29.4 C
Manado
Sabtu, 2 Juli 2022

Lihat Aksi Sosok Kapolres Perempuan Berdarah Minahasa Ini, Saat Libas Perusak Taman Nasional di BMR

MANADOPOST.JAWAPOS.COM-Perwira berdarah Minahasa ini serius mengawal daerahnya. Pekan lalu Kapolres Bolaang Mongondow AKBP Nova Surentu memimpin operasi penertiban penambangan emas tanpa ijin (PETI) di areal perkebunan Desa Mopugad Kecamatan Dumoga Utara, pekan lalu.

Salah satu lokasi tambang emas ilegal. (Foto: Humas Polda Sulut)

Operasi melibatkan 80 personel gabungan dari berbagai Kesatuan: BKO Polda Sulut, personel Polres, Brimob, TNI, Pol PP dan Balai Taman Nasional Nani Wartabone.

Sebelum melaksanakan operasi yang berada di dalam kawasan Taman Nasional ini, seluruh personel mendapat arahan dari Kapolres.
Personel juga mengadakan pertemuan singkat dengan Sangadi dan tokoh masyarakat, guna mendapat dukungan dan pendampingan. Tim kemudian bergerak dan mendapatkan 2 lobang galian dan beberapa warga yang berada disana, namun tidak tampak aktivitas penambangan.

Petugas gabungan saat menyisir lokasi. (Foto: Humas Polda Sulut)

“Kita melaksanakan penertiban PETI sebagai tindak lanjut dari Surat Perintah Bapak Kapolda Sulut. Dalam penertiban ini, kita mengimbau dan mengajak masyarakat agar tidak lagi melakukan penambangan di kawasan Taman Nasional atau kawasan yang dilarang oleh aturan,” ujarnya.(gnr)

MANADOPOST.JAWAPOS.COM-Perwira berdarah Minahasa ini serius mengawal daerahnya. Pekan lalu Kapolres Bolaang Mongondow AKBP Nova Surentu memimpin operasi penertiban penambangan emas tanpa ijin (PETI) di areal perkebunan Desa Mopugad Kecamatan Dumoga Utara, pekan lalu.

Salah satu lokasi tambang emas ilegal. (Foto: Humas Polda Sulut)

Operasi melibatkan 80 personel gabungan dari berbagai Kesatuan: BKO Polda Sulut, personel Polres, Brimob, TNI, Pol PP dan Balai Taman Nasional Nani Wartabone.

Sebelum melaksanakan operasi yang berada di dalam kawasan Taman Nasional ini, seluruh personel mendapat arahan dari Kapolres.
Personel juga mengadakan pertemuan singkat dengan Sangadi dan tokoh masyarakat, guna mendapat dukungan dan pendampingan. Tim kemudian bergerak dan mendapatkan 2 lobang galian dan beberapa warga yang berada disana, namun tidak tampak aktivitas penambangan.

Petugas gabungan saat menyisir lokasi. (Foto: Humas Polda Sulut)

“Kita melaksanakan penertiban PETI sebagai tindak lanjut dari Surat Perintah Bapak Kapolda Sulut. Dalam penertiban ini, kita mengimbau dan mengajak masyarakat agar tidak lagi melakukan penambangan di kawasan Taman Nasional atau kawasan yang dilarang oleh aturan,” ujarnya.(gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/