alexametrics
28.4 C
Manado
Jumat, 20 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Kasus Formula E: Ke KPK, Utusan Anies Bawa-bawa Sirkuit Mandalika

MANADOPOST.ID-Penyelenggara ajang balap mobil listrik Formula E, dalam hal ini PT. Jakarta Propertindo (Jakpro) kembali menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (29/11).

Mereka bertandang ke KPK didampingi Ketua Bidang Hukum dan Pencegahan Korupsi Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Bambang Widjojanto.

Direktur Utama PT. Jakpro, Widi Amanasto menyampaikan pihaknya bertandang ke KPK untuk menyerahkan berbagai dokumen terkait ajang balap Formula E. Hal ini dilakukan, tidak lain agar event Formula E berjalan lancar.

“Hanya menyerahkan dokumen yang diminta oleh KPK waktu itu datang ke kantor, kita serahkan kelengkapan-kelengkapannya. Termasuk tadi kita minta audiensi tentang bagaimana sih untuk nextnya supaya kita juga bisa lebih aman gitu ya,” kata Widi di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (29/11).

Penyerahan dokumen ke KPK, tidak lain terkait penyelidikan dugaan korupsi pada event Formula E. Widi memastikan, menyerahkan semua informasi terkait proses penyelenggaraan Formula E yang akan digelar di Jakarta.

“Kami kan insya Allah memberikan yang dihendaki, terus kemudian menjelaskan memang kalau ada pertanyaan, jadi tugas kita itu. Prinsipnya mau membantu,” klaim Widi.

Dalam kesempatan yang sama, Bambang Widjojanto alias BW menyampaikan, pihaknya membawa dokumen yang diperkirakan setebal 1.000 halaman. Hal ini sebagai bentuk transparansi Pemprov DKI kepada KPK.

“Sekarang malahan 1.000 halaman yang kita lengkapi. Dokumen-dokumennya misalnya ini, dokumen-dokumennya BPK, kan itu penting yang juga harus diserahkan,” ungkap BW.

Mantan Pimpinan KPK ini pun mengharapkan, event Formula E bisa digelar dan berjalan lancar seperti World Superbike (WSB) yang digelar di Mandalika. Karena itu, Pemprov DKI membantu KPK untuk mencegah terjadinya korupsi pada event Formula E.

“Prinsipnya kami ingin mencontoh Mandalika, kalau Mandalika bisa sukses di sini juga harusnya bisa sukses,” tegas BW menandaskan.(jawapos)

MANADOPOST.ID-Penyelenggara ajang balap mobil listrik Formula E, dalam hal ini PT. Jakarta Propertindo (Jakpro) kembali menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (29/11).

Mereka bertandang ke KPK didampingi Ketua Bidang Hukum dan Pencegahan Korupsi Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Bambang Widjojanto.

Direktur Utama PT. Jakpro, Widi Amanasto menyampaikan pihaknya bertandang ke KPK untuk menyerahkan berbagai dokumen terkait ajang balap Formula E. Hal ini dilakukan, tidak lain agar event Formula E berjalan lancar.

“Hanya menyerahkan dokumen yang diminta oleh KPK waktu itu datang ke kantor, kita serahkan kelengkapan-kelengkapannya. Termasuk tadi kita minta audiensi tentang bagaimana sih untuk nextnya supaya kita juga bisa lebih aman gitu ya,” kata Widi di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (29/11).

Penyerahan dokumen ke KPK, tidak lain terkait penyelidikan dugaan korupsi pada event Formula E. Widi memastikan, menyerahkan semua informasi terkait proses penyelenggaraan Formula E yang akan digelar di Jakarta.

“Kami kan insya Allah memberikan yang dihendaki, terus kemudian menjelaskan memang kalau ada pertanyaan, jadi tugas kita itu. Prinsipnya mau membantu,” klaim Widi.

Dalam kesempatan yang sama, Bambang Widjojanto alias BW menyampaikan, pihaknya membawa dokumen yang diperkirakan setebal 1.000 halaman. Hal ini sebagai bentuk transparansi Pemprov DKI kepada KPK.

“Sekarang malahan 1.000 halaman yang kita lengkapi. Dokumen-dokumennya misalnya ini, dokumen-dokumennya BPK, kan itu penting yang juga harus diserahkan,” ungkap BW.

Mantan Pimpinan KPK ini pun mengharapkan, event Formula E bisa digelar dan berjalan lancar seperti World Superbike (WSB) yang digelar di Mandalika. Karena itu, Pemprov DKI membantu KPK untuk mencegah terjadinya korupsi pada event Formula E.

“Prinsipnya kami ingin mencontoh Mandalika, kalau Mandalika bisa sukses di sini juga harusnya bisa sukses,” tegas BW menandaskan.(jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/