Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Begini Pesan Gubernur Yulius Selvanus di Sholat Idul Fitri di Manado

Angel Rumeen • Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:15 WIB

 

Photo
Photo

MANADOPOST.ID
--Suasana penuh khidmat dan kebersamaan terasa di Lapangan Sparta Tikala, Kota Manado, Sabtu pagi (21/3/2026), saat ribuan umat Muslim melaksanakan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah.


Pada momen tersebut, Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, turut hadir dan melaksanakan sholat bersama masyarakat.

 

Kehadiran gubernur di tengah jamaah menjadi simbol kebersamaan dan toleransi yang selama ini menjadi ciri khas kehidupan masyarakat Sulawesi Utara. Tidak hanya umat Muslim, sejumlah masyarakat dari berbagai latar belakang agama juga hadir untuk menunjukkan solidaritas dan persaudaraan dalam merayakan hari kemenangan umat Islam tersebut.

 

Dalam kesempatan itu, Gubernur Yulius Selvanus menyampaikan rasa bahagianya bisa berada di tengah-tengah masyarakat untuk merayakan Idul Fitri bersama.

 

“Pagi ini saya sangat bersyukur dan bahagia bisa berkumpul bersama saudara-saudari umat Muslim dan juga teman-teman dari berbagai agama dalam merayakan momen kemenangan spiritual ini,” ujar Yulius Selvanus.

 

Menurutnya, Idul Fitri bukan sekadar momentum berkumpul dengan keluarga maupun bersilaturahmi, tetapi juga menjadi waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan.

 

“Bagi saya pribadi, Idul Fitri bukan hanya tentang berkumpul dan silaturahmi. Lebih dari itu, ini adalah saat untuk merenung dan menyadari betapa berharganya nilai kesabaran, pengendalian diri, serta rasa kasih sayang yang kita pelajari selama bulan Ramadan,” jelasnya.

 

Yulius Selvanus juga menegaskan Sulawesi Utara selama ini dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan persaudaraan antarumat beragama. Ia menyebut nilai “Torang Samua Basudara” bukan sekadar slogan, melainkan prinsip hidup yang terus dijaga oleh seluruh masyarakat.

 

“Saya selalu percaya Sulawesi Utara adalah rumah bagi kita semua. Nilai Torang Samua Basudara bukan sekadar frasa, tetapi gaya hidup yang harus kita jaga bersama,” katanya.

 

Ia juga mengingatkan predikat Sulawesi Utara sebagai laboratorium toleransi bukanlah sesuatu yang diberikan begitu saja, melainkan hasil dari kerja keras dan komitmen seluruh masyarakat dalam menjaga kerukunan.

 

“Predikat laboratorium toleransi yang kita miliki bukan pemberian sembarangan. Ini adalah hasil dari kesabaran dan komitmen seluruh masyarakat untuk terus menjaga harmoni,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut, gubernur mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Idul Fitri sebagai momentum memperkuat persatuan sekaligus membangun daerah ke arah yang lebih maju.

 

“Mari kita jadikan semangat Idul Fitri ini sebagai dasar untuk terus membangun Sulawesi Utara yang lebih baik. Maju dalam pembangunan, sejahtera dalam kesejahteraan rakyat, dan bermartabat dalam kehormatan bangsa,” tegasnya.

 

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak membiarkan perbedaan merusak kerukunan yang telah terbangun selama ini.

 

“Jangan biarkan apa pun merusak kerukunan yang telah kita bangun dengan susah payah,” katanya.

 

Di akhir pesannya, Gubernur Sulawesi Utara itu menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh umat Muslim.

 

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin,” tutupnya.(gel)

 

 

 

Editor : Angel Rumeen