Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Pemkot Bitung Buka Pos Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Bandang Sitaro

Franky Sumaraw • Rabu, 7 Januari 2026 | 16:21 WIB

Pembukaan pos bantuan bencana Sitaro menjadi salah satu keputusan penting dalam rapat Forkopimda Kota Bitung.(Dok Istimewa)
Pembukaan pos bantuan bencana Sitaro menjadi salah satu keputusan penting dalam rapat Forkopimda Kota Bitung.(Dok Istimewa)
MANADOPOST.ID–Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung menunjukkan kepedulian dan solidaritas nyata terhadap korban bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

Mulai hari ini, Rabu (7/1/2026), Pemkot Bitung resmi membuka Pos Bantuan Kemanusiaan yang dipusatkan di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung, Kompleks Kantor Wali Kota Bitung. Pos bantuan ini akan beroperasi hingga 18 Januari 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bitung, Altin Tumengkol SIP MSi, menjelaskan bahwa pembukaan pos bantuan tersebut merupakan hasil kesepakatan dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bitung yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar SE.

“Salah satu keputusan penting dalam rapat Forkopimda adalah membuka pos bantuan kemanusiaan bagi korban banjir bandang di Kabupaten Sitaro.

Ini adalah bentuk empati dan tanggung jawab moral pemerintah daerah terhadap saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar Altin.

Altin menegaskan bahwa Pemkot Bitung tidak menerima bantuan dalam bentuk uang tunai.

Bantuan difokuskan pada barang-barang kebutuhan prioritas yang benar-benar dibutuhkan para korban bencana.

“Yang ditekankan adalah bantuan berupa barang, bukan uang. Prioritasnya kebutuhan bayi dan lansia, seperti popok, pakaian anak-anak, pakaian dewasa, kasur, termasuk pakaian bekas yang masih layak pakai,” jelasnya.

Selain kebutuhan sandang, bahan makanan pokok juga menjadi kebutuhan mendesak di lokasi bencana.

Beberapa di antaranya adalah beras, gula pasir, mi instan, dan kebutuhan pangan lainnya yang dapat menunjang pemenuhan kebutuhan dasar para korban bencana.

Seluruh bantuan yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui posko utama di Kantor Gubernur Sulawesi Utara, sebelum diteruskan langsung ke wilayah terdampak di Kabupaten Sitaro sesuai mekanisme penanganan bencana yang telah ditetapkan.

“Atas petunjuk Bapak Wali Kota Bitung, gerakan bantuan ini dimulai dari ASN sebagai contoh.

Namun sifatnya sukarela dan tidak ada paksaan. Mau menyumbang satu potong baju, satu bungkus gula pasir, satu dus mi instan, atau popok, semuanya dipersilakan,” tambah Altin.

Tak hanya ASN, Pemkot Bitung juga membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi masyarakat umum dan perusahaan swasta yang ingin berkontribusi membantu korban bencana, dengan ketentuan yang sama, yakni tidak dalam bentuk uang.

“Perusahaan swasta boleh berpartisipasi, namun tetap dalam bentuk barang seperti kebutuhan pokok bayi, lansia, dan bahan pangan,” tegas Altin.

Melalui pembukaan pos bantuan ini, Pemkot Bitung berharap semangat gotong royong dan solidaritas kemanusiaan terus terjaga, sekaligus meringankan beban warga Sitaro yang terdampak bencana alam.(fys)

Editor : Franky Sumaraw
#kemanusiaan #banjir bandang sitaro #Kota Bitung #Pos Bantuan #Altin Tumengkol #pemkot #Hengky Honandar