22.4 C
Manado
Jumat, 19 Agustus 2022

Kodam Kerahkan 500 Personil Perangi Eceng Gondok Danau Tondano

MANADOPOST.ID—Menindaklanjuti perjanjian kerja sama (PKS) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Wilayah Sungai Sulawesi I (BWSS I) bersama Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI WWF Mamahit pada awal Agustus lalu, kini rehabilitasi Danau Tondano segera terealisasi.

Menurut Pangdam Mayjen TNI WWF Mamahit melalui Kapendam Kolonel Kav M. Jaelani bahwa Kodam XIII/Merdeka akan mengerahkan 500 Prajurit dalam kegiatan revitalisasi Danau Tondano. “Ini tersebar di lima titik lokasi kerja diantaranya Desa Tonsario, Desa Toulour, Desa Toliang, Desa Eris dan Desa Remboken,” ungkap Jaelani.

Hal ini diungkapkan Jaelani berdasarkan rapat dalam rangka perencanaan pemeliharaan dan rehabilitasi Danau Tondano yang dipimpin langsung oleh Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wirana P. Budi, S.E bertempat di Ruang Yudha Makodam XIII/Merdeka, Kamis (26/8).

KOMPAK : Pangdam Kodam XIII Merdeka Mayjen TNI WWF Mamahit bersama Kepala BWSS I Bastari usai PKS pembersihan eceng gondok Danau Tondano, beberapa waktu lalu.

Jaelani menambahkan bahwa Danau Tondano merupakan objek vital sekaligus sumber mata pencaharian bagi sebagian masyarakat Minahasa. Selain itu Danau Tondano merupakan objek wisata unggulan dari Minahasa.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Oleh sebab itu TNI AD akan terus berusaha untuk menjaga kelestarian Danau Tondano dari besarnya penyebaran eceng gondok yang akan merusak ekosistem yang ada di Danau Tondano. Sehingga masyarakat yang ada di sekitaran danau dapat menikmati manfaat dari danau tersebut,” ungkap Jaelani.

Sementara itu, Kazidam XIII/Merdeka Kolonel Czi Cornelles Rompas menambahkan, bahwa Kodam XIII/Merdeka segera akan menuntaskan eceng gondok Danau Tondano. Kegiatan tersebut segera dimulai pada Senin mendatang. “Senin workbreaking pemeliharaan Danau Tondano,” ungkap Rompas.

PERANGI ECENG GONDOK : Kodam XIII Merdeka akan mengerahkan 500 personil prajurit TNI-AD atasi eceng gondok di Danau Tondano.

Dari pihak BWSS I Kepala Satker Operasi dan Pemeliharaan Iskandar Rahim melalui PPK Alan Kawengian juga membenarkan kegiatan awal pembersihan eceng gondok oleh Kodam XIII Merdeka akan segera dimulai pada Senin mendatang. “Dari Kodam 13 Merdeka akan segera memulai proses pengangkatan eceng gondok pada Senin nanti. Kemudian akan dikerjakan terus sampai Desember mendatang,” ungkap Kawengian.

Ia berharap, dengan penanganan eceng gondok yang langsung dilakukan oleh TNI-AD, akan memberikan efek yang besar dalam pengurangan sedimen dan eceng gondok yang makin masif di Danau Tondano. “Harapannya, personil yang dikerahkan akan mampu membersihkan eceng gondok di Danau Tondano, hingga kurang lebih tiga bulan setengah kedepan,” tutup Kawengian. (des)

MANADOPOST.ID—Menindaklanjuti perjanjian kerja sama (PKS) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Wilayah Sungai Sulawesi I (BWSS I) bersama Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI WWF Mamahit pada awal Agustus lalu, kini rehabilitasi Danau Tondano segera terealisasi.

Menurut Pangdam Mayjen TNI WWF Mamahit melalui Kapendam Kolonel Kav M. Jaelani bahwa Kodam XIII/Merdeka akan mengerahkan 500 Prajurit dalam kegiatan revitalisasi Danau Tondano. “Ini tersebar di lima titik lokasi kerja diantaranya Desa Tonsario, Desa Toulour, Desa Toliang, Desa Eris dan Desa Remboken,” ungkap Jaelani.

Hal ini diungkapkan Jaelani berdasarkan rapat dalam rangka perencanaan pemeliharaan dan rehabilitasi Danau Tondano yang dipimpin langsung oleh Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wirana P. Budi, S.E bertempat di Ruang Yudha Makodam XIII/Merdeka, Kamis (26/8).

KOMPAK : Pangdam Kodam XIII Merdeka Mayjen TNI WWF Mamahit bersama Kepala BWSS I Bastari usai PKS pembersihan eceng gondok Danau Tondano, beberapa waktu lalu.

Jaelani menambahkan bahwa Danau Tondano merupakan objek vital sekaligus sumber mata pencaharian bagi sebagian masyarakat Minahasa. Selain itu Danau Tondano merupakan objek wisata unggulan dari Minahasa.

“Oleh sebab itu TNI AD akan terus berusaha untuk menjaga kelestarian Danau Tondano dari besarnya penyebaran eceng gondok yang akan merusak ekosistem yang ada di Danau Tondano. Sehingga masyarakat yang ada di sekitaran danau dapat menikmati manfaat dari danau tersebut,” ungkap Jaelani.

Sementara itu, Kazidam XIII/Merdeka Kolonel Czi Cornelles Rompas menambahkan, bahwa Kodam XIII/Merdeka segera akan menuntaskan eceng gondok Danau Tondano. Kegiatan tersebut segera dimulai pada Senin mendatang. “Senin workbreaking pemeliharaan Danau Tondano,” ungkap Rompas.

PERANGI ECENG GONDOK : Kodam XIII Merdeka akan mengerahkan 500 personil prajurit TNI-AD atasi eceng gondok di Danau Tondano.

Dari pihak BWSS I Kepala Satker Operasi dan Pemeliharaan Iskandar Rahim melalui PPK Alan Kawengian juga membenarkan kegiatan awal pembersihan eceng gondok oleh Kodam XIII Merdeka akan segera dimulai pada Senin mendatang. “Dari Kodam 13 Merdeka akan segera memulai proses pengangkatan eceng gondok pada Senin nanti. Kemudian akan dikerjakan terus sampai Desember mendatang,” ungkap Kawengian.

Ia berharap, dengan penanganan eceng gondok yang langsung dilakukan oleh TNI-AD, akan memberikan efek yang besar dalam pengurangan sedimen dan eceng gondok yang makin masif di Danau Tondano. “Harapannya, personil yang dikerahkan akan mampu membersihkan eceng gondok di Danau Tondano, hingga kurang lebih tiga bulan setengah kedepan,” tutup Kawengian. (des)

Most Read

Artikel Terbaru

/