Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Kedubes Amerika Serikat di Teheran Diduduki Massa Pendukung Revolusi Iran Ayatullah Khomeini, 66 Pegawai Disandera, 6 Diplomat Berlindung di Kedubes Kanada

Tommy Waworundeng • Minggu, 29 Juni 2025 | 06:09 WIB

Kedubes Amerika Serikat  di Teheran Diduduki Massa Pendukung Revolusi Iran Ayatullah Khomeini, 66 Pegawai dan Diplomat Disandera, 6 Diplomat Berlindung di Kedubes Kanada
Kedubes Amerika Serikat di Teheran Diduduki Massa Pendukung Revolusi Iran Ayatullah Khomeini, 66 Pegawai dan Diplomat Disandera, 6 Diplomat Berlindung di Kedubes Kanada

MANADOPOST.ID- Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) di Teheran,  diduduki massa pendukung Revolusi Iran Ayatullah  Khomeini. 

Sebanyak 66 pegawai dan diplomat disandera massa yang diperintahkan pemimpin revolusi Iran Aytaullah Khomeini.

Sementara  6 diplomat berhasil melarikan diri lewat pintu darurat dan berlindung di kantor Kedutaan Besar Kanada kemudia tinggal di rumah dinas Duta Besar Kanada.

Kejadian berawal  ratusan massa yang awalnya menggelar alsi demo di depan kantor Kedubes AS di Teheran. Lama kelamana aksinya sudah mulai anarkis. Bendera Amerika dibakar.

Hal itu terlihat ketika massa mulai mencoba merusak dan membobol pintu gerbang Kedubes. Massa terus bertambah banyak. Terlihat  beberapa orang berhasil memanjat pagar Kedubes AS. Mereka pun memotong gembok pintu pagar. Massa pun menyerbu masuk di halaman.

Pasukan keamanan Kedubes AS yang hanya beberapa orang, berusaha terus menghalau massa dengan menembakkan gas air mata.

Sementara pegawai Kantor Kedubes AS, di dalam kantor, berusaha memusnahkan dokumen dokumen rahasia. Termasuk dokumen 6 diplomat yang merupakan mata mata AS.

Sementara di halaman kantor, petugas terlihat tidak mampu menghalau massa yang sangat banyak dan mulai beringas. Mahmud Ahmadinejad  tampak terlihat dalam aksi demo.

Massa pun berhasil masuk ke dalam kantor Kedubes. Di kantor tempat pengurusan visa yang bangunannya berada paling depan dekat gerbang, terlihat ada warga Iran  juga yang lagi mengurus visa.

Sementara massa terus menerobos masuk. Kemudian 6 diplomat, berusaha untuk melarikan diri lewat pintu rahasia. 6 diplomat ini pun berhasil lari menuju ke kantor Kedutaan Besar Kanada di Teheran yang letaknya  berdekatan dengan Kedubes AS.

6 diplomat AS ini kemudian disembunyikan Duta Besar Kanada di kediamannya.

Sementara 66 pegawai kantor Kedubes dan diplomat AS lainnya disandera, sebagai bargeining pemimpin revolusi Iran Aytaullah Khomeini, untuk ditukarkan dengan Shah Mohammad Reza Pahlavi.

Reza Pahlavi sendiri mantan pemimpin monarki Iran yang digulingkan Aytaullah Khomeini. Shah terakhir Iran itu lari dan berlindung ke Amerika.

Massa pendukung revoluasi Iran Khomeini  minta agar Amerika mengembalikan Reza Pahlavi ke Iran untuk diadil.  Iran siap tukar dengan para sandera.

Pihak Sekretaris AS yang telah diberi tahu mengenai hal tersebut pun, merahasiakannya ke publik. Dan memberitahu kepala staf kepresidenan agar memberitahukan insiden ini ke Presiden AS dan menunggu tindakan selanjutnya yang harus dilakukan Pemerintah AS.

Setelah 69 hari atau 10 pekan pegawai dan diplomat AS disandera, Pemerintah AS merencanangkan operasi rahasia pembebasan  para sandera dan 6 diplomat yang masih tertahan  berstatus sebagai tamu  di kediaman Dubes Kanada.

Pihak CIA pun diberikan misi operasi penyelamatan 6 Diplomatnya yang bersebunyi dan berstatus sebagai tamu di kediaman Dubes Kanada di Teheran.

Agen CIA saat tiba di Teheran
Agen CIA saat tiba di Teheran

CIA memiliki seorang agen yang sangat ahli dan berpengalaman dalam membebaskan sandera. Agen tersebut bersama  Tonny Mendes  yang diperankan oleh Benjamin Géza Affleck  atau lebih dikenal dengan Ben Affleck,  sumai Jenifer Lopez.

Egen rahasia Tonny Mendes kemudian diantar oleh pimpinannya untuk ikut rapat dengan para pejabat tinggi lainnya.

Pihak CIA menyusun operasi rahasia untuk membawa 6 diplomat keluar dari Iran.

Beberapa intelejen memberikan masukkan agar membawa 6 diplomat ini dengan sepeda melalui jalur tikus menuju perbatasan  Turki.

Namun hal tersebut ditentang Tonny Mendes karena jarak yang begitu jauh dan cuaca yang tidak mendukung.

Satu satunya cara yaitu dengan penyamaran kepada 6 Diplomatnya supaya bisa keluar dari Iran.

Para pejabat tinggi AS setuju usulan Tonny Mendes. Singkat cerita, Tonny mencari bagaimana cara penyamaran.

Tonny dapat ide penyamarannya , yaitu membuat film. Tonny ke Hollywood untuk bertemu  temannya untuk bersama sama buat film berjudul  Argo.

Tonny mendapat ide judul film yakni Argo. Singkat cerita, 6 Diplomat ini berhasil diselmatkan..

Film arahan Ben Affleck ini telah tayang di Festival Film Telluride pada 31 Agustus 2012.

 

Diangkat dari kisah nyata tahun 1979
Diangkat dari kisah nyata tahun 1979

Diangkat dari kisah nyata, film ini berfokus pada gejolak di tengah terjadinya Revolusi Iran pada 1979 silam.  Ini menjadi awal perseteruan Amerika dan Iran. (*)




Editor : Tommy Waworundeng
#ayatollah khomeini #kedubes amerika serikat #revolusi iran #massa