dan menang dengan skor 21-15 di game pertama.

Pada game kedua, Putri KW juga tetap bermain solid, tenang, dan fokus. Dia langsung memimpin jauh 14-5 dan akhirnya memungkasi pertandingan dengan kemenangan 21-10 pada game kedua.

Sayang, tunggal putra Indonesia Chico Aura Dwi Wardoyo gagal menjadi juara. Pada partai final, Chico dikalahkan unggulan kedua asal Prancis Toma Junior Popov. Banyak melakukan kesalahan sendiri, Chico akhirnya kalah dalam dua game langsung dengan skor 15-21 dan 17-21.(jawapos)

MANADOPOST.ID–Putri Kusuma Wardani mengukir catatan hebat dalam perjalanan kariernya.Meski masih berusia 18 tahun, dia sukses menjadi juara Spain Masters 2021.

Dalam final di Palacio de Deportes Carolina Marin, Huelva, Putri KW mengalahkan pemain Denmark Line Christophersen dalam dua game telak dengan skor 21-15 dan 21-10.

Gelar ini sangat hebat karena Spain Masters 2021 merupakan turnamen kedua Putri KW di BWF Tour dan BWF World Tour. Putri KW sendiri baru beranjak dari sektor junior. Artinya, gelar ini adalah trofi pertama Putri KW di sektor senior.

Walau baru berumur 18 tahun, masih berada di ranking 200 dunia, dan bertarung di final pertama melawan unggulan ketiga, tetapi Putri KW bermain dengan sangat tenang dan fokus. Dia total mendominasi permainan. Pukulan-pukulan Putri KW juga lebih variatif ketimbang Christophersen.

Pada game pertama, Putri KW selalu saja unggul. Mulai dari 5-1, 12-6, 18-11, dan menang dengan skor 21-15 di game pertama.

Pada game kedua, Putri KW juga tetap bermain solid, tenang, dan fokus. Dia langsung memimpin jauh 14-5 dan akhirnya memungkasi pertandingan dengan kemenangan 21-10 pada game kedua.

Sayang, tunggal putra Indonesia Chico Aura Dwi Wardoyo gagal menjadi juara. Pada partai final, Chico dikalahkan unggulan kedua asal Prancis Toma Junior Popov. Banyak melakukan kesalahan sendiri, Chico akhirnya kalah dalam dua game langsung dengan skor 15-21 dan 17-21.(jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/