Menurut informasi yang dihimpun menyebutkan, awal api ketahui oleh saksi Sari Isak (62) warga Kelurahan Bitung Timur Kecamatan Maesa Kota Bitung, seorang pedagang rokok serta makanan dan minuman ringan, bersama rekannya Fatimah Abas (37) warga Kelurahan Bitung Timur Kecamatan Maesa Kota Bitung, pedagang rokok serta makanan dan minuman ringan, yang saat itu sedang duduk-duduk depan lapak.
Tiba-tiba kedua saksi melihat kobaran api yang keluar dari atap kios rumah makan milik dari ibu Rini tepatnya di samping toilet umum. Saat itu juga kedua saksi langsung berteriak dan didengar oleh saksi lain, Dani Mamile (30), pemilik Barber atau tempat pangkas rambut, warga Kelurahan Bitung, Timur Kecamatan Maesa, Kota Bitung.
Melihat hal tersebut ketiga saksi langsung menghubungi Damkar Pemkot Bitung untuk memberitahukan peristiwa tersebut. Kemudian sekira pukul 04.30 Wita, 2 unit mobil Pemadam Kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman dibantu oleh warga masyarakat, dan api berhasil dikuasai dipadamkan pukul 05.55 Wita.
Sementara itu, Kapolres Bitung AKBP Tommy Bambang Souissa didampingi Kapolsek Maesa AKP Mardy FC Tumanduk menyebutkan data sementara jumlah kios atau tempat dagangan yang terbakar sebanyak 132 kios. Jenis usaha atau dagangan yang terbakar berupa dagangan pakaian, makanan, aksesoris, sepatu, kelonton, buah-buahan. Ada juga tempat pangkas rambut dan tempat jahit pakaian.
"Dugaan sementara akibat korsleting listrik di salah satu kios. Dan api mudah membesar karena sebagian besar kios terbuat dari papan kayu dan tripleks sebagai pembatas antara kios satu dengan yang lainnya," kata Kapolres.
Ditambahkan, dagangan yang ada di lokasi tersebut, sebagian besar para pedagang pakaian dan tempat makan ada yang memakai gas Elpji 3kg, sehingga api dengan cepat membesar dan merembet ke semua kios.
"Kuat dugaan adanya kelalaian dari para pedagang terkait dengan instalasi kelistrikan yang tidak diawasi. Di mana para pedagang setelah berdagang tempat tersebut ditinggal pulang dan tidak ada orang yang tinggal atau standby di lokasi tersebut," ujar Kapolres sembari menambahkan, aparat sudah melalukan olah Tempat Kejadian Perkara, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.(herrylengkong)
Editor : Tanya Rompas