27C
Manado
Rabu, 14 April 2021

Demokrat Versi Moeldoko Ditolak, Ini Kata Billy Lombok

MANADO-Akhirnya Kemenkumham mengeluarkan keputusan terkait polemik Partai Demokrat. Kemenkumham menolak hasil KLB di Deli Serdang. Penolakan hasil KLB Partai Demokrat disampaikan langsung Menkumham Yasonna Laoly dalam konferensi pers daring yang didampingi Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, Rabu (31/3/2021).

“Dengan demikian pemerintah menyatakan bahwa permohonan pengesahan KLB Deli Serdang 5 Maret 2021 ditolak,” ujar Yasonna dalam keterangannya.

DPD Partai Demokrat Sulut langsung menanggapi. Melalui Sekretaris DPD Billy Lombok. “Puji Syukur kepada Tuhan proses ini sangat menyita perhatian bukan hanya bagi Partai Demokrat tapi demokrasi Indonesia secara keseluruhan,” kata Wakil Ketua DPRD Sulut ini.

Dia berterima kasih kepada ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan jajaran DPP yang sudah menunjukkan dedikasinya serta kerja kerasnya serta kepada kemenkopolhukam dan kemenkumham yang sudah mengambil keputusan jelas dan tegas.

“Bagi Partai Demokrat Sulut kejadian Deli Serdang mengajarkan soal makna perjuangan bersama, persahabatan dan proses mengenal kawan dan lawan. Partai demokrat bisa kembali fokus pada koalisi bersama rakyat, dimana program pemerintah kita dukung dan bila ada program yang butuh dicermati, masukan bahkan kritikan maka akan Partai Demokrat suarakan. Khusus di Sulut, sinergitas, pembangunan prioritas pemerintah pusat patut didukung,” tukasnya.

Dia melanjutkan, AHY akan mengadakan program keliling nusantara. Sulut bakal mengadakan persiapan itu, dengan konsolidasi, khususnya daerah yang sempat terdampak (KLB).

“Bagi kader yang sempat terpengaruh, ketum masih membuka pintu maaf. DPD Partai Demokrat sudah mengeluarkan maklumat partai, dimana penggunaan atribut kepartaian harus sesuai ketentuan perundang-undangan. Semua itu terdaftar di Kemenkumham, menjadi hak kekayaan intelektual di bawah kepengurusan kongres V yang diakui dan sah,” kunci Lombok.(gel)

Artikel Terbaru