alexametrics
27.4 C
Manado
Selasa, 17 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

4 WN Rusia Positif Omicron di Sulut, Kondisinya ….

MANADOPOST.ID— Jubir Satgas COVID-19 Sulut dr Steaven Dandel MPH membeber, saat ini telah terdeteksi 4 kasus varian Omicron di Provinsi Sulawesi Utara.

Keempatnya adalah warga negara (WN) Rusia. “Keempatnya merupakan pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang tiba di Sulawesi Utara pada akhir Desember 2021,” ungkap Dandel.

Lanjutnya, keempat kasus tersebut saat berstatus sebagai probable Omicron diisolasi di RSDL Kitawaya. Sewaktu diisolasi  4 orang tersebut tidak bergejala atau asymptomatik.

“Keempatnya adalah WN Rusia yang telah menyelasaikan masa isolasinya dan telah meninggalkan Provinsi Sulawesi Utara, melanjutkan perjalanan ke daerah lainnya di Indonesia,” beber Dandel.

Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Sulawesi Utara baru merilis keempat kasus tersebut sebagai kasus varian Omicron karena hasil Whole Genome Sequencing (WGS) baru diterima dari Balitbangkes Kemenkes RI.

“Sebelum hasil resmi keluar dari Balitbangkes, keempat kasus tersebut telah dinyatakan sembuh dan selesai menjalani isolasi dengan hasil PCR Negatif,” jelasnya.

Dia menambahkan, Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Sulawesi Utara kembali mengingatkan seluruh masyarakat agar disiplin dan ketat dalam menjalankan Protokol Kesehatan, termasuk mengurangi kerumunan dan menghindari mobilisasi keluar rumah jika tidak terlalu penting.

“Selanjutnya segera menerima vaksin dosis lengkap (2 dosis) dan dosis booster/dosis 3 jika sudah memenuhi kriteria booster, yaitu jarak dari dosis 2 ke dosis 3 adalah minimal 6 bulan bagi sasaran usia 3 18 tahun,” tandasnya.(tan)

MANADOPOST.ID— Jubir Satgas COVID-19 Sulut dr Steaven Dandel MPH membeber, saat ini telah terdeteksi 4 kasus varian Omicron di Provinsi Sulawesi Utara.

Keempatnya adalah warga negara (WN) Rusia. “Keempatnya merupakan pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang tiba di Sulawesi Utara pada akhir Desember 2021,” ungkap Dandel.

Lanjutnya, keempat kasus tersebut saat berstatus sebagai probable Omicron diisolasi di RSDL Kitawaya. Sewaktu diisolasi  4 orang tersebut tidak bergejala atau asymptomatik.

“Keempatnya adalah WN Rusia yang telah menyelasaikan masa isolasinya dan telah meninggalkan Provinsi Sulawesi Utara, melanjutkan perjalanan ke daerah lainnya di Indonesia,” beber Dandel.

Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Sulawesi Utara baru merilis keempat kasus tersebut sebagai kasus varian Omicron karena hasil Whole Genome Sequencing (WGS) baru diterima dari Balitbangkes Kemenkes RI.

“Sebelum hasil resmi keluar dari Balitbangkes, keempat kasus tersebut telah dinyatakan sembuh dan selesai menjalani isolasi dengan hasil PCR Negatif,” jelasnya.

Dia menambahkan, Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Sulawesi Utara kembali mengingatkan seluruh masyarakat agar disiplin dan ketat dalam menjalankan Protokol Kesehatan, termasuk mengurangi kerumunan dan menghindari mobilisasi keluar rumah jika tidak terlalu penting.

“Selanjutnya segera menerima vaksin dosis lengkap (2 dosis) dan dosis booster/dosis 3 jika sudah memenuhi kriteria booster, yaitu jarak dari dosis 2 ke dosis 3 adalah minimal 6 bulan bagi sasaran usia 3 18 tahun,” tandasnya.(tan)

Most Read

Artikel Terbaru

/