30C
Manado
Jumat, 26 Februari 2021

Wah! Dua Tersangka Pemukulan Anggota TNI AD di Bitung Ternyata Residivis

MANADOPOST.ID– Dua tersangka penganiayaan terhadap anggota TNI di Bitung, yang ternyata residivis, dipastikan akan kembali menikmati dinginnya sel tahanan. Dua tersangka itu yaitu lelaki IT alias Isak (43) dan TT alias Tysen (40), keduanya warga Desa Pinili, Kecamatan Dimembe, Minahasa Utara.

Kedua tersangka ini nekat memukul anggota TNI AD yaitu Sertu Meldi Mangeke, saat korban menegur mereka di salah satu pub di Bitung, Minggu (24/1).

Kronologis kejadian berawal dari kedua tersangka bersama dua teman lainnya datang ke pub sekira pukul 22.00, Sabtu (23/1). Mereka masuk ke salah satu room untuk minum minuman keras (miras).

“Selanjutnya mereka pindah ke hall melanjutkan minum miras. Pada saat itu, salah satu tersangka melepas seekor ayam di atas meja untuk membuat onar. Kemudian korban menegur namun mereka tidak terima dan terjadi adu mulut dari hall sampai keluar ke halaman pub,” ujar Kapolres Bitung AKBP Winardi Prabowo SIK MSi saat konferensi pers, Selasa (26/1) kemarin.

Turut hadir Dandim 1310/Bitung Let Kol Inf Benny Lesmana, Kasub Den POM Bitung Charles Katuuk, dan Kasat Reskrim AKP Frelly Sumampouw SE.

Lanjutnya, sekira pukul 00.45, Minggu (24/1), kedua tersangka langsung mengeroyok korban hingga jatuh pingsan. Para tersangka selanjutnya meninggalkan TKP dengan menggunakan kendaraan Honda Mobilio putih Nopol DB 1592 AX.

Tambah Kapolres, dari hasil investigasi kedua tersangka memang sudah dipengaruhi miras. Keduanya juga sempat melarikan diri ke wilayah Bolmong.

“Jadi dua tersangka ini, awalnya lari ke arah Bolmong. Namun di tengah jalan mereka balik dan menyerahkan diri di Polres Minahasa dan dijemput Tim Maleo Polda Sulut dan langsung di tahan di Polda Sulut,” jelas Kapolres.

Di tempat yang sama, Dandim Let Kol Inf Benny Lesmana mengaku pihaknya berterima kasih atas kerja sama pihak Polri sehingga kedua tersangka telah ditangkap. “Kami TNI tetap akan menjaga suasana tetap kondusif aman dan damai,” ujarnya.

Kendati demikian, dengan tegas Dandim meminta pihak aparat kepolisian agar mengusut kasus ini secara terbuka dan tuntas. Dia juga meminta para pelaku dihukum seberat-beratnya karena sudah menganiaya aparat. (can)

Berita sebelumyaJAK Minta Maaf
Berita berikutnya3.800 Vaksin Tiba di Tondano
Berita sebelumyaJAK Minta Maaf
Berita berikutnya3.800 Vaksin Tiba di Tondano

Artikel Terbaru