MANADOPOST.ID - Dalam dunia Boruto: Naruto Next Generations, satu sosok akhirnya menarik perhatian fans karena statusnya yang super misterius dan kuat: Shibai Ōtsutsuki, seorang anggota klan Ōtsutsuki yang disebut-sebut sebagai “dewa” di antara yang terkuat dalam sejarah franchise ini.
Shibai pertama kali diperkenalkan lewat dialog dalam manga Boruto — bukan sebagai karakter yang muncul langsung, tetapi melalui sejarah yang terungkap dalam percakapan para tokoh. Ia diceritakan sebagai Ōtsutsuki yang berevolusi jauh melebihi anggota lainnya, hingga mencapai status yang bisa disebut ketuhanan.
Siapakah Shibai?
Menurut penjelasan resmi, Shibai adalah bagian dari klan Ōtsutsuki yang, berbeda dari lainnya, tidak hanya sekadar datang ke planet untuk mencari Chakra Fruit sekali atau dua kali. Ia melakukannya berulang kali selama ribuan tahun, menggunakan mekanisme Karma untuk bangkit kembali setiap kali hampir mati. Proses ini membuatnya berkembang bukan hanya menjadi lebih kuat, tetapi mencapai level yang disebut “godhood” atau keadaan ibarat dewa.
Singkatnya ia bukan “Otsutsuki biasa” ia adalah otsutsuki yang keberadaannya di atas semua otsutsuki yang pernah dikenal.
Apa yang Membuatnya Istimewa?
Berbeda dari ninja pada umumnya yang menggunakan ninjutsu atau teknik tangan, teknik Shibai disebut Shinjutsu yaitu sesuatu yang jauh lebih kuat dan terdengar seperti kemampuan yang hampir tak terbatas. Beberapa kemampuan yang dikaitkan dengannya termasuk:
-
Omnipotence yaitu Kekuasaan seperti mampu mewujudkan keinginan menjadi kenyataan.
-
Clairvoyance & Prescience adalah Bisa melihat kejadian di masa depan.
-
Manipulasi besar seperti bisa mengubah realitas atau menciptakan fenomena alam hanya dengan keinginannya.
Itu sebabnya banyak fans menyebutnya sebagai yang terkuat bukan hanya di dunia Ōtsutsuki, tetapi di seluruh garis waktu Naruto–Boruto.
Bagaimana Warisannya Terus Hidup?
Walaupun Shibai sendiri tampaknya tidak lagi berada di dunia fisik tapi dikatakan telah meninggalkan tubuhnya dan hidup di dimensi lain, bekas DNA dan selnya masih berpengaruh besar. Ini terjadi karena ilmuwan terkenal bernama Amado menemukan sisa-sisa tubuhnya, dan memanfaatkan sel tersebut untuk menciptakan atau mengubah beberapa karakter lain di Boruto, seperti:
-
Code yang mendapatkan Claw Marks.
-
Eida yang menerima kemampuan Omnipotence dan Senrigan.
-
Daemon yang bisa memantulkan bahaya.
-
Kojī Kashin yang kebetulan mengaktifkan bagian dari kekuatannya setelah hampir mati.
Dengan cara ini, pengaruh Shibai tetap hidup dalam dunia cerita, walau ia sendiri bukan pemeran utama secara fisik.
Kenapa Ini Penting untuk Boruto?
Kisah Shibai memberi Boruto sebuah latar belakang kosmik yang jauh lebih besar daripada sebelumnya. Ia bukan sekedar “ancaman kuat” seperti Momoshiki atau Isshiki melainkan legenda atau entitas yang berada di tingkat yang sama sekali berbeda, jauh di luar skala kekuatan ninja biasa.
Karena sebagian kekuatan Shibai tersebar melalui karakter-karakter lain, nasib dunia termasuk konflik antara Boruto, Kawaki, dan anggota Kara kini bisa dipengaruhi oleh “jejak” kekuatannya sendiri.
Y.M.G
Editor : ALengkong