alexametrics
27.4 C
Manado
Minggu, 22 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Mulai Injak Rem, Mendagri Desak Gubernur Cs Larang Aktivitas Berkerumun!

MANADOPOST.ID-Pemerintah Indonesia mulai menginjak rem aktivitas masyarakat.

Menteri Dalam Negeri (Mendari) Tito Karnavian, meminta kepala daerah setelah mendapatkan suplai vaksin dari Kementerian Kesehatan, segera mendistribusikan ke Kabupaten/Kota dan tidak ditahan sebagai cadangan atau stok di Provinsi.

Tito juga meminta Gubernur, Bupati dan Wali kota melarang setiap bentuk aktivitas/kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan. “Gubernur, Bupati dan Wali kota berkoordinasi dan berkolaborasi dengan TNI, Polri dan Kejaksaaan dalam pelaksanaan PPKM,” pungkasnya.

Diketahui, pemerintah juga mulai membatasi kedatangan penumpang internasional ke wilayah Indonesia. Penumpang menggunakan pesawat hanya untuk masuk wilayah Indonesia hanya diizinkan melalui lima bandara udara.

Hal ini sebagaimana tertuang dalam Intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 63 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali.

“Pintu masuk udara hanya melalui Bandar Udara Soekarno Hatta, Ngurah Rai, Hang Nadim, Raja Haji Fisabilillah dan Sam Ratulangi,” ujar Mendagri Tito Karnavian dalam Inmendagri 63/2021, Selasa (30/11).

Sementara itu, pintu masuk laut di provinsi Bali dan Provinsi Kepulauan Riau dapat menggunakan kapal pesiar dan kapal layar. Hal ini selanjutnya menjadi kewenangan Kementerian Perhubungan.

“Pengaturan teknis terkait pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud dan pada masa transisi akan diatur lebih lanjut oleh Kementerian Perhubungan, satuan tugas Covid-19 dan lembaga terkait,” ucap Tito.(jawapos)

MANADOPOST.ID-Pemerintah Indonesia mulai menginjak rem aktivitas masyarakat.

Menteri Dalam Negeri (Mendari) Tito Karnavian, meminta kepala daerah setelah mendapatkan suplai vaksin dari Kementerian Kesehatan, segera mendistribusikan ke Kabupaten/Kota dan tidak ditahan sebagai cadangan atau stok di Provinsi.

Tito juga meminta Gubernur, Bupati dan Wali kota melarang setiap bentuk aktivitas/kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan. “Gubernur, Bupati dan Wali kota berkoordinasi dan berkolaborasi dengan TNI, Polri dan Kejaksaaan dalam pelaksanaan PPKM,” pungkasnya.

Diketahui, pemerintah juga mulai membatasi kedatangan penumpang internasional ke wilayah Indonesia. Penumpang menggunakan pesawat hanya untuk masuk wilayah Indonesia hanya diizinkan melalui lima bandara udara.

Hal ini sebagaimana tertuang dalam Intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 63 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali.

“Pintu masuk udara hanya melalui Bandar Udara Soekarno Hatta, Ngurah Rai, Hang Nadim, Raja Haji Fisabilillah dan Sam Ratulangi,” ujar Mendagri Tito Karnavian dalam Inmendagri 63/2021, Selasa (30/11).

Sementara itu, pintu masuk laut di provinsi Bali dan Provinsi Kepulauan Riau dapat menggunakan kapal pesiar dan kapal layar. Hal ini selanjutnya menjadi kewenangan Kementerian Perhubungan.

“Pengaturan teknis terkait pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud dan pada masa transisi akan diatur lebih lanjut oleh Kementerian Perhubungan, satuan tugas Covid-19 dan lembaga terkait,” ucap Tito.(jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/