MANADOPOST.ID—Elly Engelbert Lasut, Bupati Kepulauan Talaud yang saat ini tengah mencalonkan diri sebagai Gubernur Sulawesi Utara dalam Pilkada 2024, sering kali menyuarakan kebanggaannya dalam menyandang nama besar marga "Lasut".
Nama ini bukan sekadar identitas keluarga, tetapi sebuah simbol pengabdian dan perjuangan yang telah diwariskan dari generasi ke generasi, khususnya di Sulawesi Utara.
Marga Lasut sendiri dikenal melalui sosok-sosok penting dalam sejarah Sulawesi Utara dan Indonesia.
Salah satunya adalah Ari Lasut, pahlawan nasional yang diakui karena pengorbanannya dalam menjaga data kekayaan sumber daya Indonesia.
Sebagai ahli geologi yang ditempatkan di Yogyakarta, Ari menjadi target penjajah Jepang karena informasi yang ia miliki terkait kekayaan alam Indonesia, terutama emas.
Dengan semangat nasionalisme yang kuat, Ari menolak menyerahkan data tersebut, yang pada akhirnya membuatnya harus kehilangan nyawa. Namun, jasa-jasanya tidak dilupakan, dan ia diangkat sebagai Pahlawan Nasional oleh pemerintah Indonesia.
Sementara itu, saudara Ari, Welly Lasut, juga menorehkan sejarah di Sulawesi Utara. Sebagai seorang lulusan militer, Welly diangkat menjadi Gubernur Sulawesi Utara oleh Presiden Soeharto.
Selama masa jabatannya, Welly dikenal sebagai sosok yang sangat berpihak kepada rakyat, terutama para petani. Ia berusaha untuk memperjuangkan harga komoditas unggulan daerah seperti kopra, pala, dan cengkeh agar tetap tinggi, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani.
Sayangnya, kebijakan ini tidak selalu sejalan dengan pemerintah pusat, yang pada akhirnya menyebabkan Welly diberhentikan dari jabatannya.
Tidak hanya dua sosok ini, marga Lasut juga diwarnai dengan kisah Dotu Lolong Lasut, pemimpin di Manado yang dikenal di masa lalu.
Dotu Lolong Lasut adalah pemimpin yang melindungi para pedagang di pelabuhan Manado dari serangan bajak laut yang sering datang dari Mindanao, Filipina.
Keberaniannya dalam melindungi masyarakat menjadikannya salah satu tokoh yang dihormati di Sulawesi Utara hingga kini.
Elly Lasut merasa bangga dapat meneruskan warisan marga Lasut yang penuh dengan sejarah perjuangan dan pengabdian.
Dengan pengalamannya yang luas, mulai dari menjadi anggota DPRD hingga menjabat sebagai Bupati Kepulauan Talaud selama dua periode, Elly yakin bahwa ia dapat membawa perubahan positif bagi Sulawesi Utara.
Semangat juang yang diwariskan dari para pendahulunya, seperti Ari dan Welly Lasut, menjadi dorongan kuat baginya untuk maju dalam kontestasi Pilkada 2024.
Ia berharap dapat melanjutkan perjuangan para pendahulu dan memberikan kontribusi yang berarti bagi masyarakat Sulawesi Utara.
Dalam wawancara, Elly sering kali menegaskan bahwa marga Lasut adalah simbol keberanian dan dedikasi kepada bangsa dan daerah.
"Saya bangga menyandang nama Lasut. Ini bukan hanya nama keluarga, tetapi tanggung jawab untuk terus melanjutkan pengabdian yang telah ditorehkan oleh para pahlawan kita," kata Elly dalam salah satu kesempatan.
Dengan latar belakang sejarah yang kuat, serta tekad yang besar, Elly Lasut kini maju dalam Pilgub Sulawesi Utara, bertekad untuk memperjuangkan nasib rakyat dan membawa perubahan yang nyata bagi Sulawesi Utara.(*)
Editor : Angel Rumeen