31.4 C
Manado
Rabu, 6 Juli 2022

Berjuang Demi Calon Bayi

OMG! Pasien Covid-19 Akan Jalani Operasi Persalinan

MANADOPOST.ID–Sungguh bukan hal yang mudah, berjuang melawan virus Covid-19 di tengah kehamilan yang besar. Namun, pasien 01 asal Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) mampu mebuktikan, jika keyakinan dan kekuatan diri bisa mengalahkan virus dari Wuhan tersebut. Tak ayal meskipun tengah hamil delapan bulan, namun dia tetap sehat dan terus berjuang demi sang calon bayi.

Meskipun sedang menjalani isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bolsel, namun kondisi pasien 01 Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) hingga kini sehat. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolsel dr Sadly Mokodongan, kepada Manado Post, Kamis (28/5) kemarin.

Menurutnya, sampai saat ini pasien 01 dalam kondisi bugar, sebab psikisnya tidak terganggu. “Meski dalam isolasi, suami pasien masih bisa menjenguk untuk menguatkan psikologinya agar tak terganggu. Karena pasien ini tengah hamil delapan bulan,” ujar Mokodongan.

Lanjutnya, pihaknya masih menunggu hasil swab kedua pasien ini, mudah-mudahan hasilnya ini negatif, agar bisa minta rujuk ke RS Kotamobagu. “Iya pasien ini tetap akan dirujuk, sebab dari riwayat persalinannya operasi caesar,” bebernya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Selain itu, katanya kalau periode kehamilan pasien ini sudah waktunya, dan hasil swab belum keluar, maka pihaknya akan merujuk di RSUP Kandou.

“Sampai saat ini kami belum merujuk pasien 01 di Manado, karena takut jangan sampai kondisi psikisnya menurun. Kalau dirujuk sekarang di Manado pasti pasien tidak bisa bertemu dengan siapa pun. Hal itulah yang dipertimbangkan kami,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dia meminta seluruh masyarakat mensupport dan mendoakan pasien, agar tetap kuat. “Jadi, doa dan dukungan dari sanak saudara bahkan masyarakat bisa membuat kondisi pasien tetap stabil. Semoga nanti persalinan pasien 01 ini bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Senada, Direktur Utama (Dirut) RSUD Bolsel dr. Sry Pakaya mengatakan pihaknya terus memantau keadaan pasien. “Alhamdulilah, sejauh ini kondisinya tidak menunjukan gejala sakit yang mengarah pada pandemi ini,” sebut Pakaya.

Dia mengaku, pihaknya terus mengawasi pasien dengan memberi vitamin dan suplemen agar kondisinya tetap bugar. “Memang pasien ini harus dirujuk, karena fasilitas operasi belum memadai. Untuk itu, mohon doa dan dukungan dari masyarakat Bolsel, agar ibu dan cabang bayi ini selamat dan sehat,” tukasnya.(ctr-03/ayu/gnr)

MANADOPOST.ID–Sungguh bukan hal yang mudah, berjuang melawan virus Covid-19 di tengah kehamilan yang besar. Namun, pasien 01 asal Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) mampu mebuktikan, jika keyakinan dan kekuatan diri bisa mengalahkan virus dari Wuhan tersebut. Tak ayal meskipun tengah hamil delapan bulan, namun dia tetap sehat dan terus berjuang demi sang calon bayi.

Meskipun sedang menjalani isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bolsel, namun kondisi pasien 01 Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) hingga kini sehat. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolsel dr Sadly Mokodongan, kepada Manado Post, Kamis (28/5) kemarin.

Menurutnya, sampai saat ini pasien 01 dalam kondisi bugar, sebab psikisnya tidak terganggu. “Meski dalam isolasi, suami pasien masih bisa menjenguk untuk menguatkan psikologinya agar tak terganggu. Karena pasien ini tengah hamil delapan bulan,” ujar Mokodongan.

Lanjutnya, pihaknya masih menunggu hasil swab kedua pasien ini, mudah-mudahan hasilnya ini negatif, agar bisa minta rujuk ke RS Kotamobagu. “Iya pasien ini tetap akan dirujuk, sebab dari riwayat persalinannya operasi caesar,” bebernya.

Selain itu, katanya kalau periode kehamilan pasien ini sudah waktunya, dan hasil swab belum keluar, maka pihaknya akan merujuk di RSUP Kandou.

“Sampai saat ini kami belum merujuk pasien 01 di Manado, karena takut jangan sampai kondisi psikisnya menurun. Kalau dirujuk sekarang di Manado pasti pasien tidak bisa bertemu dengan siapa pun. Hal itulah yang dipertimbangkan kami,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dia meminta seluruh masyarakat mensupport dan mendoakan pasien, agar tetap kuat. “Jadi, doa dan dukungan dari sanak saudara bahkan masyarakat bisa membuat kondisi pasien tetap stabil. Semoga nanti persalinan pasien 01 ini bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Senada, Direktur Utama (Dirut) RSUD Bolsel dr. Sry Pakaya mengatakan pihaknya terus memantau keadaan pasien. “Alhamdulilah, sejauh ini kondisinya tidak menunjukan gejala sakit yang mengarah pada pandemi ini,” sebut Pakaya.

Dia mengaku, pihaknya terus mengawasi pasien dengan memberi vitamin dan suplemen agar kondisinya tetap bugar. “Memang pasien ini harus dirujuk, karena fasilitas operasi belum memadai. Untuk itu, mohon doa dan dukungan dari masyarakat Bolsel, agar ibu dan cabang bayi ini selamat dan sehat,” tukasnya.(ctr-03/ayu/gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/