Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Hati-hati! Jelang Nataru Banyak Produk Kedaluwarsa

Chanly Mumu (UKW: 17401) • Rabu, 15 Desember 2021 | 20:53 WIB
Sidak TPID Pemkot Bitung jelang Nataru.(Istimewa)
Sidak TPID Pemkot Bitung jelang Nataru.(Istimewa)
MANADOPOST.ID – Masyarakat selaku konsumen wajib bersyukur dengan langkah Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Bitung yang berhasil menemukan produk pangan kedaluarsa di pasaran. Buktinya dalam inspeksi mendadak (sidak) dalam rangka menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Selasa (14/12), TPID mendapati banyak produk dengan kemasan rusak, kaleng penyok, bahkan ada produk yang tidak tercantum masa kedaluwarsa di sejumlah pasar dan swalayan. Menurut Kepala Bidang Layanan Informasi, Humas dan Persandian Diskominfo Bitung, Drs Semuel Muhaling, sesuai keterangan dari Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Bitung Rolien Dipan, sidak itu dilakukan berdasarkan surat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian serta surat perintah dari Sekda Kota Bitung. "Target sidak meliputi pasar-pasar tradisional, minimarket, pertokoan, dan LPG di Kota Bitung. Tujuannya untuk mendapatkan informasi tentang ketersediaan produk menjelang Nataru. Selain itu untuk mengawasi produk yang beredar di masyarakat, sehingga masyarakat dapat merasa aman mengonsumsi produk yang ada di pasaran," jelas Muhaling, Rabu (15/12). Produk-produk yang ditemukan antara lain biskuit, minuman ringan, topping donat, mie instan, mie telor, susu krimer dan beberapa produk industri rumah tangga yang tidak berizin. Produk-produk tersebut ditemukan di beberapa toko swalayan di pusat kota dan di Girian. Ada pula, katanya, produk makanan ringan ada yang memiliki kode produk yang tidak sesuai. Hal ini dipastikan oleh pihak Dinas Kesehatan. Di pasar Girian tim juga menemukan fakta kenaikan harga cabai yang mencapai Rp100 ribu pe kg karena kurangnya pasokan. Bawang merah dan bawang putih mencapai Rp35 ribu per kg. Sedangkan tomat turun drastis mencapai Rp5 ribu per kg. "Di lain pihak, sidak terhadap LPG juga dilakukan namun tidak ditemukan pelanggaran. Yang membanggakan dari beberapa agen ada penambahan tujuh truk LPG 3 kg. Setiap truk berisi 560 tabung 3 kg," pungkasnya. Adapun tim yang ambil bagian dalam sidak kali ini terdiri dari Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Kominfo, Satpol PP, Bagian Perekonomian dan Bagian Sumber Daya Alam. (tr-01/can) Editor : Chanly Mumu (UKW: 17401)
#Produk Kedaluwarsa #bitung