31.4 C
Manado
Rabu, 6 Juli 2022

Sebut Unsrat Masih Banyak Pungli, Oknum Wisudawan Bisa Kena Sanksi, Rektorat Bentuk Tim Investigasi

MANADOPOST.ID- Juru Bicara Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Drs Max Rembang MSi mengungkap bahwa Unsrat sudah membentuk tim. Tujuannya untuk investigasi mengenai tindakan salah satu wisudawan yang membuat heboh  prosesi wisuda di Auditorium Unsrat pada Rabu (25/5) kemarin.

Rembang mengatakan, tim investigasi saat ini sementara menjalankan tugas untuk menyelidiki kebenaran informasi yang dituliskan wisudawan dalam sebuah kertas bahwa “Unsrat Masih Banyak Pungli”.

“Itu yang dicari tahu. Apa yang dimaksudkan dalam tulisan itu serta faktanya seperti apa. Dan bukan hanya  rektorat yang membentuk tim investigasi, melainkan di tingkatan fakultas juga dalam hal ini Fakultas Pertanian ikut membentuk tim pencari fakta kebenaran informasi tersebut. Kalau nanti tidak terbukti, bisa ada sanksi yang akan diberikan kepada wisudawan yang bersangkutan sebagaimana aturan berlaku,” tegas Rembang kepada Manado Post.

Sebagaimana diketahui, Rektor Unsrat Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat MSc DEA pada 25 Mei mewisuda para lulusan secara hybrid yang berhasil menyelesaikan tahap pendidikan tinggi dengan sebanyak  1.380 wisudawan, luring 775 orang dan daring 605 orang.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Dalam kesempatan itu Kumaat menyampaikan bahwa universitas besar tidak hanya berdiri untuk kebenaran, tetapi untuk meraih keunggulan demi keunggulan, yang dimanapun  berada untuk menciptakan peluang untuk terus belajar dan bertumbuh.

Dan Unsrat sudah mencapainya dengan prestasi terbanyak sepanjang sejarah. Di mana suatu terobosan penting sepanjang sejarah pada Tahun 2017 Unsrat memperoleh akreditasi “A” dan selanjutnya pada Tahun 2021 akreditasi semakin meningkat menjadi “Unggul”, sebagaimana hasil penilaian Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.

“Status Unggul tersebut ditopang oleh berbagai pemeringkatan yang memposisikan Unsrat menjadi semakin berdaya saing. Kita semua bersyukur bahwa Unsrat masuk ke dalam The Top 30 Universities di Indonesia,” ucap Kumaat. (gre)

MANADOPOST.ID- Juru Bicara Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Drs Max Rembang MSi mengungkap bahwa Unsrat sudah membentuk tim. Tujuannya untuk investigasi mengenai tindakan salah satu wisudawan yang membuat heboh  prosesi wisuda di Auditorium Unsrat pada Rabu (25/5) kemarin.

Rembang mengatakan, tim investigasi saat ini sementara menjalankan tugas untuk menyelidiki kebenaran informasi yang dituliskan wisudawan dalam sebuah kertas bahwa “Unsrat Masih Banyak Pungli”.

“Itu yang dicari tahu. Apa yang dimaksudkan dalam tulisan itu serta faktanya seperti apa. Dan bukan hanya  rektorat yang membentuk tim investigasi, melainkan di tingkatan fakultas juga dalam hal ini Fakultas Pertanian ikut membentuk tim pencari fakta kebenaran informasi tersebut. Kalau nanti tidak terbukti, bisa ada sanksi yang akan diberikan kepada wisudawan yang bersangkutan sebagaimana aturan berlaku,” tegas Rembang kepada Manado Post.

Sebagaimana diketahui, Rektor Unsrat Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat MSc DEA pada 25 Mei mewisuda para lulusan secara hybrid yang berhasil menyelesaikan tahap pendidikan tinggi dengan sebanyak  1.380 wisudawan, luring 775 orang dan daring 605 orang.

Dalam kesempatan itu Kumaat menyampaikan bahwa universitas besar tidak hanya berdiri untuk kebenaran, tetapi untuk meraih keunggulan demi keunggulan, yang dimanapun  berada untuk menciptakan peluang untuk terus belajar dan bertumbuh.

Dan Unsrat sudah mencapainya dengan prestasi terbanyak sepanjang sejarah. Di mana suatu terobosan penting sepanjang sejarah pada Tahun 2017 Unsrat memperoleh akreditasi “A” dan selanjutnya pada Tahun 2021 akreditasi semakin meningkat menjadi “Unggul”, sebagaimana hasil penilaian Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.

“Status Unggul tersebut ditopang oleh berbagai pemeringkatan yang memposisikan Unsrat menjadi semakin berdaya saing. Kita semua bersyukur bahwa Unsrat masuk ke dalam The Top 30 Universities di Indonesia,” ucap Kumaat. (gre)

Most Read

Artikel Terbaru

/