29.4 C
Manado
Kamis, 11 Agustus 2022

Nowela Idol Buka Suara Soal Diperiksa KPK Terkait Tersangka Korupsi Ricky Ham Pagawak

MANADOPOST.ID – Penyanyi Nowela Elizabeth Auparay menjelaskan kepada Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal undangan bernyanyi oleh Bupati Mamberamo Tengah, Papua, Ricky Ham Pagawak (RHP) dalam sebuah acara.

KPK memeriksa juara ajang pencarian bakat Indonesian Idol 2014 itu sebagai saksi untuk tersangka RHP dalam penyidikan kasus dugaan korupsi berupa pemberian dan penerimaan suap serta gratifikasi terkait pelaksanaan berbagai proyek di Pemkab Mamberamo Tengah, Papua.

“Jadi, kebetulan memang saya pernah diundang nyanyi, dimintai keterangan itu saja,” kata Nowela usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan undangan bernyanyi digelar pada 2021 yang merupakan acara dari Partai Demokrat. RHP diketahui merupakan kader Partai Demokrat.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Ia mengaku dikonfirmasi penyidik soal aliran dana dari RHP.

“Ya pokoknya itu profesional saya, nyanyi sih. Jadi, kontraknya sebenarnya sama manajer saya, kontraknya, cuma memang kebetulan karena nama saya yang nyanyi, jadi saya dimintai keterangan,” ujar Nowela.

Kendati demikian, ia tidak merinci jumlah uang yang diterima dari RHP sebagai honor dia bernyanyi. Selain itu, kata dia, tim penyidik belum memintanya untuk mengembalikan uang tersebut.

“Tidak sih, saya cuma diminta keterangan saja,” kata Nowela.

MANADOPOST.ID – Penyanyi Nowela Elizabeth Auparay menjelaskan kepada Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal undangan bernyanyi oleh Bupati Mamberamo Tengah, Papua, Ricky Ham Pagawak (RHP) dalam sebuah acara.

KPK memeriksa juara ajang pencarian bakat Indonesian Idol 2014 itu sebagai saksi untuk tersangka RHP dalam penyidikan kasus dugaan korupsi berupa pemberian dan penerimaan suap serta gratifikasi terkait pelaksanaan berbagai proyek di Pemkab Mamberamo Tengah, Papua.

“Jadi, kebetulan memang saya pernah diundang nyanyi, dimintai keterangan itu saja,” kata Nowela usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan undangan bernyanyi digelar pada 2021 yang merupakan acara dari Partai Demokrat. RHP diketahui merupakan kader Partai Demokrat.

Ia mengaku dikonfirmasi penyidik soal aliran dana dari RHP.

“Ya pokoknya itu profesional saya, nyanyi sih. Jadi, kontraknya sebenarnya sama manajer saya, kontraknya, cuma memang kebetulan karena nama saya yang nyanyi, jadi saya dimintai keterangan,” ujar Nowela.

Kendati demikian, ia tidak merinci jumlah uang yang diterima dari RHP sebagai honor dia bernyanyi. Selain itu, kata dia, tim penyidik belum memintanya untuk mengembalikan uang tersebut.

“Tidak sih, saya cuma diminta keterangan saja,” kata Nowela.

Most Read

Artikel Terbaru

/