27C
Manado
Rabu, 27 Januari 2021

Tiga Tahun, Pemkab Bagikan 11.819 Sertifikat Tanah

MANADOPOST.ID—Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong Selatan (Bolsel) berhasil membagikan sertifikat tanah gratis kurang lebih 11.819 sertifikat.

Hal ini dibenarkan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Bolsel Teddy Manika, melalui Kabid Pertanahan James F Koagow.

Koagow, mengaku dari tahun 2018 hingga sekarang kurang lebih ada 11.819 ribu sertifikat tanah gratis yang dibagikan kepada masyarakat.

“Sebab, program sertifikat tanah ini merupakan salah satu program unggulan Presiden RI Joko Widodo,” ujarnya, saat diwawancarai Manado Post, Kamis (26/11) kemarin.

Dia menuturkan jika program sertifikat tanah gratis ini disambut baik oleh masyarakat, pesisir Selatan BMR ini. “Puji syukur, di Bolsel banyak yang berterima kasih kepada Presiden, hingga Bupati Bolsel. Karena program ini,” sebutnya.

Ditegaskannya, dalam program sertifikat tanah gratis tersebut, sama sekali tidak dipungut biaya alias gratis. “Semuanya gratis, jadi kalau ada oknum meminta uang, jangan diberikan,” pesannya seraya kalau bisa laporkan, jangan takut.

Lebih jauh katanya, untuk tahun ini, Pemkab Bolsel sudah menyalurkan 1.100 sertifikat tanah gratis.

“Sebenarnya kuota di tahun 2020, ada 2.000 sertifikat tanah gratis yang akan dibagikan. Tapi karena terkendala Covid-19, dan juga recofusing anggaran dari pusat maka terpangkas,” aku dia.

Disisi lain, dia berharap melalui program ini masyarakat Bolsel lebih terbantu lagi terutama bagi yang belum memiliki sertifikat tanah. “Semoga program ini, bisa membantu masyarakat,” harapnya.

Terpisah, salah satu warga Desa Tolondadu II Selvi Paptutungan, mengapresiasi atas program sertifikat tanah ini. “Terima kasih, atas perhatian pemerintah Kabupaten hingga pusat. Yang telah gencar membagikan sertikat gratis kepada kami,” ucapnya.

Dengan adanya sertifikasi tanah ini, sambungnya dapat membantu serta melegalkan kepemilikan tanah di mata hukum. “Selain itu, harga tanah menjadi naik, serta kemudian hari kalau ada kebutuhan mendesak, bisa digadaikan maupun dijual,” tukasnya. (ctr-03/ayu)

Artikel Terbaru