Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Kasus Dugaan Penembakan di Pertambangan Alason, Sementara Ditangani Polda Sulawesi Utara, Pengamat Hukum Toar Palilingan: Penanganan Harus Transparan

Reza Abdilah • Selasa, 11 Maret 2025 | 16:45 WIB
Wakapolda Sulut Brigjen Pol Bahagia Dachi saat menyampaikan langsung turut berbelasungkawa kepada Cinta Koampa, istri korban yang diduga kena tembak di Ratatotok, Mitra.
Wakapolda Sulut Brigjen Pol Bahagia Dachi saat menyampaikan langsung turut berbelasungkawa kepada Cinta Koampa, istri korban yang diduga kena tembak di Ratatotok, Mitra.

 

MANADOPOST.ID- Dugaan penembakan yang terjadi di lokasi pertambangan di kabupaten Minahasa Tenggara, kini sementara ditangani Polda Sulawesi Utara. Diketahui kejadian ini merenggut nyawa Fedro Tongkotow (22), diduga dilakukan oknum anggota Brimob Polda Sulut, di lokasi pertambangan Alason, di desa Ratatotok Utara, Senin (10/3) dini hari, sekira pukul 02.00.

Maka penanganan kasus ini harus dilakukan transparan. Hal ini ditegaskan pengamat hukum Sulut Toar Palilingan. Dirinya menyampaikan kasus ini harus diselidiki dengan transparan dalam penanganannya. "Kalau sudah diambil alih Polda, saat ini dibutuhkan hanya transparan dalam penanganan. Supaya masyarakat bisa melihat langsung," katanya menambahkan dirinya belum mengetahui pasti kronologinya. "Sebab kalau hanya tindakan terukur, kenapa harus ditembak kena bagian kepala," tambahnya saat dihubungi semalam.

Namun dirinya percaya, Polda Sulut dibawah kepemimpinan Kapolda Irjen Pol Roycke Harry Langie, akan melakukan tindakan tegas dan transparan. "Maka harus dilakukan penyelidikan secara transparan. Agar tidak menimbulkan kecurigaan, sebab ditangani secara sesama institusi. Maka harus dilakukan secara transparan," terangnya. "Namun kita percaya polisi di bawah kepemimpinan Kapolda Sulut, akan melakukan tindakan tegas dan sesuai dengan hukum serta transparan," tegas dosen Fakultas Hukum Unsrat ini.(rez)

Editor : Reza Abdilah
#pertambangan #Penembakan #Minahasa Tenggara