28C
Manado
Minggu, 18 April 2021

FDW Cs Langsung Kerja, Siap Sinergitas Berjenjang

MANADOPOST.ID–Lima daerah di Provinsi Sulawesi Utara kembali mencatatkan sejarah. Jumat (26/2) hari ini, kelimanya bakal resmi punya pemimpin baru. Baik wali kota/wakil wali kota maupun bupati dan wakil bupati. Pelantikan akan dipimpin Gubernur Olly Dondokambey.

Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, dan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Rata-rata wajah baru. Usai dilantik semua sudah punya strategi. Janji-janji kampanye diakui semuanya siap dijalanlan.

Wali Kota Tomohon terpilih Caroll Senduk dalam berbagai kesempatan, mengatakan dalam sinergitas berjenjang akan dimulai dari pemerintah pusat, provinsi hingga ke Kota Sejuk. Jadi modal utama dirinya bersama Wawali Wenny, mendorong dan meningkatkan kualitas kesejahteraan, pembangunan sarana dan infrastruktur hingga memaksimalkan potensi pariwisata Tomohon. Yang diproyeksikan nantinya jadi daerah penyangga sektor strategis, baik tingkat nasional maupun internasional.

“Sinergitas berjenjang mulai dari pemerintah pusat, Pemprov Sulut di bawah komando Pak Gubernur Olly dan Wagub Kandouw menjadi modal utama kami. Saya dan Pak Wenny terus berkomunikasi dan meminta arahan, bagaimana perumusan kebijakan strategis yang diharapkan mendorong sektor-sektor strategis, mulai dari pariwisata, pendidikan, sarana dan infrastruktur, pariwisata dan kebudayaan yang masih khas di Kota Bunga,” terang CS, sapaan akrab Wali Kota.

Ditambahkan Wawali Wenny, dirinya bersama Pak Caroll nantinya akan menggiatkan lobi-lobi strategis guna mendorong kualitas pemerintahan di Kota Tomohon, biar berbagai proyek yang diinisiasi eksekutif.

Pun dengan hasil negosiasi bersama perusahaan berskala nasional, dapat mendatangkan insentif bagi Tomohon. Yang tak lain, untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat kota religius.

“Ada kesinambungan dan kesamaan persepsi, mulai dari pemerintah pusat, Pemprov Sulut hingga ke berbagai kabupaten kota yang berbatasan langsung dengan Tomohon. Ini kemudahan bagi saya dan Pak Caroll. Intinya, ketika kami menjabat kedepannya, ada potensi besar anggaran pembangunan sarana infrastruktur datang ke Tomohon. Di sini letak penting sinergitas, kami yakin pak Gubernur Olly dan Wagub Steven, dapat mensinergikan program kerja nyata ini ke Tomohon,” ujar WL.

Bupati Minsel terpilih Franky Donny Wongkar (FDW) juga mengungkapkan, usai dilantik dirinya akan langsung action kerja. “Waktu kita bekerja untuk rakyat tidak banyak. Untuk itu setelah pelantikan nanti kami akan tancap gas kembali ke Amurang dan langsung kerja. Karena masih ada banyak tugas kerja pemerintahan yang menunggu untuk kami rampungkan,” katanya.

Supaya, tambah FDW, tidak ada waktu terbuang sia-sia, dirinya akan mulai melakukan koordinasi dan sinergitas dengan pemerintah Provinsi Sulut serta pusat dalam rangka mewujudkan misi dan visi.

“Karena sesuai komitmen kami dari awal seusai dilantik, kita akan bangun sinergitas bersama pemprov dan pemerintah pusat. Karena banyak visi dan misi FDW-PYR perlu berjalan seiring dengan pemerintah tingkat provinsi dan pusat supaya bisa diwujudkan di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Janji yang sama juga disampaikan Joune Ganda (JG). Bupati terpilih Kabupaten Minut. “Kami bisa mengklaim sudah memiliki sinergitas dan harmoni politik. Pada saat Pilkada, delapan partai memberi dukungan kepada kami. Kami juga akan merangkul semua partai yang mengusung paslon lain saat kontestasi,” kata JG didampingi Kevin W Lotulung (KWL).

Dia meyakini berbekal dukungan politik penuh di DPRD yang dilatarbelakangi komitmen politik sejak awal, maka komunikasi antara eksekutif dan legislatif di Tanah Tonsea dipastikan akan lebih baik. “Dukungan delapan partai menjadi modal politik dalam menjalin harmoni eksekutif dan legislatif nanti,” katanya.

Sementara terkait sinergitas pemerintahan dari pusat, provinsi hingga kabupaten, dijaminnya akan berjalan lancar karena komunikasi politik dengan jejaring kekuasaan pusat dan provinsi.

Apalagi diusung dan merupakan kader dari partai yang sama dengan presiden dan gubernur. Baginya, politik pemerintahan sangat memerlukan jaringan komunikasi atau lobi-lobi pemerintahan. “Lobi politik pemerintahan akan lancar, sebab kami bisa hotline ke atas dan ke samping,” tukas Wakil Ketua PDI Perjuangan Sulut ini.

Pun dengan Bupati Bolmong Selatan (Bolsel) Hi. Iskandar Kamaru, dan Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid. Dia mengaku siap mengawali kepemimpinannya dengan bersinergi bersama Sulut. Pasangan dengan Jargon Berkah ini, mengatakan usai dilantik hari ini, pihaknya pasti akan berkomunikasi dengan Gubernur Sulut. “Sudah pasti, langkah ini akan diambil demi kemajuan daerah tercinta,” sebutnya Kamaru, ketika dihubungi Via WhatsApp, kemarin.

Menanggapi hal ini, Pakar Pemerintahan Dr Burhan Niode, pelantikan yang dilakukan hari ini harus diimbangi dengan sinergitas. “Ya ini harus menjadi momentum dalam menguatkan koordinasi baik kabupaten/kota, maupun provinsi dan pusat. Saya pikir, dengan jangka waktu jabatan yang singkat ini, sinergitas harus terbangun dengan baik. Saya harap, momentum ini menjadi hari terakhir dalam persaingan politik untuk beberapa tahun kedepan. Harus fokus kepada masyarakat,” bebernya.

Niode menilai jika bupati terpilih, masih ego akan hal politik dan sektoral, maka akan berdampak luar untuk daerah. “Saat ini sudah tidak bisa lagi ego sektoral dan ego politik. Yang utama saat ini adalah masalah pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Jika masih ada ego politik yang dipertahankan, itu akan berdampak bagi rakyat. Jadi singkirkan ego tersebut untuk kepentingan masyarakat banyak,” tutupnya.(Tim MP/gnr)

Artikel Terbaru