32C
Manado
Kamis, 21 Januari 2021

Jika Terpilih AA-RS Akan `di Bawah`, Menunjang Aparat Pemerintahan untuk Layani Masyarakat

MANADOPOST.ID – KPU Manado menggelar debat publik tahap ketiga pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Manado 2020, Selasa (24/11) malam.

Dalam debat dengan tema Peningkatan Pelayanan Masyarakat Sebagai Penyelesaian Persoalan Daerah Termasuk Perwujudan Kebijakan dan Strategi Penanganan, Pencegahan, dan Pengendalian Covid-19 tersebut, paslon nomor urut 1 Andrei Angouw dan Richard Sualang (AA-RS), dalam pemaparan visi misi, mengatakan visi mereka adalah `Manado Maju dan Sejahtera`.

“Untuk itu pelayanan publik merupakan hal yang utama dan manajemen pemerintah kota harus memakai sistem piramida terbalik. Jadi wali kota itu di bawah menunjang aparat pemerintah kota untuk melayani masyarakat. Wali kota harus memberikan contoh yang baik karena kepemimpinan adalah teladan,” ucap AA.

Dikatakan AA, pelayanan publik salah satunya juga adalah proses pendataan dan pembuatan KTP. Untuk itu mereka akan bersinergi dengan pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dan sistemnya, juga blanko dari sana. Pembuatan KTP tersebut harus dilakukan di kantor-kantor pemerintah bukan di rumah-rumah pribadi.

“Pelayanan publik termasuk sampah itu harus dikelola dengan baik. Garda terdepan dari kebersihan adalah para petugas kebersihan. Mereka harus dibayar tepat waktu dan sesuai UMP, kasihan mau makan apa kalau gaji ditunda-tunda dan bagaimana mau bekerja dengan perut kosong. Air bersih harus tercover 100 persen yang ada saat ini cuman sampai 50 persen. Puskesmas sebagai garda terdepan layanan primer kesehatan harus dibenahi dan fasilitas dan SDM-nya,” ujarnya.

Ia menambahkan, pasar harus dikelola dengan baik, jalan-jalan harus terang karena setiap tahun masyarakat kota Manado membayar Biaya Penerangan Jalan Umum (BPJU) sekitar 78 miliar, jadi Manado harus terang supaya produktivitas lebih tinggi dan kriminalitas dan kecelakaan menurun.

“Penanganan covid-19 harus bersinergi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk menerapkan tracing, testing, treatment, dan aktivitas harus berjalan terus agar supaya kita bisa bekerja bisa mendapat penghasilan,” tutupnya.(*)

Artikel Terbaru