25C
Manado
Senin, 1 Maret 2021

OD Kans Kembali Kirim Pejabat ke Boltim

MANADOPOST.ID—Pelantikan beberapa kepala daerah dari hasil Pilkada 2020 segera berlangsung. Namun terdapat satu kepala daerah berpotensi belum dilantik Februari mendatang.

Yakni Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Sementara Bupati Boltim Sehan Salim Landjar dan Wakil Bupati Rusdi Gumalagit habis masa jabatannya 17 Februari 2021.

Saat dikonfirmasi koran ini, Selasa (26/1) kemarin, Kepala Biro Pemerintahan dan Otda Pemprov Sulut Jemmy Kumendong mengatakan, masih ada gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK). Membuat proses pelantikan bupati terpilih berpotensi untuk tertunda.

“Jadi yang ada gugatan Kabupaten Boltim dan Kota Manado. Kalau untuk Kabupaten Boltim, Akhir Masa Jabatan (AMJ) bupati dan wakil bupati saat jatuh pada 17 Februari 2021. Jadi dipastikan akan terjadi kekosongan selama proses di MK. Maka perlu ditunjuk Penjabat Bupati Boltim, untuk mengisi kekosongan tersebut. Dan untuk Kota Manado, AMJ wali kota dan wakil wali kota jatuh pada Mei 2021. Pasti proses MK sudah selesai sebelum AMJ di Kota Manado. Sehingga tidak terjadi kekosongan. Dan pelantikan bisa tepat waktu,” tuturnya.

Kumendong mengatakan, untuk pelantikan bupati dan wali kota yang sudah ditetapkan KPU dan telah melalui proses paripurna DPRD, akan dilakukan di Kota Manado oleh Gubernur Sulut.

“Untuk bupati atau wali kota menggunakan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Nanti kalau sudah selesai SK Mendagri baru rencana pelantikan disusun. Kan kemarin kabupaten/kota baru selesai Paripurna pengusulan pengesahan di DPRD, setelah itu diusulkan ke Mendagri melalui gubernur untuk penerbitan SK pengesahan,” imbuhnya.

Kumendong mengatakan, pengisian Penjabat Bupati Kabupaten Boltim akan dilakukan seperti biasanya.

“Tetap dilakukan seperti biasanya. Jadi Pak Gubernur Sulut mengusulkan tiga nama pejabat ke Mendagri untuk nantinya ditetapkan. Kalau untuk potensi pejabat Pemprov yang akan menjadi Penjabat Bupati Boltim, tentu terbuka. Karena sesuai ketentuan, jabatan mereka mengizinkan. Yang pasti pengusulannya sudah mulai akan dilakukan, dan ditetapkan oleh Mendagri. Dan pengusulan sudah berproses lakukan,” bebernya.

Pakar Pemerintahan Dr Jhony Lengkong saat ditemui menilai pejabat yang akan bertugas sebagai Bupati Kabupaten Boltim haruslah putra daerah.

“Alangkah lebih baik putra daerah yang diutus ke sana. Karena mereka lebih menguasai wilayah serta karakteristik Kabupaten Boltim. Kan ada banyak pejabat-pejabat di Pemprov Sulut yang berasal dari Bolaang Mongondow Raya. Mereka saja yang diusulkan ke Mendagri, untuk diseleksi. Karena akan lebih mudah menjalankan roda pemerintahan jika itu putra atau putri daerah,” jelasnya.

Lengkong juga mengatakan, gugatan yang sementara berjalan di MK merupakan hal biasa dalam setiap proses Pemilu.

“Kalau gugatan itu sifatnya biasa. Nanti saja ditunggu bagaimana hasil keputusan dari MK. Untuk saat ini yang menarik untuk diikuti adalah siapa yang akan menjabat sebagai Penjabat Bupati Kabupaten Boltim. Karena mereka yang akan memulai pekerjaan diawal tahun ini. Apa kebijakan-kebijakan yang akan diambil. Apakah sinkron dengan Pemprov atau tidak. Itu yang sebenarnya saya tunggu,” tutupnya. (ewa/gel)

Artikel Terbaru