Inilah tujuh penginjil Eropa pertama yang datang ke Indonesia untuk memulai upaya penginjilan, yang memiliki peran yang signifikan dalam perkembangan agama Kristen di negara ini.
1. Francisco Xavier - Datang dari Spanyol, Santo Francisco Xavier dikenal sebagai salah satu penginjil Katolik paling berpengaruh di dunia. Ia tiba di Maluku pada tahun 1546 dan kemudian pergi ke Pulau Jawa. Francisco Xavier berusaha mengenalkan ajaran Katolik kepada penduduk setempat dan membantu membangun gereja-gereja awal di Indonesia.
2. Jan Pieterszoon Coen - Meskipun bukan seorang penginjil langsung, peran Jan Pieterszoon Coen dalam sejarah penginjilan di Indonesia tidak dapat diabaikan. Ia adalah seorang tokoh penting dalam Perusahaan Hindia Timur Belanda dan mendirikan kota Batavia (sekarang Jakarta) pada tahun 1619. Kota tersebut menjadi pusat penginjilan Kristen di Indonesia, dengan banyak misionaris yang datang setelahnya.
3. John Theodore van der Kemp - Seorang penginjil Protestan asal Belanda, John Theodore van der Kemp tiba di Indonesia pada tahun 1799. Ia fokus pada penginjilan di Pulau Jawa dan Sumatra. John Theodore van der Kemp mendirikan lembaga-lembaga pendidikan dan menerjemahkan Alkitab ke dalam bahasa Melayu, membantu menyebarkan ajaran Kristen di kalangan masyarakat pribumi.
4. Karl Friedrich Roos - Seorang penginjil Protestan dari Jerman, Karl Friedrich Roos tiba di Indonesia pada tahun 1828. Ia dikenal karena kerjanya di bidang pendidikan dan menerjemahkan Kitab Suci ke dalam bahasa Jawa. Karl Friedrich Roos juga memainkan peran penting dalam pendirian gereja-gereja Protestan di Jawa, yang terus berkembang hingga saat ini.
5. Johann Friedrich Riedel dan Johann Gottlieb Schwarz, yang diutus oleh Nederlandsch Zendeling Genootschap (NZG), badan pekabaran Injil asal Belanda. Pada tanggal 12 Juni 1831 mereka tiba di Minahasa untuk memberitakan Injil. Tanggal ini diperingati oleh Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) sebagai Hari Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen di Tanah Minahasa.
6. James Hepburn - Seorang misionaris Skotlandia yang dikenal dengan nama Kapten James Hepburn, ia tiba di Indonesia pada tahun 1828. James Hepburn berfokus pada penginjilan di wilayah Batak, Sumatra Utara. Ia membuka sekolah dan rumah sakit di daerah tersebut, sambil bekerja sama dengan masyarakat setempat untuk memperkenalkan agama Kristen.
7. Albertus Soegijapranata - Merupakan seorang imam Katolik yang berasal dari Belanda, Romo Soegijapranata dikenal sebagai penginjil Katolik pertama yang menjadi uskup di Indonesia. Ia diangkat menjadi Vikaris Apostolik Semarang pada tahun 1940. Selama masa kepemimpinannya, Romo Soegijapranata berjuang untuk menyebarkan agama Katolik di berbagai daerah di Jawa Tengah.
Editor : Tommy Waworundeng