Rakornas ini mengusung tema penguatan sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam implementasi program prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.
Forum strategis tersebut dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka, jajaran menteri, kepala daerah/wakil kepala daerah provinsi dan kabupaten kota, termasuk para pimpinan daerah dari Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Juru Bicara Pemkot Bitung, Altin Tumengkol SIP MSi, menegaskan bahwa kehadiran HH-RM pada Rakornas ini bukan sekadar memenuhi undangan formal, tetapi menjadi bagian penting dari upaya menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan nasional.
Menurutnya, pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri tanpa sinkronisasi yang kuat dengan pusat.
“Rakornas ini memberi gambaran utuh tentang arah kebijakan nasional tahun 2026 hingga jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045. Pemkot Bitung memastikan program pembangunan di Kota Bitung sejalan dengan prioritas nasional, baik di bidang pelayanan publik, penguatan ekonomi daerah, maupun tata kelola pemerintahan,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa Rakornas menjadi ruang strategis bagi kepala daerah untuk menyerap langsung arahan Presiden serta kebijakan lintas kementerian dan lembaga.
Kehadiran Hengky Honandar dan Randito Maringka dinilai sebagai sinyal kuat bahwa Pemkot Bitung siap mengambil peran aktif dalam agenda nasional.
Bitung sebagai kota strategis di kawasan timur Indonesia diharapkan mampu menjadi simpul pertumbuhan ekonomi, logistik, dan industri yang sejalan dengan kebijakan nasional.
Dengan mengikuti seluruh rangkaian Rakornas hingga penutupan oleh Presiden Republik Indonesia, Pemkot Bitung menegaskan komitmennya untuk menjaga kesinambungan kebijakan pusat dan daerah.
"Pemerintah kota juga bertekad menerjemahkan hasil Rakornas ke dalam langkah konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat Bitung," pungkas Plt Kepala Dinas Kominfo Kota Bitung.(fys)
Editor : Franky Sumaraw