25.4 C
Manado
Jumat, 19 Agustus 2022

Musim Covid-19, Tarif Prostitusi Online di Manado Lebih Banyak dari Bansos, Ini Daftar Pelakunya

Kapolda Sulut Irjen Royke Lumowa turun langsung mengecek hasil pengungkapan prostitusi online di Manado, kemarin

MANADOPOST.ID-Prostitusi online via aplikasi MiChat, lagi-lagi digerebek Tim Khusus Maleo Polda Sulut, Rabu (27/5) kemarin.

Meski musim Covid-19, diungkapkan Timsus Maleo, tarif sekali kencannya mencapai jutaan rupiah. Mengalahkan total bantuan sosial (bansos) tunai yang disalurkan pemerintah kepada warga terdampak Covid-19; Rp600 ribu/bulan. “Tarifnya 1 juta hingga 1,5 juta sekali main. Order via aplikasi MiChat,” tulis admin Timsus Maleo dalam akun FB resmi mereka.

Parahnya germo kebanyakan orang dekat. “Sebagai germo, didominasi oleh pacarnya si cewek itu sendiri,” lanjut admin Timsus Maleo.

Kasus ini menghebohkan publik Sulut. Pasalnya yang ditangkap 12 perempuan dan 21 pria. Mereka diciduk dalam dua kamar berbeda di salah satu hotel ternama di Manado: GS, pada pukul 04.15 WITA.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Diberitakan sebelumnya oleh Manado Post, praktik prostitusi online via aplikasi MiChat belum ada habisnya di Provinsi Sulawesi Utara. Kasus-kasus yang sebelumnya telah diungkap petugas seakan belum menjadi warning bagi pelaku lainnya.

Kapolda Sulut Irjen Pol Royke Lumowa yang mengetahui kasus ini sampai turun tangan. Dirinya sempat melihat langsung para para pelaku yang diamankan di Mapolda.

Informasi dirangkum Rabu (27/5), Timsus Maleo Polda Sulut, dipimpin Katim Kompol Prevly Tampanguma, berhasil mengamankan sejumlah anak muda yang diduga terlibat dalam kasus ini.
Timsus bentukan Kapolda Lumowa ini, meringkus 21 pria dan 12 perempuan masih di bawah umur.

Katim Maleo Kompol Prevly Tampanguma membeber, pengungkapan dilakukan di salah satu hotel di Kota Manado. Berawal dari laporan masyarakat dan Timsus Maleo lakukan pengembangan. “Ada di sebuah hotel dan dua kamar yang mereka gunakan untuk praktek prostitusi online,” bebernya.

Ia menambahkan, mereka pesta lem Eha-Bond, obat komik dan melakukan kegiatan prostitusi. Saat itu Timsus Maleo juga mengamankan barang bukti puluhan kondom baru dan bekas pakai, lem Eha-Bond, pisau badik, Komix, jarum suntik serta ponsel. “Sudah diserahakan kepada Unit Perempuan dan Anak untuk diselidiki lebih lanjut,” kunci Kompol Tampanguma.

Berikut sebagian identitas korban dan pelaku prostitusi online yang diamankan Timsus Maleo

A.Nama: P alias Pusicat
Umur: 17 thn
Alamat: Paal 4

B. Nama: C alias Binyolos
Umur: 16 thn
Alamat: Minahasa

C. Nama: N alias Bebs
Umur: 17 thn
Alamat: Tondano

D. Nama: V alias Pisang Mulu Bebek
Umur: 15
Alamat: Tanjung Batu, Wanea

E. Nama: C alias Goroho
Umur: 16 thn
Alamat: Teling

F. Nama: C alias Bunga Maimosa
Umur: 15 thn
Alamat: Teling

G. Nama: A alias Bunga Kol
Umur: 17 tahun
Alamat: Kalawat

H. Nama: Indah alias ID
Umur: 19 tahun
Alamat: Bumi Nyiur, Wanea

I. Nama: BP alias Bunga plastik
Umur: 17 Tahun
Alamat: Mapanget

J. Nama: MS alias Marsela
Umur: 18 tahun
Alamat: Paniki Manado

K. Nama: NIA alias NL
Umur: 20 tahun
Alamat: Ratahan

L. Nama: M wa alias Bunga popaya
Umur 16 tahun
Alamat: Pineleng

Terduga Mucikari:

A. Nama: RW
Umur: 18 thn
Alamat: Jln Samrat, Sario

B. Nama: RIZAL alias RL
Umur: 19 thn
Alamat: Bumi Nyiur, Wanea

C. Nama: Osraldo alias OMP
Umur: 21 thn
Alamat: Bumi Nyiur, Wanea

D. Nama: JVH
Umur: 16
Alamat: Bumi Beringin, Wenang

E. Nama: Ango alias AP
Umur: 17 tahun
Alamat: Mokupa Tombariri

F. Nama: Dio alias DP
Umur: 25 tahun
Alamat: Malalayang

G. Nama: Elsen alias ER
Alamat: Mokupa, Tombariri
Umur: 23

H. Nama: Margo alias MR
Umur: 21
Alamat: Pineleng

I. Nama: Marselino alias MM
Umur: 20 tahun
Alamat: Teling Wtas

J. Jun alias JS
19 tahun
Maumbi, Kalawaat

K. MU alias Michael
25 tahun
Tingkulu, Wenang

L. RL alias spy
17 tahun
Bumi Nyiur, Wanea

M. JL alias
17 tahun
Teling Wtas, Wanea

N. MN alias kucing
15 tahun
Teling Atas, Wanea

O. Frangko alias FM
19 tahun
Malalayang

P. LP alias Meong
18 tahun
Taas, Tikala

Q. Brendon alias BS
20 tahun
Modoinding

R. AH alias tusa
18 tahun
Mokupa, Tombariri

*Sumber: Timsus Maleo

Kapolda Sulut Irjen Royke Lumowa turun langsung mengecek hasil pengungkapan prostitusi online di Manado, kemarin

MANADOPOST.ID-Prostitusi online via aplikasi MiChat, lagi-lagi digerebek Tim Khusus Maleo Polda Sulut, Rabu (27/5) kemarin.

Meski musim Covid-19, diungkapkan Timsus Maleo, tarif sekali kencannya mencapai jutaan rupiah. Mengalahkan total bantuan sosial (bansos) tunai yang disalurkan pemerintah kepada warga terdampak Covid-19; Rp600 ribu/bulan. “Tarifnya 1 juta hingga 1,5 juta sekali main. Order via aplikasi MiChat,” tulis admin Timsus Maleo dalam akun FB resmi mereka.

Parahnya germo kebanyakan orang dekat. “Sebagai germo, didominasi oleh pacarnya si cewek itu sendiri,” lanjut admin Timsus Maleo.

Kasus ini menghebohkan publik Sulut. Pasalnya yang ditangkap 12 perempuan dan 21 pria. Mereka diciduk dalam dua kamar berbeda di salah satu hotel ternama di Manado: GS, pada pukul 04.15 WITA.

Diberitakan sebelumnya oleh Manado Post, praktik prostitusi online via aplikasi MiChat belum ada habisnya di Provinsi Sulawesi Utara. Kasus-kasus yang sebelumnya telah diungkap petugas seakan belum menjadi warning bagi pelaku lainnya.

Kapolda Sulut Irjen Pol Royke Lumowa yang mengetahui kasus ini sampai turun tangan. Dirinya sempat melihat langsung para para pelaku yang diamankan di Mapolda.

Informasi dirangkum Rabu (27/5), Timsus Maleo Polda Sulut, dipimpin Katim Kompol Prevly Tampanguma, berhasil mengamankan sejumlah anak muda yang diduga terlibat dalam kasus ini.
Timsus bentukan Kapolda Lumowa ini, meringkus 21 pria dan 12 perempuan masih di bawah umur.

Katim Maleo Kompol Prevly Tampanguma membeber, pengungkapan dilakukan di salah satu hotel di Kota Manado. Berawal dari laporan masyarakat dan Timsus Maleo lakukan pengembangan. “Ada di sebuah hotel dan dua kamar yang mereka gunakan untuk praktek prostitusi online,” bebernya.

Ia menambahkan, mereka pesta lem Eha-Bond, obat komik dan melakukan kegiatan prostitusi. Saat itu Timsus Maleo juga mengamankan barang bukti puluhan kondom baru dan bekas pakai, lem Eha-Bond, pisau badik, Komix, jarum suntik serta ponsel. “Sudah diserahakan kepada Unit Perempuan dan Anak untuk diselidiki lebih lanjut,” kunci Kompol Tampanguma.

Berikut sebagian identitas korban dan pelaku prostitusi online yang diamankan Timsus Maleo

A.Nama: P alias Pusicat
Umur: 17 thn
Alamat: Paal 4

B. Nama: C alias Binyolos
Umur: 16 thn
Alamat: Minahasa

C. Nama: N alias Bebs
Umur: 17 thn
Alamat: Tondano

D. Nama: V alias Pisang Mulu Bebek
Umur: 15
Alamat: Tanjung Batu, Wanea

E. Nama: C alias Goroho
Umur: 16 thn
Alamat: Teling

F. Nama: C alias Bunga Maimosa
Umur: 15 thn
Alamat: Teling

G. Nama: A alias Bunga Kol
Umur: 17 tahun
Alamat: Kalawat

H. Nama: Indah alias ID
Umur: 19 tahun
Alamat: Bumi Nyiur, Wanea

I. Nama: BP alias Bunga plastik
Umur: 17 Tahun
Alamat: Mapanget

J. Nama: MS alias Marsela
Umur: 18 tahun
Alamat: Paniki Manado

K. Nama: NIA alias NL
Umur: 20 tahun
Alamat: Ratahan

L. Nama: M wa alias Bunga popaya
Umur 16 tahun
Alamat: Pineleng

Terduga Mucikari:

A. Nama: RW
Umur: 18 thn
Alamat: Jln Samrat, Sario

B. Nama: RIZAL alias RL
Umur: 19 thn
Alamat: Bumi Nyiur, Wanea

C. Nama: Osraldo alias OMP
Umur: 21 thn
Alamat: Bumi Nyiur, Wanea

D. Nama: JVH
Umur: 16
Alamat: Bumi Beringin, Wenang

E. Nama: Ango alias AP
Umur: 17 tahun
Alamat: Mokupa Tombariri

F. Nama: Dio alias DP
Umur: 25 tahun
Alamat: Malalayang

G. Nama: Elsen alias ER
Alamat: Mokupa, Tombariri
Umur: 23

H. Nama: Margo alias MR
Umur: 21
Alamat: Pineleng

I. Nama: Marselino alias MM
Umur: 20 tahun
Alamat: Teling Wtas

J. Jun alias JS
19 tahun
Maumbi, Kalawaat

K. MU alias Michael
25 tahun
Tingkulu, Wenang

L. RL alias spy
17 tahun
Bumi Nyiur, Wanea

M. JL alias
17 tahun
Teling Wtas, Wanea

N. MN alias kucing
15 tahun
Teling Atas, Wanea

O. Frangko alias FM
19 tahun
Malalayang

P. LP alias Meong
18 tahun
Taas, Tikala

Q. Brendon alias BS
20 tahun
Modoinding

R. AH alias tusa
18 tahun
Mokupa, Tombariri

*Sumber: Timsus Maleo

Most Read

Artikel Terbaru

/