29.4 C
Manado
Senin, 4 Juli 2022

Indonesia Kehilangan Dua Diplomat Hebat Asal Sulawesi Utara

MANADOPOST.ID – Dengan berpulangnya Wakil Duta Besar Republik Indonesia (Wadubes RI) untuk India, Ferdy Nico Yohannes Piay, Indonesia sudah kehilangan dua diplomat hebat asal Sulawesi Utara (Sulut).

Sebelum Piay, Wadubes RI untuk Italia George ‘Kiki’ Lantu telah meninggal dunia lebih dulu pada 17 Mei 2021.

Informasi itu diungkapkan Dubes RI untuk China, Djauhari Oratmangun kepada Mando Post, Rabu (26/5/2021).

“Torang di Kemenlu dalam waktu yang berdekatan kehilangan dua diplomat tangguh, Kiki Lantu dan Ferdy Piay,” ujarnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Menurut Oratmangun, kedua putra terbaik Sulut itu dulunya pernah kerja bersama dia.

“Kedua-duanya kerja sama saya dulu. Dengan Ferdy saat di Belanda. Terakhir beliau Direktur Asia Selatan sebelum jadi Wakil Dubes di New Delhi. Kalau dengan Kiki pernah satu Direktorat Jenderal, pernah di PTRI New York. Saat saya jadi Dirjen Asean, dia Kasubdit. Sebelum jadi Wakil Dubes, Kiki direktur di Ditjen Asean,” terangnya.

Terinformasi, Lantu meninggal dunia akibat diserang penyakit stroke. Sedangkan Piay akibat terpapar Covid-19.

Piay berasal dari Amurang, Minahasa Selatan. Istrinya juga seorang diplomat asal Manado. Bahkan almarhum ayah Piay adalah mantan Dubes RI untuk Roma, Italia. (chanly)

MANADOPOST.ID – Dengan berpulangnya Wakil Duta Besar Republik Indonesia (Wadubes RI) untuk India, Ferdy Nico Yohannes Piay, Indonesia sudah kehilangan dua diplomat hebat asal Sulawesi Utara (Sulut).

Sebelum Piay, Wadubes RI untuk Italia George ‘Kiki’ Lantu telah meninggal dunia lebih dulu pada 17 Mei 2021.

Informasi itu diungkapkan Dubes RI untuk China, Djauhari Oratmangun kepada Mando Post, Rabu (26/5/2021).

“Torang di Kemenlu dalam waktu yang berdekatan kehilangan dua diplomat tangguh, Kiki Lantu dan Ferdy Piay,” ujarnya.

Menurut Oratmangun, kedua putra terbaik Sulut itu dulunya pernah kerja bersama dia.

“Kedua-duanya kerja sama saya dulu. Dengan Ferdy saat di Belanda. Terakhir beliau Direktur Asia Selatan sebelum jadi Wakil Dubes di New Delhi. Kalau dengan Kiki pernah satu Direktorat Jenderal, pernah di PTRI New York. Saat saya jadi Dirjen Asean, dia Kasubdit. Sebelum jadi Wakil Dubes, Kiki direktur di Ditjen Asean,” terangnya.

Terinformasi, Lantu meninggal dunia akibat diserang penyakit stroke. Sedangkan Piay akibat terpapar Covid-19.

Piay berasal dari Amurang, Minahasa Selatan. Istrinya juga seorang diplomat asal Manado. Bahkan almarhum ayah Piay adalah mantan Dubes RI untuk Roma, Italia. (chanly)

Most Read

Artikel Terbaru

/