Sejumlah oknum ASN Dispar Bitung diduga memberikan keterangan yang tidak sesuai fakta kepada pimpinan, hingga berujung pada penyampaian informasi yang keliru kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Bitung, terkait aksi joget-joget di jam kerja.
Peristiwa tersebut berkaitan dengan aksi joget-joget yang dilakukan sekelompok ASN saat jam kerja dalam sebuah hajatan di Kelurahan Winenet II, Kecamatan Aertembaga, beberapa hari lalu.
Aksi itu bahkan sempat disiarkan secara langsung melalui media sosial dan menuai sorotan tajam dari masyarakat.
Berdasarkan informasi dari sumber resmi yang mengaku mengetahui kejadian tersebut, terdapat ASN dari Dinas Pariwisata Kota Bitung yang ikut terlibat dalam aksi joget-joget saat itu.
Hal ini bertolak belakang dengan keterangan yang disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kota Bitung, Pingkan Kapoh, kepada Kepala BKPSDMD Kota Bitung, Give Mose.
“Kami mengetahui persis bahwa ada ASN Dinas Pariwisata Kota Bitung yang joget-joget saat jam kerja saat itu. Jadi bukan hanya ASN dari SMK Negeri 1 Bitung,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).
Sumber tersebut bahkan menegaskan bahwa dirinya mengenal secara langsung ASN Dispar Bitung yang terlihat dalam video siaran langsung yang beredar di media sosial.
Ia mengklaim memiliki bukti kuat terkait keterlibatan oknum ASN Dispar dalam aksi tersebut. “Saya kenal. Ada buktinya,” tegasnya.
Ia juga menyayangkan jika Kepala Dinas Pariwisata Kota Bitung hanya menerima informasi sepihak dari jajarannya, lalu menyampaikannya kepada BKPSDMD tanpa melakukan pengecekan lebih mendalam.
Menurutnya, hal ini berpotensi menyesatkan proses pembinaan dan penegakan disiplin ASN.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Bitung, Pingkan Kapoh, saat dikonfirmasi membantah adanya keterlibatan ASN di lingkup Dispar Bitung dalam aksi joget-joget tersebut.
Ia menjelaskan, ia dan jajarannya setelah apel kemudian menghadiri acara, makan bersama lalu kembali ke kantor.
“Setelah apel dari kantor kami ke acara tersebut. Setelah selesai makan, semua langsung balik ke kantor,” jelas Pingkan Kapoh.
Pingkan menjelaskan, setelah itu ia melanjutkan aktivitas di luar kota. Namun, ketika mendapat adanya informasi tersebut, ia kembali melakukan pengecekan internal terhadap jajarannya.
“Setelah kami cek, semua ada di kantor,” tambahnya.
Terpisah, Kepala BKPSDMD Kota Bitung, Give Mose, saat dikonfirmasi menyatakan akan menindaklanjuti informasi yang berkembang di masyarakat.
Ia menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan langkah sesuai mekanisme kepegawaian yang berlaku. “Nanti akan dibuat panggilan,” singkat Give Mose.
Dugaan ketidaksesuaian antara fakta lapangan dan keterangan dari Kepala Dinas Pariwisata menjadi perhatian publik, terutama menyangkut integritas dan kedisiplinan ASN.
Masyarakat berharap BKPSDMD Kota Bitung dapat melakukan klarifikasi menyeluruh dan bertindak tegas apabila ditemukan pelanggaran, demi menjaga marwah ASN dan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.(fys)
Editor : Franky Sumaraw