alexametrics
26.4 C
Manado
Minggu, 29 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Sulut Bertambah 54 Kasus Hari Ini, Berikut Rinciannya

MANADOPOST.ID- Gugus Tugas Covid-19 Pemprov Sulut kembali mengupdate kondisi epidemologi Coronavirus Disease 2019, Sabtu (27/6) malam.

Juru Bicara Gugus Tugas dr Steaven Dandel MPH menyampaikan beberapa klarifikasi. “Kasus 947 yang diumumkan kemarin, setelah kami lakukan verifikasi, sudah terumumkan sebelumnya sehingga harus ditarik dari daftar register. Dengan demikian kasus yang diumumkan kemarin 970, bukan 971,” ucap Dandel.

Lanjutnya, hari ini juga terjadi hal yang sama. Yang mana dari laboraturium swasta yang terafiliasi dengan rumah sakit swasta yang ada di Sulut yang aktif melakukan kegiatan pemeriksaan dan skrining di masyarakat, melaporkan data-data kasus yang tidak sempurna. “Dari sisi data demografik, nama, umur, sampai dengan alamat yang kemudian membuat kami kesulitan mentracking ketika ada pengumuman yang disampaikan gugus tugas pusat sebagai bagian dari kasus terkonfirmasi positif di Sulut. Beberapa data yang masuk ke kami mengindikasikan orang-orang ini ber-KTP luar wilayah, yang kemudian diperiksa di Sulut,” jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya butuh waktu untuk memverifikasi apakah point of infection kasus-kasus itu. Apakah pasien itu pelaku perjalanan dari luar kemudian singgah di Sulut dan terdeteksi di sini atau sudah berada lebih dari satu bulan di Sulut sehingga bisa dinyatakan tempat di mana mereka terinfeksi di Sulut.

“Dua hal ini berbeda sekali dari sisi epidemologi. Bila kemudian kami bisa mendeteksi adanya pelaku perjalanan yang datang ke Sulut dan dideteksi sebagai positif, maka tindakan utama yang dilakukan  adalah mentracing pelaku perjalanan yang bersama-sama dengan yang bersangkutan. Tapi kemudian bila didapati bahwa yang bersangkutan, walaupun alamatnya di luar daerah tetapi sudah tinggal lebih dari satu bulan di Sulut, maka kami bisa asumsikan bahwa yang bersangkutan terinfeksi positif di Sulut. Tindakannya tentu berbeda, kalau memang mereka terinfeksi di Sulut, kami akan melakukan tracing kontak erat dari yang bersangkutan,” urainya.

Sehingga kemudian, data-data yang pihaknya sampaikan kepada gugus tugas kabupaten/kota harus diverifikasi terlebih dahulu baru bisa diumumkan. “Yang menjadi permasalahan terbesar adalah banyak data-data yang disampaikan gugus tugas pusat, datang sudah sore hari ke gugus tugas daerah, sehingga kami harus buru-buru klarifikasi jika nama mereka tidak ada di sistem kami. Atau masih belum dilaporkan oleh laboraturium-laboraturium swasta,” katanya.

Dandel menambahkan, debagian lab swasta sudah melaporkan secara rutin di sistem yang pihaknya kembangkan, tetapi kemudian ada beberapa nama yang ketinggalan dilaporkan dan harus dilakukan verifikasi yang lebih mendalam lagi. “Ini yang kemudian membuat kami kesulitan beberapa hari terakhir ini karena rupanya ada nama yang tidak ada di kami tapi sudah dilaporkan positif oleh laboraturium atau RS swasta. Mereka tidak menggunakan sistem tracing yang sama seperti yang dilakukan Dinkes Sulut. Mereka melaporkan hasil pemeriksaan mereka di laboraturium induk mereka di Pulau Jawa. Lab induk ini yang kemudian melaporkan ke sistem All New Record di Kemenkes. Baru kemudian dari Kemenkes, melaporkan ke kami adanya ketambahan seperti ini. Kami sudah berupaya dalam dua minggu ini untuk menyempurnakan sistem ini agar tidak ada lagi keterlambatan pelaporan dan sebagian lab swasta sudah berkolaborasi untuk memperbaiki ketidaksinkronan ini.

Kita berharap di kemudian hari tidak ada lagi permasalahan seperti ini,” harapnya.

Dia melanjutkan, hari ini Sulut akhirnya mencapai empat digit kasus terkonfirmasi positif Covid-19. “Artinya jumlah kasus kita sudah berada di bilangan ribuan. Ada 1.024 kasus yang terkonfirmasi positif di Sulut. Hari ini ketambahan 54 kasus. Di website resmi pemerintah pusat belum terkoreksi 13 kasus Malut kemarin, 1 kasus kasus double register kemarin, dan 1 kasus lagi hari ini yang dari Malut. Kami sudah berkoordinasi dan melakukan teguran ke fasilitas kesehatan yang melakukan kontrak dengan perusahaan tambang ini supaya menertibkan pelaporan mereka sehingga gugus tugas nasional tidak menjadi keliru dalam melaporkan angka-angka Covid-19 di Sulut,” jelas Dandel.

Dandel merinci, kasus aktif atau yang sementara dirawat saat ini sebanyak 776 pasien. Sembuh 172 dan meninggal 76.

Berikut rincian kasus positif yang bertambah hari ini:

Pasien 971: Laki-laki. 51 tahun. Asal Manado. PDP di rumah sakit di Kota Manado.

Pasien 972: Perempuan. 34 tahun. Asal Minsel. PDP di rumah sakit di Kota Manado. Dilaporkan meninggal dunia 26 Juni, dengan penyakit penyerta infeksi darah.

Pasien 973: Perempuan. 52 tahun. Asal Kotamobagu. PDP di rumah sakit Kotamobagu. Dilaporkan meninggal dunia 26 Juni, dengan penyakit penyerta infeksi darah.

Pasien 974: Laki-laki. 49 tahun. Asal Manado. PDP di rumah sakit di Kota Manado.

Pasien 975: Laki-laki. 51 tahun. Asal Minut. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 976: Laki-laki. 2 tahun. Asal Manado. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 977: Laki-laki. 34 tahun. Asal Manado. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 978: Laki-laki. 32 tahun. Asal Kotamobagu. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 979: Laki-laki. 27 tahun. Asal Manado. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 980: Perempuan. 27 tahun. Asal (KTP) Jakarta. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 981: Laki-laki. 38 tahun. Asal Manado. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 982: Laki-laki. 71 tahun. Asal Manado. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 983: Laki-laki. 22 tahun. Asal (sementara diverifikasi). Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 984: Laki-laki. 27 tahun. Asal Minsel. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 985: Perempuan. 40 tahun. Asal Manado.

Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 986: Laki-laki. 40 tahun. Asal Tomohon. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 987: Perempuan. 31 tahun. Asal Tomohon. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 988: Laki-laki. 26 tahun. Asal Manado. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 989: Perempuan. 33 tahun. Asal Manado.

Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 990: Laki-laki. 32 tahun. Asal Manado. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 991: Laki-laki. 40 tahun. Asal Minahasa. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 992: Perempuan. 29 tahun. Asal Manado.

Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 993: Laki-laki. 29 tahun. Asal Manado. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 994: Perempuan. 61 tahun. Asal (KTP) Jakarta. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 995: Laki-laki. 29 tahun. Asal Bitung. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 996: Laki-laki. 52 tahun. Asal Manado. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 997: Laki-laki. 43 tahun. Asal (KTP) Bali. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 998: Laki-laki. 39 tahun. Asal Bitung. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 999: Laki-laki. 40 tahun. Asal (KTP) Jatim. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 1000: Laki-laki. 65 tahun. Asal Manado. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 1001: Perempuan. 40 tahun. Asal Manado.

Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 1002: Perempuan. 10 tahun. Asal Manado.

Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 1003: Laki-laki. 75 tahun. Asal (KTP) Papua. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 1004: Perempuan. 47 tahun. Asal (KTP) Papua. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 1005: Perempuan. 35 tahun. Asal Bitung.

Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 1006: Laki-laki. 27 tahun. Asal Bitung. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 1007: Perempuan. Umur (sementara verifikasi). Asal Manado. Hasil skrining di lab swasta yang kedua di Kota Manado.

Pasien 1008: Perempuan. 42 tahun. Asal (sementara diverifikasi). Hasil skrining di lab swasta yang kedua di Kota Manado.

Pasien 1009: Laki-laki. 29 tahun. Asal (luar wilayah) berdomisili di Bitung. Hasil skrining di lab swasta yang kedua di Kota Manado.

Pasien 1010: Laki-laki. 33 tahun. Asal (luar wilayah) berdomisili di Minut. Hasil skrining di lab swasta yang kedua di Kota Manado.

Pasien 1011: Laki-laki. 30 tahun. Asal Manado. Skrining institusi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 1012: Perempuan. 60 tahun. Asal (sementara diverifikasi). Hasil skrining di lab swasta yang kedua di Kota Manado.

Pasien 1013: Perempuan. 25 tahun. Asal Kotamobagu. Ditemukan lewat skrinig rapid test reaktif Dinkes Kotamobagu. Dilanjut swab hasilnya positif.

Pasien 1014: Laki-laki. 4 tahun. Asal Tomohon. PDP di rumah sakit di Kota Tomohon.

Pasien 1015: Perempuan. 46 tahun. Asal Manado. PDP di salah satu rumah sakit.

Pasien 1016: Laki-laki. 33 tahun. Asal Minahasa. PDP di salah satu rumah sakit.

Pasien 1017: Perempuan. 40 tahun. Asal Manado.

PDP di salah satu rumah sakit.

Pasien 1018: Laki-laki. 64 tahun. Asal Manado. PDP di salah satu rumah sakit.

Pasien 1019: Laki-laki. 60 tahun. Asal Manado. PDP di salah satu rumah sakit.

Pasien 1020: Laki-laki. Umur (sementara diverifikasi). Asal Manado. PDP di salah satu rumah sakit.

Pasien 1021: Perempuan. 27 tahun. Asal Manado. Ditemukan lewat skrining rapid test reaktif Dinkes Sulut. Dilanjut swab hasilnya positif.

Pasien 1022: Laki-laki. 71 tahun. Asal Minut. PDP di salah satu rumah sakit di Minut.

Pasien 1023: Perempuan. 40 tahun. Asal Minut. PDP di salah satu rumah sakit.

Pasien 1024: Perempuan. 38 tahun. Asal Minut. PDP di salah satu rumah sakit.

MANADOPOST.ID- Gugus Tugas Covid-19 Pemprov Sulut kembali mengupdate kondisi epidemologi Coronavirus Disease 2019, Sabtu (27/6) malam.

Juru Bicara Gugus Tugas dr Steaven Dandel MPH menyampaikan beberapa klarifikasi. “Kasus 947 yang diumumkan kemarin, setelah kami lakukan verifikasi, sudah terumumkan sebelumnya sehingga harus ditarik dari daftar register. Dengan demikian kasus yang diumumkan kemarin 970, bukan 971,” ucap Dandel.

Lanjutnya, hari ini juga terjadi hal yang sama. Yang mana dari laboraturium swasta yang terafiliasi dengan rumah sakit swasta yang ada di Sulut yang aktif melakukan kegiatan pemeriksaan dan skrining di masyarakat, melaporkan data-data kasus yang tidak sempurna. “Dari sisi data demografik, nama, umur, sampai dengan alamat yang kemudian membuat kami kesulitan mentracking ketika ada pengumuman yang disampaikan gugus tugas pusat sebagai bagian dari kasus terkonfirmasi positif di Sulut. Beberapa data yang masuk ke kami mengindikasikan orang-orang ini ber-KTP luar wilayah, yang kemudian diperiksa di Sulut,” jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya butuh waktu untuk memverifikasi apakah point of infection kasus-kasus itu. Apakah pasien itu pelaku perjalanan dari luar kemudian singgah di Sulut dan terdeteksi di sini atau sudah berada lebih dari satu bulan di Sulut sehingga bisa dinyatakan tempat di mana mereka terinfeksi di Sulut.

“Dua hal ini berbeda sekali dari sisi epidemologi. Bila kemudian kami bisa mendeteksi adanya pelaku perjalanan yang datang ke Sulut dan dideteksi sebagai positif, maka tindakan utama yang dilakukan  adalah mentracing pelaku perjalanan yang bersama-sama dengan yang bersangkutan. Tapi kemudian bila didapati bahwa yang bersangkutan, walaupun alamatnya di luar daerah tetapi sudah tinggal lebih dari satu bulan di Sulut, maka kami bisa asumsikan bahwa yang bersangkutan terinfeksi positif di Sulut. Tindakannya tentu berbeda, kalau memang mereka terinfeksi di Sulut, kami akan melakukan tracing kontak erat dari yang bersangkutan,” urainya.

Sehingga kemudian, data-data yang pihaknya sampaikan kepada gugus tugas kabupaten/kota harus diverifikasi terlebih dahulu baru bisa diumumkan. “Yang menjadi permasalahan terbesar adalah banyak data-data yang disampaikan gugus tugas pusat, datang sudah sore hari ke gugus tugas daerah, sehingga kami harus buru-buru klarifikasi jika nama mereka tidak ada di sistem kami. Atau masih belum dilaporkan oleh laboraturium-laboraturium swasta,” katanya.

Dandel menambahkan, debagian lab swasta sudah melaporkan secara rutin di sistem yang pihaknya kembangkan, tetapi kemudian ada beberapa nama yang ketinggalan dilaporkan dan harus dilakukan verifikasi yang lebih mendalam lagi. “Ini yang kemudian membuat kami kesulitan beberapa hari terakhir ini karena rupanya ada nama yang tidak ada di kami tapi sudah dilaporkan positif oleh laboraturium atau RS swasta. Mereka tidak menggunakan sistem tracing yang sama seperti yang dilakukan Dinkes Sulut. Mereka melaporkan hasil pemeriksaan mereka di laboraturium induk mereka di Pulau Jawa. Lab induk ini yang kemudian melaporkan ke sistem All New Record di Kemenkes. Baru kemudian dari Kemenkes, melaporkan ke kami adanya ketambahan seperti ini. Kami sudah berupaya dalam dua minggu ini untuk menyempurnakan sistem ini agar tidak ada lagi keterlambatan pelaporan dan sebagian lab swasta sudah berkolaborasi untuk memperbaiki ketidaksinkronan ini.

Kita berharap di kemudian hari tidak ada lagi permasalahan seperti ini,” harapnya.

Dia melanjutkan, hari ini Sulut akhirnya mencapai empat digit kasus terkonfirmasi positif Covid-19. “Artinya jumlah kasus kita sudah berada di bilangan ribuan. Ada 1.024 kasus yang terkonfirmasi positif di Sulut. Hari ini ketambahan 54 kasus. Di website resmi pemerintah pusat belum terkoreksi 13 kasus Malut kemarin, 1 kasus kasus double register kemarin, dan 1 kasus lagi hari ini yang dari Malut. Kami sudah berkoordinasi dan melakukan teguran ke fasilitas kesehatan yang melakukan kontrak dengan perusahaan tambang ini supaya menertibkan pelaporan mereka sehingga gugus tugas nasional tidak menjadi keliru dalam melaporkan angka-angka Covid-19 di Sulut,” jelas Dandel.

Dandel merinci, kasus aktif atau yang sementara dirawat saat ini sebanyak 776 pasien. Sembuh 172 dan meninggal 76.

Berikut rincian kasus positif yang bertambah hari ini:

Pasien 971: Laki-laki. 51 tahun. Asal Manado. PDP di rumah sakit di Kota Manado.

Pasien 972: Perempuan. 34 tahun. Asal Minsel. PDP di rumah sakit di Kota Manado. Dilaporkan meninggal dunia 26 Juni, dengan penyakit penyerta infeksi darah.

Pasien 973: Perempuan. 52 tahun. Asal Kotamobagu. PDP di rumah sakit Kotamobagu. Dilaporkan meninggal dunia 26 Juni, dengan penyakit penyerta infeksi darah.

Pasien 974: Laki-laki. 49 tahun. Asal Manado. PDP di rumah sakit di Kota Manado.

Pasien 975: Laki-laki. 51 tahun. Asal Minut. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 976: Laki-laki. 2 tahun. Asal Manado. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 977: Laki-laki. 34 tahun. Asal Manado. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 978: Laki-laki. 32 tahun. Asal Kotamobagu. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 979: Laki-laki. 27 tahun. Asal Manado. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 980: Perempuan. 27 tahun. Asal (KTP) Jakarta. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 981: Laki-laki. 38 tahun. Asal Manado. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 982: Laki-laki. 71 tahun. Asal Manado. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 983: Laki-laki. 22 tahun. Asal (sementara diverifikasi). Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 984: Laki-laki. 27 tahun. Asal Minsel. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 985: Perempuan. 40 tahun. Asal Manado.

Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 986: Laki-laki. 40 tahun. Asal Tomohon. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 987: Perempuan. 31 tahun. Asal Tomohon. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 988: Laki-laki. 26 tahun. Asal Manado. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 989: Perempuan. 33 tahun. Asal Manado.

Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 990: Laki-laki. 32 tahun. Asal Manado. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 991: Laki-laki. 40 tahun. Asal Minahasa. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 992: Perempuan. 29 tahun. Asal Manado.

Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 993: Laki-laki. 29 tahun. Asal Manado. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 994: Perempuan. 61 tahun. Asal (KTP) Jakarta. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 995: Laki-laki. 29 tahun. Asal Bitung. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 996: Laki-laki. 52 tahun. Asal Manado. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 997: Laki-laki. 43 tahun. Asal (KTP) Bali. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 998: Laki-laki. 39 tahun. Asal Bitung. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 999: Laki-laki. 40 tahun. Asal (KTP) Jatim. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 1000: Laki-laki. 65 tahun. Asal Manado. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 1001: Perempuan. 40 tahun. Asal Manado.

Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 1002: Perempuan. 10 tahun. Asal Manado.

Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 1003: Laki-laki. 75 tahun. Asal (KTP) Papua. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 1004: Perempuan. 47 tahun. Asal (KTP) Papua. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 1005: Perempuan. 35 tahun. Asal Bitung.

Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 1006: Laki-laki. 27 tahun. Asal Bitung. Skrining pribadi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 1007: Perempuan. Umur (sementara verifikasi). Asal Manado. Hasil skrining di lab swasta yang kedua di Kota Manado.

Pasien 1008: Perempuan. 42 tahun. Asal (sementara diverifikasi). Hasil skrining di lab swasta yang kedua di Kota Manado.

Pasien 1009: Laki-laki. 29 tahun. Asal (luar wilayah) berdomisili di Bitung. Hasil skrining di lab swasta yang kedua di Kota Manado.

Pasien 1010: Laki-laki. 33 tahun. Asal (luar wilayah) berdomisili di Minut. Hasil skrining di lab swasta yang kedua di Kota Manado.

Pasien 1011: Laki-laki. 30 tahun. Asal Manado. Skrining institusi di salah satu lab swasta di Kota Manado. Dilanjutkan swab hasilnya positif.

Pasien 1012: Perempuan. 60 tahun. Asal (sementara diverifikasi). Hasil skrining di lab swasta yang kedua di Kota Manado.

Pasien 1013: Perempuan. 25 tahun. Asal Kotamobagu. Ditemukan lewat skrinig rapid test reaktif Dinkes Kotamobagu. Dilanjut swab hasilnya positif.

Pasien 1014: Laki-laki. 4 tahun. Asal Tomohon. PDP di rumah sakit di Kota Tomohon.

Pasien 1015: Perempuan. 46 tahun. Asal Manado. PDP di salah satu rumah sakit.

Pasien 1016: Laki-laki. 33 tahun. Asal Minahasa. PDP di salah satu rumah sakit.

Pasien 1017: Perempuan. 40 tahun. Asal Manado.

PDP di salah satu rumah sakit.

Pasien 1018: Laki-laki. 64 tahun. Asal Manado. PDP di salah satu rumah sakit.

Pasien 1019: Laki-laki. 60 tahun. Asal Manado. PDP di salah satu rumah sakit.

Pasien 1020: Laki-laki. Umur (sementara diverifikasi). Asal Manado. PDP di salah satu rumah sakit.

Pasien 1021: Perempuan. 27 tahun. Asal Manado. Ditemukan lewat skrining rapid test reaktif Dinkes Sulut. Dilanjut swab hasilnya positif.

Pasien 1022: Laki-laki. 71 tahun. Asal Minut. PDP di salah satu rumah sakit di Minut.

Pasien 1023: Perempuan. 40 tahun. Asal Minut. PDP di salah satu rumah sakit.

Pasien 1024: Perempuan. 38 tahun. Asal Minut. PDP di salah satu rumah sakit.

Most Read

Artikel Terbaru

/