27C
Manado
Rabu, 14 April 2021

`Putar Otak` Genjot Ekspor Langsung

MANADOPOST.ID—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) saat ini tengah ‘putar otak’ alias mencari solusi dalam menggenjot peluang ekspor langsung atau direct call export komoditi pertanian dan perikanan Sulut ke luar negeri.

Hal ini disampaikan langsung Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Kamis (24/3) kemarin. Kandouw mengatakan, Pemprov Sulut terus melakukan terobosan dan mencari solusi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di tengah pandemik Covid-19.

“Dengan adanya pertumbuhan ekonomi berarti ada pengurangan kemiskinan, terciptanya lapangan pekerjaan selain investasi cara yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi adalah ekspor.Sektor yang paling resilien atau paling tidak terganggu dalam suasana Covid-19 saat ini adalah pertanian dan perikanan.

Atas dasar itu, bagaimana kita mengendorse atau memberikan daya ungkit atau nilai tambah pada produk-produk pertanian dan perikanan agar memiliki nilai tambah yang sangat signifikan yang nantinya akan di ekspor,” tuturnya.

Menurut Kandouw, Pemprov Sulut tahun ini sudah mulai mendapatkan izin ekspor langsung ke Jepang setelah semua stakeholder sepakat.

“Dan juga belum lama ini sudah melaksanakan ekspor langsung ke singapura dan untuk bulan depan bisa direct call ke Cina. Potensi perikanan Provinsi Sulut, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Gorontalo lebih dari setengah produk nasional namun jumlah yang diekspor ke luar negeri masih harus jauh lebih ditingkatkan.

Dan masih ada kendala-kendala yang dihadapi saat ini. Diantaranya masih belum tersosialisasi dengan baik tentang fasilitas direct call ini kepada para pelaku usaha juga belum memiliki ekspor mindset. Semoga teman-teman dari BI juga dapat membimbing pelaku-pelaku usaha ini,” kuncinya. (ewa/gel)

Artikel Terbaru