Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Sholat Idul Fitri Jamaah Muhammadiyah, Randito Maringka Ingatkan Pentingnya Toleransi

Franky Sumaraw • Minggu, 22 Maret 2026 | 17:42 WIB

Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka menghadiri Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah jamaah Muhammadiyah.(Dok Istimewa)
Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka menghadiri Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah jamaah Muhammadiyah.(Dok Istimewa)
MANADOPOST.ID–Suasana hangat penuh kebersamaan terasa sejak pagi di halaman Kantor DPRD Kota Bitung, Kelurahan Bitung Barat Satu, Kecamatan Maesa, Jumat (20/3/2026).

Jamaah Muhammadiyah memadati lokasi untuk menunaikan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah, menandai hari kemenangan setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa Ramadan.

Di tengah kekhusyukan ibadah, Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka SSos, hadir dan berbaur langsung bersama masyarakat.

Kehadirannya tanpa sekat menciptakan suasana akrab, memperlihatkan kedekatan antara pemerintah dan warga dalam momentum keagamaan yang penuh makna.

Randito mengikuti seluruh rangkaian ibadah hingga kegiatan silaturahmi usai sholat. Interaksi yang terjalin antara pemerintah dan masyarakat mencerminkan semangat kebersamaan yang kuat di Kota Bitung.

Dalam sambutannya, Randito Maringka menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh warga Kota Bitung, khususnya jamaah Muhammadiyah yang melaksanakan ibadah di lokasi tersebut.

Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai positif yang telah ditempa selama bulan suci Ramadan, seperti kesabaran, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap sesama.

“Ramadan telah membentuk kita menjadi pribadi yang lebih baik. Apa yang kita pelajari selama sebulan ini hendaknya terus kita jaga dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Randito.

Menurutnya, Idul Fitri bukan hanya sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat rasa persaudaraan dan mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Randito juga memberikan apresiasi kepada Muhammadiyah atas kontribusinya dalam menjaga keharmonisan sosial di Kota Bitung.

Ia menilai bahwa perbedaan yang ada di tengah masyarakat justru menjadi kekuatan yang harus dirawat bersama.

“Kebersamaan dalam perbedaan adalah kekuatan. Kita harus terus menjaga dan merawat toleransi di Kota Bitung,” tambahnya.

Perayaan Idul Fitri tahun ini terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan Hari Raya Nyepi.

Dalam kesempatan tersebut, Randito mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga sikap saling menghormati antarumat beragama.

Ia menekankan pentingnya menciptakan suasana yang aman dan kondusif agar setiap umat dapat menjalankan ibadahnya dengan tenang dan penuh khidmat.

Selain itu, Pemerintah Kota Bitung juga mengingatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk selalu mengutamakan keselamatan.

Randito mengimbau agar warga mematuhi aturan lalu lintas serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan.

Khotbah Idul Fitri yang disampaikan oleh Masykur Al-Ma’muni turut memperkuat makna perayaan tersebut.

Ia menegaskan bahwa kembali ke fitrah tidak hanya dimaknai secara pribadi, tetapi juga tercermin dalam sikap hidup yang penuh toleransi dan saling menghormati.

Di akhir kegiatan, suasana haru dan bahagia terlihat saat para jamaah saling berjabat tangan dan bermaaf-maafan.

Senyum yang terukir menjadi simbol bahwa Idul Fitri adalah momentum untuk kembali merajut kebersamaan dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman.

Kehadiran pemerintah dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen dalam menjaga harmoni sosial sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.(fys)

Editor : Franky Sumaraw
#Toleransi #sholat #muhammadiyah #Randito Maringka #Idul Fitri #bitung