24.4 C
Manado
Sabtu, 20 Agustus 2022

Bharada E Jalani Pemeriksaan di Komnas HAM, Ini Responnya Saat Ditanya Wartawan 

MANADOPOST.ID – Bharada E atau Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu akhirnya memenuhi panggilan pemeriksaan Komnas HAM terkait kasus kematian Brigadir Joshua.

Sebelumnya, Bharada E dikira tidak hadir karena panggilan pemeriksaan dijadwalkan pukul 10.00 WIB, Selasa (26/7/2022).

Bharada E terlihat tiba di gedung Komnas HAM sekitar pukul 13.25 WIB.

Ia datang menumpangi sebuah mobil minibus hitam dengan pengawalan ketat anggota polisi dari Mabes Polri.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Wajah Bharada E pun tak terlihat jelas karena ia mengenakan masker warna hitam.

Begitu pula kemeja dan celananya. Semuanya serba hitam.

Usai turun dari mobil yang membawanya, Bharada E langsung ngacir dan berjalan cepat masuk ke gedung Komnas HAM.

Dia juga langsung bisu. Cecaran pertanyaan yang dilontarkan wartawan, tak satupun dijawab.

Dengan demikian, sudah enam ajudan Ferdy Sambo, mantan Kadiv Propam Polri, yang datang memenuhi panggilan pemeriksaan Komnas HAM, hari ini.

Lima ajudan Ferdy Sambo itu datang ke Komnas HAM sekitar pukul 09.51 WIB.

“Kami masih menunggu beberapa yang lainnya, sebisanya pada hari ini,” ujar Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik kepada wartawan, Selasa (26/7/2022).

Saat itu, Taufan pun tak tahu persis ketidakhadiran Bharada E.

Namun ia menegaskan bahwa keterangan Bharada E sangat diperlukan, terkait kasus kematian Brigadir Joshua.

Terlebih polisi dalam pernyataannya menyebut bahwa Brigadir Joshua terlibat baku tembak dengan Bharada E.

Karena itu, Taufan pun langsung menyentil timsus bentukan Kapolri yang secara khusus dibentuk untuk mengusut kasus kematian Brigadir Joshua itu.

Bahkan, Komnas HAM juga melontarkan ultimatum agar timsus menghadirkan Bharada E dalam tempo waktu 1×24 jam.

“Kita tunggu kehadiran Bharada E sampai besok, kita berharap tim khusus polri bisa mendatangkan Bharada E,” tegas Taufan di gedung Komnas HAM, Selasa (26/7/2022).

Menurutnya, tidak ada alasan khusus yang membenarkan Bharada E mangkir dari pemanggilan dan pemeriksaan Komnas HAM.

“Saya minta supaya hadir. Bharada E harus datang!” tegas Taufan lagi. (ruh/pojoksatu)

MANADOPOST.ID – Bharada E atau Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu akhirnya memenuhi panggilan pemeriksaan Komnas HAM terkait kasus kematian Brigadir Joshua.

Sebelumnya, Bharada E dikira tidak hadir karena panggilan pemeriksaan dijadwalkan pukul 10.00 WIB, Selasa (26/7/2022).

Bharada E terlihat tiba di gedung Komnas HAM sekitar pukul 13.25 WIB.

Ia datang menumpangi sebuah mobil minibus hitam dengan pengawalan ketat anggota polisi dari Mabes Polri.

Wajah Bharada E pun tak terlihat jelas karena ia mengenakan masker warna hitam.

Begitu pula kemeja dan celananya. Semuanya serba hitam.

Usai turun dari mobil yang membawanya, Bharada E langsung ngacir dan berjalan cepat masuk ke gedung Komnas HAM.

Dia juga langsung bisu. Cecaran pertanyaan yang dilontarkan wartawan, tak satupun dijawab.

Dengan demikian, sudah enam ajudan Ferdy Sambo, mantan Kadiv Propam Polri, yang datang memenuhi panggilan pemeriksaan Komnas HAM, hari ini.

Lima ajudan Ferdy Sambo itu datang ke Komnas HAM sekitar pukul 09.51 WIB.

“Kami masih menunggu beberapa yang lainnya, sebisanya pada hari ini,” ujar Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik kepada wartawan, Selasa (26/7/2022).

Saat itu, Taufan pun tak tahu persis ketidakhadiran Bharada E.

Namun ia menegaskan bahwa keterangan Bharada E sangat diperlukan, terkait kasus kematian Brigadir Joshua.

Terlebih polisi dalam pernyataannya menyebut bahwa Brigadir Joshua terlibat baku tembak dengan Bharada E.

Karena itu, Taufan pun langsung menyentil timsus bentukan Kapolri yang secara khusus dibentuk untuk mengusut kasus kematian Brigadir Joshua itu.

Bahkan, Komnas HAM juga melontarkan ultimatum agar timsus menghadirkan Bharada E dalam tempo waktu 1×24 jam.

“Kita tunggu kehadiran Bharada E sampai besok, kita berharap tim khusus polri bisa mendatangkan Bharada E,” tegas Taufan di gedung Komnas HAM, Selasa (26/7/2022).

Menurutnya, tidak ada alasan khusus yang membenarkan Bharada E mangkir dari pemanggilan dan pemeriksaan Komnas HAM.

“Saya minta supaya hadir. Bharada E harus datang!” tegas Taufan lagi. (ruh/pojoksatu)

Most Read

Artikel Terbaru

/