alexametrics
30.4 C
Manado
Selasa, 24 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Sempat Beri Perlawanan, Praveen/Melati Takluk di Tangan Ranking 1 Dunia

MANADOPOST.ID—Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Melati Oktavianti (Pramel) gagal melaju ke babak semifinal Olimpiade Tokyo, setelah dipukul kalah ranking 1 dunia, Zeng Si Wei/Huang Ya Qiong dua set langsung 17-21, 15-21 dalam pertandingan yang dilaksanakan di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang.

Hasil ini sudah banyak diprediksi. Mengingat di atas kertas, Praveen/Melati kalah kelas dengan Zheng/Huang.

Meski begitu, dalam dua gim ini, Pramel menunjukkan perlawanan. Prediksi yang menyebut wakil Indonesia ini tak bisa mendapat skor dua digit, terbukti salah.

Praveen/Melati bahkan sempat mengejar dan menyamakan skor di gim pertama. Di awal gim, pasangan ini terlihat kesulitan. Ganda China meninggalkan Pramel dengan jarak skor cukup jauh.

Praveen/Melati bangkit. 7 angka berturut diperoleh dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 14-14. Hanya saja, konsistensi permainan yang ditunjukkan lawan, menutup gim pertama 21-17 untuk kemenangan China.

Di gim kedua Pramel kesulitan memulai permainan. Ditinggal 4 poin tanpa balasan dari lawan. Pramel perlahan mengejar. Skor sempat 6-7. Namun dua pengembalian Pramel yang terlalu jauh, membuat bola keluar lapangan lawan. Skor 6-10.

Interval gim kedua ditutup dengan kesalahan kontrol Melati yang membuat pengembalian bola tak sempurna. 11-6 untuk pasangan China. Setelah turun minum, Pramel mencoba menggebrak. Smash keras Praveen yang tak terduga, membuahkan poin 11-7. Meski terus memperkecil jarak poin dengan lawan, namun Praveen/Melati harus mengakui ketangguhan pasangan China dengan skor akhir 21-15.

Dengan begitu, harapan Indonesia mendapatkan emas di ganda campuran bulutangkis Olimpiade Tokyo pupus.(gel)

MANADOPOST.ID—Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Melati Oktavianti (Pramel) gagal melaju ke babak semifinal Olimpiade Tokyo, setelah dipukul kalah ranking 1 dunia, Zeng Si Wei/Huang Ya Qiong dua set langsung 17-21, 15-21 dalam pertandingan yang dilaksanakan di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang.

Hasil ini sudah banyak diprediksi. Mengingat di atas kertas, Praveen/Melati kalah kelas dengan Zheng/Huang.

Meski begitu, dalam dua gim ini, Pramel menunjukkan perlawanan. Prediksi yang menyebut wakil Indonesia ini tak bisa mendapat skor dua digit, terbukti salah.

Praveen/Melati bahkan sempat mengejar dan menyamakan skor di gim pertama. Di awal gim, pasangan ini terlihat kesulitan. Ganda China meninggalkan Pramel dengan jarak skor cukup jauh.

Praveen/Melati bangkit. 7 angka berturut diperoleh dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 14-14. Hanya saja, konsistensi permainan yang ditunjukkan lawan, menutup gim pertama 21-17 untuk kemenangan China.

Di gim kedua Pramel kesulitan memulai permainan. Ditinggal 4 poin tanpa balasan dari lawan. Pramel perlahan mengejar. Skor sempat 6-7. Namun dua pengembalian Pramel yang terlalu jauh, membuat bola keluar lapangan lawan. Skor 6-10.

Interval gim kedua ditutup dengan kesalahan kontrol Melati yang membuat pengembalian bola tak sempurna. 11-6 untuk pasangan China. Setelah turun minum, Pramel mencoba menggebrak. Smash keras Praveen yang tak terduga, membuahkan poin 11-7. Meski terus memperkecil jarak poin dengan lawan, namun Praveen/Melati harus mengakui ketangguhan pasangan China dengan skor akhir 21-15.

Dengan begitu, harapan Indonesia mendapatkan emas di ganda campuran bulutangkis Olimpiade Tokyo pupus.(gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/