alexametrics
24.4 C
Manado
Minggu, 22 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

KPK Panggil Politisi Demokrat Terkait Korupsi Barang dan Jasa, Andi Arief: Apa Urusan Saya

MANADOPOST.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan akan memeriksa Andi Arief, hari ini, Senin (28/3/2022).

Ketua Bappilu Partai Demokrat itu dipanggil untuk diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi.

Itu terkait kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.

Keterangan Andi Arief dibutuhkan untuk sekaligus melengkapi berkas penyidikan tersangka Bupati nonaktid Abdul Gafur Mas’ud (AGM).

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara (Jubir) KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Senin (28/3/2022).

“Andi Arif, wiraswasta/Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AGM,” ujarnya.

Namun, anak buah Firli Bahuri itu tidak membeberkan lebih detail apa yang akan didalami dari Andi Arief.

Ali Fikri hanya mengatakan, sedang mendalami pihak-pihak yang diduga kecipratan aliran dana dari Adbul Gafur Mas’ud.

MANADOPOST.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan akan memeriksa Andi Arief, hari ini, Senin (28/3/2022).

Ketua Bappilu Partai Demokrat itu dipanggil untuk diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi.

Itu terkait kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.

Keterangan Andi Arief dibutuhkan untuk sekaligus melengkapi berkas penyidikan tersangka Bupati nonaktid Abdul Gafur Mas’ud (AGM).

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara (Jubir) KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Senin (28/3/2022).

“Andi Arif, wiraswasta/Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AGM,” ujarnya.

Namun, anak buah Firli Bahuri itu tidak membeberkan lebih detail apa yang akan didalami dari Andi Arief.

Ali Fikri hanya mengatakan, sedang mendalami pihak-pihak yang diduga kecipratan aliran dana dari Adbul Gafur Mas’ud.

Most Read

Artikel Terbaru

/