24.4 C
Manado
Senin, 15 Agustus 2022

Apa Itu Bom Mother of Satan? yang Bahan Bakunya Ditemukan di Bekas Markas FPI

MANADOPOST.ID – Penangkapan mantan bos FPI Munarman dan penemuan bahan peledak di Bekas Markas FPI di Petamburan, Jakarta Pusat menggemparkan masyarakat.

Pasalnya dugaan keterlibatan Munarman pada sejumlah aksi teror yang terjadi, menyita perhatian publik, apalagi saat penggeledahan di Bekas Markas FPI, Densus 88 menemukan adanya serbuk dan cairan yang ternyata menjadi bahan baku Bom Mother of Satan.

Densus 88 saat menggeledah bekas markas FPI di Petamburan, Jakarta Pusat

Lantas apa itu Bom Mother of Satan? seberapa bahayakah bom tersebut? simak penjelasannya.

Sejarah Bom Mother Of Satan

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Bom Mother of Satan atau dikenal dengan istila TATP telah digunakan dalam serangan bom dan bunuh diri serta alat peledak improvisasi

Ilustrasi bom

Diketahui TATP bebas nitrogen telah digunakan sebagai bahan peledak pilihan dalam beberapa serangan bom teroris sejak 2001, termasuk pemboman London pada 7 Juli 2005 , di mana empat pembom bunuh diri menewaskan 52 orang dan melukai lebih dari 700

Riwayat Penggunaan Bom Mother of Satan

Dalam sepak terjangnya, ternyata TATP atau Mother of Satan sudah digunakan dalam aksi teror diberbagai negara

Yakni dalam serangan Paris pada November 2015, pemboman Brussel tahun 2016, pemboman Manchester Arena, serangan Brussel Juni 2017, pemboman Parsons Hijau, pemboman Surabaya dan pemboman saat paskah di Sri Lanka 2019

Bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3)

Berbahaya dan Sulit Dideteksi

Bom TATP atau Mother of Satan juga menjadi bom favorit yang kerap digunakan oleh para teroris.

Sebab selain bahannya mudah didapat, bom jenis ini juga sulit dideteksi. Satu-satunya cara hanya melalui indra penciuman, dimana orang yang membawah bom ini biasanya memiliki bau kimia yang kuat. (tr-01)

MANADOPOST.ID – Penangkapan mantan bos FPI Munarman dan penemuan bahan peledak di Bekas Markas FPI di Petamburan, Jakarta Pusat menggemparkan masyarakat.

Pasalnya dugaan keterlibatan Munarman pada sejumlah aksi teror yang terjadi, menyita perhatian publik, apalagi saat penggeledahan di Bekas Markas FPI, Densus 88 menemukan adanya serbuk dan cairan yang ternyata menjadi bahan baku Bom Mother of Satan.

Densus 88 saat menggeledah bekas markas FPI di Petamburan, Jakarta Pusat

Lantas apa itu Bom Mother of Satan? seberapa bahayakah bom tersebut? simak penjelasannya.

Sejarah Bom Mother Of Satan

Bom Mother of Satan atau dikenal dengan istila TATP telah digunakan dalam serangan bom dan bunuh diri serta alat peledak improvisasi

Ilustrasi bom

Diketahui TATP bebas nitrogen telah digunakan sebagai bahan peledak pilihan dalam beberapa serangan bom teroris sejak 2001, termasuk pemboman London pada 7 Juli 2005 , di mana empat pembom bunuh diri menewaskan 52 orang dan melukai lebih dari 700

Riwayat Penggunaan Bom Mother of Satan

Dalam sepak terjangnya, ternyata TATP atau Mother of Satan sudah digunakan dalam aksi teror diberbagai negara

Yakni dalam serangan Paris pada November 2015, pemboman Brussel tahun 2016, pemboman Manchester Arena, serangan Brussel Juni 2017, pemboman Parsons Hijau, pemboman Surabaya dan pemboman saat paskah di Sri Lanka 2019

Bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3)

Berbahaya dan Sulit Dideteksi

Bom TATP atau Mother of Satan juga menjadi bom favorit yang kerap digunakan oleh para teroris.

Sebab selain bahannya mudah didapat, bom jenis ini juga sulit dideteksi. Satu-satunya cara hanya melalui indra penciuman, dimana orang yang membawah bom ini biasanya memiliki bau kimia yang kuat. (tr-01)

Most Read

Artikel Terbaru

/