Meskipun saluran air secara rutin dibersihkan oleh dinas terkait, namun kenyataannya, ketika hujan deras melanda, saluran tersebut terbukti tidak mampu menampung volume air yang cukup besar.
Fenomena ini terjadi di beberapa lokasi strategis di Kota Bitung antara lain, ruas jalan depan Gudang PT MNS Wangurer, PT Sinar Purefoods Internasional Madidir.
Paling parah di depan Gudang Bulog Paceda, air berwarna kecoklatan dan bebatuan kecil meluber di hampir semua permukaan jalan, memberikan gambaran kondisi yang lebih serius.
Tak hanya itu, di ruas jalan dekat Kodim 1310/ Bitung juga terdampak, termasuk di pertigaan dekat Gereja GMIM Sion Madidir, menuntut perhatian ekstra. Warga menyampaikan kekhawatiran terkait kesiapan infrastruktur kota menghadapi hujan deras. Harapan warga adalah agar dinas terkait dapat memantau kondisi ini secara lebih intensif dan melakukan perbaikan yang diperlukan.
"Hujan deras hanya terjadi sekitar satu jam lebih, tetapi jika melihat kondisi luapan air di permukaan ruas jalan, saluran air ini butuh penanganan serius. Apalagi saat ini sudah memasuki musim penghujan," harap Jemmy salah satu warga.
Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Bitung Norke Ibrahim, saat dikonfirmasi menjelaskan jika saluran air di lokasi-lokasi tersebut, dibersihkan sekitar bulan Mei 2023 lalu.
"Akan segera ditangani, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini," jelasnya. Diketahui, Tim Helem Merah Dinas PUTR Kota Bitung gencar melakukan pembersihan saluran di sejumlah wilayah Kota Bitung. Belum lama ini, mereka melakukan pembersihan saluran air di sekitar jembatan timbang Wangurer.(tr-01)
Editor : Tanya Rompas