MANADOPOST.ID — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sam Ratulangi Manado mengeluarkan peringatan potensi bencana hidrometeorologi untuk wilayah Sulawesi Utara pada 6–8 Desember 2025.
Peringatan ini disampaikan setelah analisis dinamika atmosfer menunjukkan adanya rangkaian fenomena cuaca yang saling menguatkan pembentukan awan hujan di kawasan Sulut.
Dalam kajiannya, BMKG memantau kemunculan Bibit Siklon Tropis 93W yang berada di Laut Filipina, tepat di sebelah utara Sulawesi Utara.
Sistem ini disebut memberikan kontribusi terhadap peningkatan curah hujan dan intensitas angin di sejumlah wilayah.
Situasi tersebut diperkuat oleh dominasi angin Muson Barat, aktifnya fenomena La Nina, serta suhu muka laut yang lebih hangat dari kondisi normal.
Tidak hanya itu, keberadaan gelombang Equatorial Rossby yang melintas juga menambah energi pembentukan awan konvektif.
“Kombinasi seluruh faktor atmosfer ini memicu kondisi yang labil dan basah di hampir semua lapisan udara,” demikian penjelasan BMKG dalam keterangannya.
Situasi ini diperkirakan menghadirkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai kilat dan angin kencang di sejumlah kota dan kabupaten di Sulawesi Utara.
Daerah yang berpotensi terdampak meliputi Kota Manado, Bitung, dan Tomohon, serta wilayah Kabupaten Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolmong Timur, Bolmong Utara, Bolmong Selatan, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, terutama di wilayah bertopografi curam, bergunung, atau lereng yang rawan pergerakan tanah.
Pemerintah daerah juga diimbau memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem beberapa hari ke depan.
BMKG Sam Ratulangi Manado mengajak warga memantau perkembangan informasi dan peringatan dini cuaca secara berkala melalui kanal resmi, mulai dari situs cuaca.bmkg.go.id, WhatsApp 0811-4320-0877, Facebook BMKG Sulawesi Utara, Instagram @infocuaca_sulut, hingga aplikasi InfoBMKG. (tkg)
Editor : Kenjiro Tanos