Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Pesan Menyentuh Sang Ibu di Pemakaman Rylan Henry Pribadi, Cucu Konglomerat Indonesia yang Meninggal Dunia di Jepang

Ayurahmi Rais • Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:38 WIB
Ibu dan ayah Almarhum  Rylan Henry Pribadi, saat memberikan sambutan di ibadah pemakaman.
Ibu dan ayah Almarhum Rylan Henry Pribadi, saat memberikan sambutan di ibadah pemakaman.

 

MANADOPOST.ID- Setelah beberapa hari meninggal dunia, yang diduga karena kecelakaan Ski di Jepang.

Jenazah Almarhum Rylan Henry Pribadi dimakamkan pada Sabtu (17/1) siang tadi.

Dalam ibadah pemakaman sang ibu memberikan ucapan terakhirnya kepada sang anak yang baru berusia 17 tahun tersebut.

"Beristirahatlah dengan tenang putraku. Terima kasih sudah menjadi putra terbaik. Dan aku berharap kau berpikir aku adalah ibu terbaik yang dimiliki. Aku mencitaimu. Tuhan memberkati dan menjagamu sayang," ungkap sang ibu sambil menangis. 

Meski rapuh, namun ibunya kelihatan tegar. Sang ayah Reza Pribadi berada disamping istrinya sambil memeluk menenangkan. 

Dalam suasana pemakaman itu pun, diputarkan sebuah vidio. Rupanya vidio itu diminta sang ibu ke pihak sekolah tempat putranya bersekolah.

Almarhum  Rylan Henry Pribadi
Almarhum Rylan Henry Pribadi

Menurut sang ibu, vidio ini diputar karena banyak dari orang-orang yang tidak melihat Almarhum putranya selama bertahun-tahun, karena Almarhum tinggal di sekolah yang memiliki asrama.

"Saya berharap dengan vidio ini akan menunjukan betapa istimewahnya anak kami," katanya.

Dalam vidio yang diputar itu, Almarhum Rylan begitu tampan.

Menggunakan seragam sekolah ia berbicara dengan sangat gagah.

Suaranya berat, wibawanya terlihat meskipun masih di usia yang muda. 

Dalam vidio itu dia memperkenalkan namanya. Dan berkata sangat bangga dan senang menjadi siswa yang tinggal di asrama.

Ia mengaku menjadi bagian dari komunitas di asrama sudah mengubah sudut pandangnya tentang banyak hal.

Untuk bagimana menilai memahami setiap orang sebelum menilai, serta memperluas wawasannya tentang dunia melalui pertemuan dengan orang baru dari negara berbeda dan budaya yang berbeda. "Itu sesuatu yang berarti," ungkapnya .

Diketahui, Almarhum lahir pada 22 Februari 2008. Usianya baru akan menginjak 18 tahun.

Ia merupakan cucu dari Henry Pribadi, pengusaha yang dikenal luas sebagai pendiri Napan Group, salah satu kelompok usaha besar di Indonesia. 

 

 

Editor : Ayurahmi Rais
#Henry Pribadi Napan Group #ski #konglomerasi #Cucu Konglomerat Indonesia #Rylan Henry Pribadi #Jepang #konglomerat #Pesan Menyentuh Sang Ibu di Pemakaman Rylan Henry Pribadi