Kegiatan tersebut secara resmi dilepas oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar dan Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka, (HH-RM), di depan Rumah Dinas Wali Kota Bitung, Jumat (20/3/2026).
Sebelum melepas pawai, dalam sambutannya Wali Kota Bitung Hengky Honandar mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Malam Takbiran sebagai sarana memperkuat nilai keimanan, kebersamaan, dan persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Pada malam yang penuh berkah ini, kita berkumpul dalam suasana sukacita untuk menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri.
Melalui pawai Takbiran, mari kita kumandangkan takbir sebagai ungkapan syukur atas kekuatan menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan,” ujar Hengky.
Ia juga menegaskan bahwa Malam Takbiran bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi memiliki makna spiritual yang mendalam sebagai simbol kemenangan setelah menjalani ibadah selama sebulan penuh.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa masyarakat harus terus menjaga nilai-nilai kebaikan, kedamaian, dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita ingin pawai Takbiran ini membawa kedamaian, bukan sekadar kemeriahan. Tunjukkan bahwa masyarakat Kota Bitung adalah masyarakat yang tertib, santun, dan mampu menjaga suasana aman serta kondusif,” tegasnya.
Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta aparat keamanan yang telah berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan ini, termasuk TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta seluruh masyarakat yang turut ambil bagian,” tambahnya.
Selain itu, Hengky mengingatkan seluruh peserta pawai untuk tetap menjaga ketertiban dan keselamatan selama kegiatan berlangsung.
Ia menekankan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Kepada seluruh peserta pawai Takbiran, mari kita jaga ketertiban, keamanan, dan keselamatan selama mengikuti kegiatan ini. Jadikan malam ini sebagai momentum syiar yang membawa kedamaian,” pesannya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka yang turut mendampingi dalam pelepasan pawai juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman.
Ia menilai bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga sarana mempererat hubungan sosial antarwarga.
Pawai Takbiran sendiri mengambil rute dari depan Rumah Dinas Wali Kota, melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Bitung, dan kembali ke titik awal.
Sepanjang rute, masyarakat tampak antusias menyaksikan iring-iringan peserta yang mengumandangkan takbir.
Dengan pengamanan yang telah disiapkan sebelumnya, kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai.
Momentum Malam Takbiran ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga menjadi refleksi bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan kedamaian di Kota Bitung.(fys)
Editor : Franky Sumaraw