26.4 C
Manado
Senin, 4 Juli 2022

Kisah Kapolres Yapen, yang Masuk Markas KKB Papua Tanpa Senjata, Pilih Cara Deplomatis

MANADOPOST.ID – Ancungan senjata, tak selalu menjadi solusi untuk menghentikan konflik berdarah di Papua. Masih ada beragam cara yang bisa dilakukan salah satunya melalui pendekatan persuasif.

Seperti yang dilakukan Kapolres Yapen, AKBP Ferdyan Indra Fahmi. Ia bahkan dijuluki sang penakluk hati KKB Papua di Yapen.

Pasalnya Ferdyan tak gentar memasuki markas KKB Papua di Yapen tanpa senjata, dan berbicara dari hati ke hati.

Ilustrasi KKB Papua (Jawa Pos)

Bahkan tindakannya tersebut membuat pimpinan KKB Yapen, Noak Orarei kembali ke pangkuan ibu pertiwi.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

JASUS telah memberikan informasi terjadinya gangguan keamanan dari KKB di Distrik Kosiwo, Kepulauan Yapen pada akhir 2020. Pemerasan bersenjata api yang dilakukan KKB ini, jelas bukan tindakan kriminal biasa. Ferdyan yang baru saja menjabat Kapolres Kepulauan Yapen pada Februari itu buru-buru mencari cara.

MANADOPOST.ID – Ancungan senjata, tak selalu menjadi solusi untuk menghentikan konflik berdarah di Papua. Masih ada beragam cara yang bisa dilakukan salah satunya melalui pendekatan persuasif.

Seperti yang dilakukan Kapolres Yapen, AKBP Ferdyan Indra Fahmi. Ia bahkan dijuluki sang penakluk hati KKB Papua di Yapen.

Pasalnya Ferdyan tak gentar memasuki markas KKB Papua di Yapen tanpa senjata, dan berbicara dari hati ke hati.

Ilustrasi KKB Papua (Jawa Pos)

Bahkan tindakannya tersebut membuat pimpinan KKB Yapen, Noak Orarei kembali ke pangkuan ibu pertiwi.

JASUS telah memberikan informasi terjadinya gangguan keamanan dari KKB di Distrik Kosiwo, Kepulauan Yapen pada akhir 2020. Pemerasan bersenjata api yang dilakukan KKB ini, jelas bukan tindakan kriminal biasa. Ferdyan yang baru saja menjabat Kapolres Kepulauan Yapen pada Februari itu buru-buru mencari cara.

Most Read

Artikel Terbaru

/